Berita Terbaru

Kategori

Langganan Berita

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sejarah Singkat GENERASI MUDA MATHLA’UL ANWAR (GEMA MA)

By On November 21, 2015

Gema Jakarta (GJ), Tangerang, Banten - Berasaskan Islam GEMA MA adalah organisasi yang bersifat kemasyarakatan, kepemudaan, dan merupakan organisasi kader Mathla'ul Anwar dalam berkarya, organisasi yang lahir dan didirikan di Pandeglang Banten pada tanggal 25 Januari 1956.

GEMA MA merupakan organisasi yang resmi dan terdaftar di Kementerian Pemuda dan Olah Raga dengan pendirinya yakni, K.H.Tubagus Muhammad Sholeh, K.H.Entol Muhammad Yasin, K.H.Mas Abdurrahman, K.H.Abdul Mu’thi, Kiai Tegal, Kiai Soleman Cibinglu, K.H.Daud, Kiyai Rusydi, entol Danawi, K.H.Mustaghfiri, Kiyai Saiman, K.H.Muhammad Rais, K.H.Entol Ismail.

GEMA MA merupakan OKP dari Organisasi Islam yakni Mathla’ul Anwar (MA) adalah ormas Islam terbesar di Indonesia setelah Muhammadiyah (1912) dan NU (1926). Didirikan di Menes, Banten, pada tahun 1334 H atau 10 Juli 1916 M oleh para ulama, diantaranya adalah Kiai Yasin (1860-1937) dan Kiai Mas Abdurrahman (1868-1943). Nama Mathla’ul Anwar sendiri artinya “tempat terbitnya cahaya”, yang tentu dimaksudkannya sebagai upaya pembebasan umat dari kebodohan dan keterbelakangan. Hingga saat ini Mathla’ul Anwar konsisten menjadikan pendidikan dan dakwah sebagai usaha perjuangan organisasi.

Kini usia Mathla’ul Anwar mendekati satu abad (100 tahun). Kiprahnya dalam bidang pendidikan dan dakwah sebagai pilihan perjuangan meniscayakannya eksis, walaupun perkembangannya tidak terlalu menonjol. Namun dapat dicatat, MA sudah memiliki ribuan institusi pendidikan, mulai dari jenjang TK Islam, Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah, hingga perguruan tinggi Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA), yang tersebar  di berbagai wilayah Indonesia.
Sebagai lembaga yang tak terpisahkan dari Mathla’ul Anwar, Generasi Muda Mathla’ul Anwar (GEMA MA) lahir dari tuntutan kebutuhan zaman, dimana kehadiran Ormas Islam memerlukan wadah khusus bagi jenjang pengkaderan yang diharapkan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Semula GEMA MA bernama Pemuda Mathla’ul Anwar (PMA), yang berdiri pada tanggal 25 Januari 1956 di Menes, Banten.
Seiring perjalanan waktu, organisasi Pemuda MA terus maju dan berkembang hingga ke seluruh pelosok tanah air, sehingga pada tahun 1996 berubah namanya menjadi Generasi Muda Matla’ul Anwar (GEMA MA). Hingga saat ini, GEMA MA bersama induk organisasinya Mathla’ul Anwar terus tumbuh dan berkembang di 34 Propinsi. Bersama induknya pula GEMA MA turut berpartisipasi dalam pembinaan dan pengkaderan lembaga-lembaga pendidikan, sosial kemasyarakatan, di berbagai daerah di lingkungan MA.
Pasca reformasi ini, GEMA MA sejatinya berkontribusi secara signifikan dalam proses pembangunan bangsa yang lebih luas di bidang sosial, politik, hukum, HAM, demokrasi, lingkungan hidup dan lainnya. Karena menghadapi perubahan zaman yang serba cepat dan dinamis, maka reposisi dan reaktualisasi peran Mathla’ul Anwar adalah sebuah keharusan agar eksitensinya tetap dirasakan dalam proses membangun kemajuan bangsa. (Heri Haerudin).

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »