Berita Terbaru

Kategori

Langganan Berita

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Datang Ke Jembatan Besi, Agus Disambut Marawis Saat Blusukannya

By On October 22, 2016

Gema JakartaPewarta Tambora, Jembatan Besi –Bakal Calon Gubernur Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan rapatkan barisan tekad untuk 15 Februari mendatang, bahkan Agus bersyukur karena begitu ramainya relawan serta pendukung untuk memenangkan dirinya, saat blusukannya di Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (22/10) siang.

Tabuhan genderang marawis mengiringi sepanjang perjalanan Agus Harimurti Yudhoyono, ramainya arak-arakan yang mendampingi Agus hingga membuat sebuah jalan lingkungan dan gang terpaksa ditutup

Terik matahari yang menyengat tak menyurutkan anak-anak kecil berseragam hingga ibu yang menggendong bayinya untuk turut berjejalan mengiringi langkah Agus keluar masuk gang.

Sekretaris Jenderal Juara P Todotua Pasaribu, menyampaikan, “bahwa masyarakat Tambora yang tergabung dalam Juara telah mendeklarasikan dukungan mereka untuk Agus dan Sylvi.

Ditempat yang sama, Agus Yudhoyono pun menyampaikan terima kasihnya Ia meminta para pendukungnya untuk merapatkan barisan, mengawal jalannya Pilkada DKI 2017.

“Rapatkan barisan satukan tekad untuk 15 Februari. Saya mohon doa restu untuk perjuangan kami semua. Terima kasih perhatiannya,” kata Agus.

Lanjut Agus, “permukiman padat penduduk seperti Jembatan Besi bisa ditata. Sebab, padat tak berarti kumuh. Ia menyebut kebersihan sebagai kunci hidup nyaman,” tutupnya.(timlink)

Agus Yudhoyono dan Anies Baswedan Sama-Sama Blusukan di Tambora

By On October 22, 2016

Gema Jakarta, Jakbar – Dua kandidat bakal calon Gubernur DKI Jakarta sama-sama mengunjungi wilayah pemukiman padat penduduk di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Sabtu, (22/10). Mereka adalah Agus Harimurti Yudhoyono dan Anies Baswedan.

Agus yang datang pada siang hari, mengelilingi Kelurahan Jembatan Besi. Sedangkan untuk sore harinya Anies turun ke wilayah Kelurahan Kali Anyar. Keduanya sama-sama blusukan, masuk ke dalam gang-gang kecil yang minim pencahayaan matahari.

Diantara kedua kandidat tersebut baik Agus dan Anies memiliki program yang serupa, yakni menata pemukiman padat penduduk di Tambora.

Menurut Agus “Padat tidak harus berarti kumuh. Kami ingin kepadatan ini juga tetap dibarengi dengan upaya menjaga lingkungan, tetap bersih dan higienis. Sehingga mereka dapat tetap hidup dengan nyaman,” ujarnya. (Baca : Datang Ke Jembatan Besi, Agus Disambut Marawis Saat Blusukannya )

Lain halnya dengan Anies, penataan pemukiman padat penduduk adalah dengan konsep kampung deret. Dia akan mencontoh program Joko Widodo yang telah berhasil membangun kampung deret pertama di kawasan Tambora.

Menurutnya, penataan harus dilakukan dengan melibatkan unsur masyarakat guna menghindari potensi kebakaran yang kerap terjadi di sana. “Masalah sosial dan lain-lain itu bisa diselesaikan juga, terbangun hubungan baik antar masyarakat. Karena itu RT/RW, majelis talim, diaktifkan dan justru diperkuat,” ujarnya. ( Baca : SambangiWarga Kalianyar Anies Baswedan Akan Contoh Konsep Jokowi )

Lanjut Anies, Warga Kali Anyar pernah menyampaikan tentang ketakutan terhadap penggusuran. “Hampir semua menyatakan aspirasi yang sama, ‘tolong kami jangan digusur, tolong izinkan kami tetap tinggal di sini’. Saya katakan bahwa nanti kami semua akan melihat. Tapi utamanya bagi kami adalah menata,” tutupnya.