Berita Terbaru

Kategori

Langganan Berita

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sambut HUT Ke 4 tahun, Redaksi Postnewstime Adakan Rakor dan Peresmian Kantor

By On August 24, 2019

Gema Jakarta, TANGERANG - Media online Postnewstime yang dipimpin oleh Usman, tengah mengadakan rapat koordinasi sekaligus peresmian Kantor di jalan Ubud Village Blok JV01 Sudimara Timur, Ciledug, Kota Tangerang, Jumat (23/8/2019).

Acara rakor dan peresmian kantor menjelang perayaan HUT Ke 4 tahun Postnewstime, tersebut dihadiri oleh perwakilan Banten, Kabiro Tangerang, Kabiro Bekasi beserta para Jurnalis dari Media Online Postnewstime.


"Saya berharap kepada seluruh anggota dalam setiap menjalankan tugasnya dapat sesuai dengan tufoksi juga menjaga kode etik jurnalistik, juga profesional, karena jurnalis dihargai karena karya tulis," ungkap Usman.

Dikatakannya, bahwa untuk membangun perekonomian nanti, insya allah akan membentuk secepatnya UKM, Postnewstime berdiri dari kemandirian juga milik kebersamaan.


"Mari kita sama-sama besarkan media ini secara bersama, kalau bukan kita siapa lagi," ujarnya melalui keterangan tertulis kepada GMN, Sabtu (24/8/2019).

"Diluar tugas peliputan, seperti memeras, berbuat onar, bikin resah dan berbuat melawan hukum, redaksi postnewstime pastinya tidak akan bertanggung jawab, apalagi untuk membantunya," tambahnya.

Ditempat sama, Maulana selaku Ketua Perwakilan Banten menyampaikan, bahwa dirinya akan bertindak tegas jika ada anggotanya yang menyalahgunakan tugas dan tufoksinya sebagai jurnalis postnewstime.

Hal senada juga disampaikan, Hendra Hadi Sucipto, Kabiro Postnewstime, dalam menjalankan tugasnya sebagai jurnalis, dirinya akan mengikuti arahan yang disampaikan Ketua Perwakilan Banten dan juga Pemimpin Redaksi Postnewstime.

"Jika ada jurnalis postnewstime diluang lingkup kinerja saya, yang diposisikan sebagai Kabiro Kota, maka saya akan bertindak cepat sebelum perwakilan banten bertindak maka saya akan bertindak lebih dahulu," bebernya.

Ia juga memberikan pesan kepada seluruh anggotanya terutama di Kota Tangerang, untuk menjalankan tugas sebagaimana mestinya, karena karya tulisan itu suatu informasi yang penting untuk masyarakat luas, akurat, berimbang dan narsum yang jelas.

Dikesempatannya, Hadi Kabiro Bekasi juga menyampaikan hal yang sama, semoga media online postnewatime.com bisa saling menjaga nama baik serta agar jurnalis berprofesional.

Hingga berita ini dilansir, acara rapat koordinasi (Rakor) dan persemian kantor tersebut berjalan dengan meriah, diselingi hiburan musik juga berswafoto bersama pimpinan media online postnewstime dengan seluruh jajaran. (her)

Kartika Yudha 2019, Ribuan Prajurit TNI AD Sholat Idul Adha di Medan Latihan

By On August 13, 2019

Gema Jakarta, SUMSEL - ada Latihan Antar Kecabangan (Latancab) TNI AD Kartika Yudha 2019, selain melaksanakan shalat Ied, di tengah perayaan Idul Adha 1440 H ribuan prajurit Kostrad, juga warga dan organik Puslatpur Kodiklatad melaksanakan kurban 2 ekor sapi dan 9 kambing.

Demikian disampaikan Komandan Satuan Tugas Darat (Dansatgasrat) Brigif PR 17/Kostrad, Letkol Inf Ade Roni Wijaya, dalam keterangannya di Mako Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Martapura, Sumatera Selatan, Senin (12/8/2019).

Diungkapkan Dansatgasrat, pelaksanaan shalat Ied dilakukan terpusat di Lapangan Puslatpur.

“Kemarin, sebagian prajurit ada yang shalat Ied bersama organik dan warga masyarakat di Lapangan Tembak Puslatpur,” katanya.


Kartika Yudha 2019, Ribuan Prajurit Kostrad Rayakan Idul Adha di Medan Latihan

“Ada juga prajurit kita yang menggelar shalat Ied di Markas Batalyon mereka masing-masing,” tambahnya.

Tema perayaan Idul Adha kali ini, lanjut Ade Roni, yaitu “Jadikanlah Hikmah Idul Adha 1440 H / 2019 M Sebagai Momentum Peningkatan Ketakwaan dan Semangat Rela Berkorban Guna Mendukung Tugas Pokok TNI AD”.

Kartika Yudha 2019, Ribuan Prajurit Kostrad Rayakan Idul Adha di Medan Latihan

“Bertindak sebagai Imam dan Khatib, H. Kemas Zakaria, S.Pdi., merupakan PNS Angkatan Darat yang kesehariannya berdinas di Puslatpur Kodiklatad,” tandasnya.

Dikatakan Dansatgasrat, dalam ceramahnya Khotib menguraikan hikamah-hikmah Idul Adha, sekaligus menceritakan kisah hidup keluarga Nabi Ibrahim untuk dijadikan pedoman hidup kita sebagai umat Islam.

“Ia juga menjelaskan bahwa, hanya iman dan takwa yang menjadikan seseorang itu mulia di hadapan Allah. Bukan karena jabatan, kedudukan ataupun materi. Disamping itu, landasan keikhlasan dan rela berkorban demi agama dan negara,” sambungnya.

Lebih lanjut Ade Roni menyampaikan bahwa sebagaimana dikatakan penceramah, meski latihan, ini sudah termasuk dalam katagori rela berkorban.

“Karena dengan ikhlas meninggalkan keluarga demi menjaga NKRI,” terangnya.

Dansatgasrat berharap, semoga dalam latihan antar kecabangan tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan aman, sehingga sasaran dari latihan ini dapat tercapai sesuai dengan yang diinginkan pimpinan TNI AD.

Perlu diketahui bahwa, tahun ini pelaksanaan Latancab Kartika Yudha 2019, dilaksanakan sejak tangga 4 Agustus dan berakhir atau puncaknya pada tanggal 19 Agustus mendatang.

Satuan Kostrad yang terlibat dalam latihan ini yaitu Brigif 17 Kostrad beserta jajarannya, yakni Yonif 330/Setia Sampai Mati, Yonif 305/Tengkorak dan Yonif 323/Buaya Putih.

Namun demikian, menurut Ade Roni, seluruh kecabangan yang ada di TNI AD ikut sebagai satuan perbantuan, termasuk alutsista-alutsista yang dimiliki TNI AD.

Kartika Yudha 2019, Ribuan Prajurit Kostrad Rayakan Idul Adha di Medan Latihan

“Bukan hanya latihan tempur semata, untuk meneguhkan kemanunggalan TNI-Rakyat, rencananya selama latihan ini juga akan dilaksanakan bakti sosial kepada warga masyarakat sekitar area lokasi latihan,” pungkasnya. (Dispenad).

Berikut Rangkaian Kegiatan Perayaan HUT Tanjung Jabung Barat dan HUT RI

By On July 21, 2019

Kabag Humas dan Protokol Tanjung Jabung Barat Muhammad Firdaus SE
GEMA JAKARTA, KUALATUNGKAL - JAMBI - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ke 54 dan Perayaan HUT RI ke 74 yang jatuh pada 10 Agustus mendatang, Pemkab Tanjab Barat akan menggelar sejumlah perlombaan dan hiburan rakyat.

Kabag Humas dan Protokol Tanjung Jabung Barat Muhammad Firdaus SE mengatakan, banyak kegiatan yang akan digelar untuk memperingati HUT Kabupaten berjuluk Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan dan HUT RI.

"Selain upacara adat yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 agustus 2019, pada tanggal 1-7 Agustus akan dilakukan pencanangan bulan serengkuh dayung, pameran/bazzar, festival kopi, pasar rakyat serta pagelaran seni dan budaya," ungkap M.Firdaus.

Sedangkan untuk perlombaan, akan di gelar lomba-lomba yang secara langsung melibatkan warga dan masyarakat sebagai peserta di antaranya Pekan olahraga Kabupaten, Lomba Panjat pinang, Lomba Domino, Jalan santai, Balap Becak/Becak hias, Balap pompong, Pawai Pembangunan dan Budaya Daerah, Kenduri Adat.

"Silahturahmi Daerah yang di isi dengan tausiyah siraman rohani, Pertandingan olahraga persahabatan futsal dan tenis antara Forkompinda, OPD dan Awak Media, Pawai Pembangunan daerah dan budaya serta Malam hiburan rakyat yang menghadirkan artis ibu kota," pungkasnya.

Pewarta : Rita Gunawan

Inilah Keunggulan Mengajar Pakai Skenario MIKIR

By On April 27, 2019


GEMAJAKARTA, Balikpapan, Kalimantan Timur, - Dari September 2018  sampai Maret 2019, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan baik di Balikpapan dan Kutai Kartanegara dan Universitas Mulawarman dan IAIN Samarinda, Tanoto Foundation telah melatih hampir dua ribu pendidik di Kaltim cara mengajar dengan menggunakan skenario MIKIR, singkatan dari Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi. 

Banyak sekolah juga yang sudah mulai konsisten menerapkan di sekolah, terutama sekolah-sekolah mitra. Lalu apa keunggulan mengajar menggunakan skenario MIKIR ini dibandingkan dengan model mengajar seperti biasanya? 

Menurut Ponidi, Pengawas Sekolah Dasar di Kutai Kartanegara, Skenario MIKIR membuat guru lebih mudah membuat perencanaan mengajar yang kreatif. “MIKIR itu suatu pola yang memudahkan guru menyusun skenario mengajar yang kreatif. Setiap unsur atau singkatan di MIKIR tinggal diturunkan jadi kegiatan di kelas. Guru tinggal memutuskan apa yang harus dilakukan  agar siswa mengalami, bisa berinteraksi dengan baik,  bagaimana cara berkomunikasinya, dan juga bagaimana bentuk refleksi atas pembelajaran hari itu,” ujarnya.

Selama ini, menurutnya,  guru kesulitan menyusun rencana mengajar. Padahal menyusun rencana pembelajaran adalah kewajiban bagi guru. Karena kesulitan,  guru kadang copy paste saja dari internet, atau membayar orang untuk membuatkannya.


Murid Jadi Rindu Gurunya 

Wiwik Kustinaningsih, guru MIN I Balikpapan, merasakan banyak kelebihan mengajar pakai skenario MIKIR. “Tidak seperti dulu, siswa saya sekarang sering merindukan gurunya. Kalau saya bilang saya akan digantikan guru lain walau sebentar, mereka pasti protes,” ujarnya. 

Menurutnya, dengan mengajak siswa mengalami (M dalam MIKIR) atau to experience, siswa menjadi mudah memahami. Saat mengajar tentang Gaya pada kelas IV, dia memfasilitasi siswa untuk melakukan berbagai aktvitas yang mengantar siswa  mengetahui sendiri apa itu gaya. 

Misalnya untuk gaya gravitasi, kelompok siswa difasilitasi  menjatuhkan benda-benda dan mengidentifikasi apa yang terjadi.  Untuk gaya magnet, siswa langsung praktik dengan menarik benda dengan magnet dan mengidentifikasi apa yang terjadi dan menuliskan manfaat-manfaatnya. Demikian juga untuk gaya lainnya.    


“Siswa menjadi lebih paham, mudah mengerti bahkan bagi yang masih susah menulis atau membaca pun jadi paham apa yang diajarkan. Mereka juga antusias dan gembira,” ujarnya

Menurut Khundori Muhammad, spesialis Pembelajaran Sekolah Dasar program Tanoto Foundation, menggunakan skenario MIKIR akan mempermudah guru melaksanakan K13. “Kesulitan membuat rencana pembelajaran model K13  akan mudah diatasi kalau guru menerapkan MIKIR,” ujarnya. 

Dengan mengalami atau M dalam MIKIR, siswa menjadi lebih paham. “Beda kalau cuma mendengar, seperti yang banyak dilakukan selama ini, siswa akan lebih sering lupa,” ujarnya. 

Selain diajak mengalami, dengan MIKIR, lewat unsur interaksi,  siswa juga difasilitasi untuk memiliki kecakapan sosial, “Karena hidup di zaman modern makin kompleks, siswa harus trampil mengungkapkan pendapat dan menerima pendapat orang lain. Dalam MIKIR, guru harus menyusun skenario bagaimana siswa bisa berinteraksi dengan baik, terutama interaksi ilmiah,” ujarnya. 

Untuk memupuk rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi, dengan MIKIR, siswa juga diajak untuk berani tampil ke muka di setiap pelajaran. “Lewat refleksi, mereka juga diajak untuk melakukan evaluasi pemahaman mereka dan proses pembelajaran saat itu. MIKIR berusaha merangkum semua kecakapan yang harus dimiliki oleh siswa untuk hidup di abad 21,” ujar Khundori menutup

Jokowi-Ma'ruf Borong Kemenangan di PSU Semua TPS Semarang

By On April 27, 2019

Gema Jakarta, SEMARANG - Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko widodo-Ma'ruf Amin meraih suara terbanyak saat Pemungutan Suara Ulang (PSU) di enam Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (27/4).

Pelaksanaan pemungutan suara di enam TPS tersebut berjalan lancar dengan animo pemilih yang dinilai cukup tinggi. Di TPS 38 Banget Ayu Kulon, pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf memperoleh 172 suara, sementara pasangan calon nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 52 suara.

Dari TPS 11 Bendan Ngisor, pasangan nomor 01 memperoleh 118 suara, sementara pasangan 02 memperoleh 38 suara. Adapun di TPS 20 Sampangan, nomor urut 01 meraih 106 suara, sementara pasangan 02 meraih 41 suara.

Di TPS 50 Meteseh, pasangan 01 meraih 104 suara, sedangkan pasangan 02 meraih 79 suara. Sementara di TPS 75 Sendangmulyo, Jokowi-Ma'ruf meraih 136 suara, sedangkan Prabowo-Sandi meraih 40 suara.

Dari TPS 7 Kedungmundu, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 117 suara dan Prabowo-Sandi 38 suara.

Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom mengatakan ada tiga TPS yang harus mengulang seluruh pemungutan suara, mulai pemilu presiden, DPR, DPRD serta DPD. Ia menyakini pelaksanaan pemungutan hingga perhitungan dapat berjalan lancar.

"Para KPPS ini sudah pernah melakukan pada 17 April lalu, sehingga pada pemungutan ulang ini mereka tahu apa yang harus dilakukan," katanya seperti dikutip CNNIndonesia.com, Sabtu (27/4)

Seperti diketahui Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan pemungutan suara ulang (PSU) Pemilu 2019 di 393 tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Indonesia

KPU menyebut pemungutan suara ulang dilakukan KPU karena ada pelanggaran pemilu di tingkat TPS. Selain pemungutan suara ulang, KPU juga akan menggelar pemungutan suara susulan pada 2.302 TPS.  (CNN)

50 Personil ASN, Satpol PP dan Pustakawan Ikuti Penyuluhan Anti Penyalahgunaan Narkoba

By On April 25, 2019

Gema Jakarta, Pandeglang – Tidak kurang dari 50 orang berkesempatan mengikuti kegiatan Penyuluhan Anti Penyalahgunaan Narkoba yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Kabupaten Pandeglang, Rabu, 24 April 2019. Para peserta penyuluhan yang dilaksanakan di Aula Komando Distrik Militer (Kodim) Pandeglang itu berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pengelola perpustakaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

“Hari ini kita telah melakukan kegiatan penyuluhan anti penyalahgunaan narkoba bagi 50 orang pegawai ASN, Satpol PP dan pustakawan di Aula Kodim Pandeglang,” ujar Ainul Mardiah, SKM, melalui pesan WhatsApp-nya kepada media ini, Rabu, 24 April 2019.

Ainul yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pencegahan P2M BNNP Banten itu juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan lancar. “Peserta terlihat antusias mengikuti penyuluhan, kegiatannya dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar,” imbuh mantan bidan ini.

Selain itu, Ainul menambahkan lagi bahwa kegiatan penyuluhan anti penyalahgunaan narkoba akan terus dilaksanakan secaca rutin dengan menyasar berbagai kalangan yang berbeda. “Kita berharap semua kalangan bisa terjangkau oleh BNNP Banten dalam mensosialisasikan anti penyalahgunaan narkoba. Jadi, kegiatannya akan terus dilakukan dengan menyasar berbagai kalangan masyarakat yang berbeda setiap kali kegiatan,” jelas Ainul.

Kegiatan penyuluhan itu, menurut Ainul, sangat penting untuk terus dilakukan ke berbagai elemen warga. “Kegiatan seperti ini merupakan wadah penyebarluasan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu semua warga perlu punya wawasan agar dapat berperan-serta dalam menghambat perederan gelap narkoba di masyarakat,” pungkas Ainul yang merupakan narasumber utama dalam kegiatan ini. (AML/Red)

Aksi Pembakaran Surat Suara Pemilu di Kabupaten Puncak Jaya, Papua

By On April 24, 2019


GEMA JAKARTA, JAKARTA - Aksi pembakaran sejumlah surat suara hasil Pemilu 2019 terjadi di Distrik Tingginamu, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Hal tersebut diketahui dari sebuah video yang telah beredar di media sosial.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Papua Theodorus Kossay membenarkan aksi pembakaran tersebut. Menurutnya, peristiwa pembakaran surat suara di Distrik Tingginamu terjadi pada Selasa (23/4).

"Pembakaran itu benar," kata Theodorus seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (24/4).

Video aksi pembakaran sudah tersebar di media sosial. Dalam video tersebut sejumlah orang terlihat membakar ratusan surat suara yang diambil dari kotak suara

Namun Theodorus mengaku belum mengetahui berapa jumlah surat suara yang dibakar dalam peristiwa itu. Theodorus juga mengatakan pihaknya masih menyelidiki hal yang melatarbelakangi masyarakat membakar surat suara Pileg dan Pilpres 2019 itu.

Dia menyatakan telah memerintahkan pihak KPUD Puncak Jaya untuk berkoordinasi dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan pihak keamanan untuk menyelidiki kejadian tersebut. Termasuk siapa yang memerintahkan masyarakat untuk melakukan aksi pembakaran surat suara.

Selain itu, Theodorus menambahkan, pihaknya juga akan mencari sosok yang merekam kemudian menyebarkan video aksi pembakaran surat suara di Distrik Tingginamu itu.

"Sekarang saya sudah perintahkan KPU Puncak Jaya berkoordinasi dengan Panwaslu dan pihak keamanan, kira-kira siapa yang menyuruh, kemudian juga siapa yang merekam video itu," kata dia.

SMP YPPK Santo Donbosco Fakfak Gelar Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun 2019

By On April 23, 2019

GEMA JAKARTA, Fakfak - Puluhan siswa tengah mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer yang diselenggarakan oleh  Sekolah Menengah Pertama (SMP) YPPK Santo Donbosco Fakfak untuk Ajaran Tahun 2018/2019, Selasa pagi (23/4/2019).

"Pelaksanaan UNBK yang diselenggarakan di SMP Santo Donbosco dimulai pada 23/4 hingga 24/4/2019," ungkap Kepala Sekolah SMP St Donbosco Fakfak Manfred Harbelubun, S.Pd.

Dikatakan Manfred, mata pelajaran yang disampaikan pada hari ini adalah pelajaran Matematika, dan untuk hari Rabu (24/4) adalah Bahasa Inggris, mata pelajaran IPA pada Kamis (25/4) dan untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dilakukan pada Sabtu (27/4)


"Untuk tahun ini peserta ujian berjumlah sebanyak 145 siswa, yang terbagi menjadi 8 sesi pada setiap mata pelajaran yang diujikan dengan menggunakan 3 ruang Lab di masing-masing ruang terdiri dari 20 unit komputer," ujarnya.

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komouter kali ini, lanjut Manfred, menggunakan Pengawas silang dari sekolah lain, yang mana pada setiap sesinya akan diamati oleh guru atau pengawas yang telah ditentukan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kab.Fakfak.

"Kami berharap kedepan dengan adanya pelaksanaan ujian ini diharapkan siswa/siswi dapat memperoleh hasil yang baik, karena sekolah telah mempersiapkan siswa/siswi selama 3 bulan," harap Menfred mengakhiri.

Rep : Amatus Rahakbauw

12 Petugas KPPS Gugur Saat Kawal Pemilu di Jawa Barat

By On April 20, 2019

Gema Jakarta, DAERAH 
Sebanyak 12 Petugas Pemilu 2019 di Jawa Barat meninggal dunia saat menjalankan tugasnya sebagai Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Pemilu 2019.

Berdasarkan data dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Barat, belasan petugas itu berasal dari sembilan daerah.

"Ada 12 orang di sembilan kota/kabupaten di Jawa Barat," kata ketua KPU Jabar Rifqy Ali Mubarok seperti dilansir cnnindonesia, Sabtu (20/4).
KPUD Jabar menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan dan berupaya untuk memberikan santunan untuk 12 orang tersebut.

"Sedang kita upayakan (santunan)," ujarnya.

Dalam keterangan KPUD Jabar, di Kabupaten Purwakarta terdapat dua petugas meninggal dunia atas nama Deden Damanhuri (46) warga Kp. Sukalaksana RT.003 RW.002 Cipeudeuy Bojong Kabupaten Purwakarta dan Carman (45) warga Kp. Gardu RT. 001 RW 001 Desa Gardu Kiarapedes Purwakarta.

Deden yang bertugas di TPS 03 meninggal karena mengalami pecah pembuluh darah.

Sedangkan Carman yang bertugas di TPS 01 diduga meninggal karena kondisi badan lemah.

Di Kabupaten Bandung, seorang Ketua KPPS di TPS 04 bernama Indra Lesmana (28) meninggal, setelah warga Kampung Sindangsari, Desa Banjaran Kulon, Kecamatan Banjaran itu mengeluh merasa mual.

Sedangkan Ahmad Salahudin, warga Kelurahan Kranji, Bekasi Barat meninggal setelah tertabrak truk.

Ahmad diketahui bertugas di TPS 081 yang juga Ketua KPPS setempat.

Sementara dua orang di Kabupaten Tasikmalaya juga dilaporkan meninggal setelah melaksanakan tugas. H. Jeje di TPS 02 (Ketua KPPS) meninggal karena efek kecapaian di TPS dan punya riwayat penyakit jantung.

Satu lainnya bernama Supriyanto di TPS 11 (Ketua KPPS) meninggal karena kelelahan.

Meninggal karena diduga kelelahan dialami Nana Rismana, petugas TPS 04 Kabupaten Kuningan.

Di Kabupaten Bogor, petugas KPPS TPS 09 yang meninggal bernama Jaenal (56), warga Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk. Jaenal meninggal karena kelelahan saat mengambil logistik di gudang penyimpanan.

Sedangkan di Kabupaten Karawang, petugas TPS 04 yang diketahui bernama Yaya Suhaya, warga Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari, juga meninggal karena kelelahan.

Petugas TPS 4, Tatang Sopandi (48), warga Jalan Dwikora, Kelurahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, meninggal setelah beberapa hari membantu sorlip di gudang logistik KPU. Almarhum sempat demam sebelum meninggal dunia.

Sedangkan di Kabupaten Sukabumi, ada dua petugas yang meninggal karena kelelahan, yakni petugas TPS 18 atas nama Idris Hadi (64), warga Kampung Cipamutih, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, dan petugas PAM TPS atas nama Usman Suparman, warga Kampung Selawi, Desa Warnasari (CNN)

Kepala Bidang Kependudukan Kota Makassar Hajjah Meliana Layani Langsung Warga Terkait Pengambilan E-KTP

By On February 24, 2019

GEMA JAKARTA, MAKASSAR - Kepala Bidang Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Makassar tengah melayani warga masyarakat Kota Makassar dalam pelayanan pengambilan E-KTP Yang Sudah Selesai Dicetak, Minggu (24/2/2019).

Pantuan Media, tampak Kepala Bidang Kependudukan Kota Makassar Hajjah Meliana langsung turun tangan melayani warga masyarakat yang ingin mengambil E-KTP yang telah selesai dicetak.

"Masyarakat Kota Makassar merasa Senang atas pelayanan pengambilan E-KTP," kata Adi dan Mutiara Linda Safira.

Ia menyampaikan, bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar walaupun hari Sabtu dan Minggu tetap buka.


Mutiara juga berharap kepada Walikota Makassar dapat terus meningkatkan mutu pelayanan dan menambah loket perekaman E-KTP dengan cepat dan tepat.

"Masyarakat Makassar minta Walikota Makassar Ramadhan Pomanto agar setiap Stakeholder Kantor Kecamatan yang ada di Kota Makassar dapat di multifungsikan setiap Hari Sabtu dan Minggu agar tidak terjadi antrian panjang," pintanya

Sementara, ditempat sama Hajjah Meliana Mengatakan kami tetap melakukan pelayanan E-KTP Sabtu dan Minggu melakukan pelayanan E- KTP Sesuai Tupoksi.

"Kami Sebagai Pelayan Masyarakat merasa perlu melakukan pelayanan yang terbaik bagi Masyarakat Kota Makassar dan memberikan yang terbaik dalam melayani Masyarakat Kota Makassar," ungkap Hajjah Meliana kepada Wartawan M.Husain syukur Koran Perangi Korupsi (FJRI)

Sekda Kabupaten Sintang Pantau Proses Tahap 1 P3K di SMKN 1 Sintang

By On February 24, 2019

GEMA JAKARTA, KALBAR - Sebanyak 117 orang yang terdiri dari 98 tenaga pendidik atau guru dan 19 sebagai tenaga penyuluh pertanian, tengah mengikuti test seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap 1 tingkat Kabupaten Sintang.

Untuk memastikan kelancaran proses seleksi tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah,M.Si yang di damping Kepala BKPSDM Kabupaten Sintang Palentinus, Kadisdikbud Kabupaten Sintang Lindra Azmar dan Kepala Inspektorat Kabupaten Sintang Apolonaris Biong memantau langsung test yang berbasis komputerisasi itu di SMKN 1 Sintang, Sabtu (23/2/19) pagi.

Sekda Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah mengatakan kuota P3K yang diajukan untuk Kabupaten Sintang berjumlah 294 orang, namun dalam formasi yang di tetapkan oleh Kemenpan RB RI hanya 224 orang saja dan yang mendaftar sampai batas waktu yang telah di tetapkan berjumlah 117 orang yang terdiri dari 98 tenaga pendidik atau guru dan 19 orang tenaga penyuluh pertanian.


“Yang mengikuti test ini memang yang sudah memenuhi syarat, kalau tidak memenuhi syarat tidak bisa ikut test, karena memang P3K ini pun syaratnya sama dengan CPNS yakni harus S1 atau sarjana dan pesertanya pun yang sudah terdaftar di database BKN RI, kalau di luar itu kami belum tau, yang jelas mereka ini sudah memenuhi syarat test ini,” kata Sekda.

Untuk proses test tersebut, jelas Yosepha, di lakukan dua kategori yakni test tertulis dan test wawancara. Test tertulis sendiri sebanyak 120 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 100 menit. Sementara test wawancara dimana para peserta harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sudah di siapkan dalam system komputerisasi tersebut.

“Hari ini ada dua sesi ya, sesi pertama ini sebanyak 60 orang, 57 untuk sesi kedua, semua proses test tersebut menggunakan sistem komputer sama seperti CPNS kemarin, mudah-mudahan semuanya bisa lulus ya di p3k ini,” ungkap Yosepha.

Yosepha menambahkan jika lulus seleksi P3K ini dalam proses kerjanya peserta yang di nyatakan lulus nanti jika sudah bekerja untuk hak dan kewajibannya sama dengan ASN, hanya saja P3K ini tidak menerima hak pensiun dan untuk perlakuan lainnya seperti apa hal tersebut masih menunggu aturan lebih lanjut dari Kemenpan RB RI.

Sementara itu Kadisdikbud Kabupaten Sintang Lindra Azmar mengatakan peserta yang mengikuti test seleksi tahap 1 P3K ini merupakan peserta Kategori 2 atau K2 yang 2013 lalu tidak lulus tapi sudah terdaftar di database BKN RI pusat.

“untuk tenaga pendidik atau guru yang kemarin mendaftar ada 101, tapi yang memenuhi syarat administrasi 98 orang, yang 3 orang tidak memenuhi syarat administrasi,” kata lindra.

Terkait penempatan para tenaga pendidik yang nanti lulus dalam mengikuti test P3K ini, Lindra menjelaskan bahwa akan diupayakan dikembalikan ke daerah asalnya sesuai dengan pilihan para peserta sebelumnya, terlebih memang untuk honor K2 ini juga tenaga guru yang di butuhkan oleh sekolah di mana tempat mereka mengajar sebelumnnya.

"Kita berharap teman-teman yang ikut p3k ini lulus semualah, walaupun ada passing gradenya, karena formasi yang sudah di tentukan pusat yakni 225 orang untuk sintang, hanya 117 orang yang daftar, jadi ini kesempatan merekalah," tutup lindra. (FJRI/Sg)

Bupati Sintang dr. Jarot Kunjungan Kerja Ke Kupan Jaya

By On February 24, 2019

KALBAR - Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M.Med.PH, tengah melakukan kunjungan kerja ke Desa Kupan Jaya. Kecamatan Tempunak Sintang, Sabtu (23/02/2019). Perjalanan yang cukup panjang ditempuh oleh Bupati Sintang dan rombongannya.

Beberapa titik jalan menuju bagian hulu Kecamatan Tempunak pun menyebabkan mobil rombongan amblas. Hal itu tak menyurutkan orang nomor satu di Sintang itu untuk mendatangi rakyatnya.

Meski awalnya direncanakan akan menutup turnamen sepak bola Kupan Jaya Cup 2019, namun Bupati dan rombongan tidak dapat menunggu hingga selesai pertandingan final dikarenakan cuaca yang kurang bersahabat dan kondisi jalan yang kurang baik. Sehingga jadwal kunjungan dipercepat.


"Inikan salah satu bentuk pelaksanaan program desa yang dicanangkan Bapak Presiden, pengembangan sarana olah raga desa," kata dr. Jarot.

"Selain itu pembuatan embung, pembentukan BUMDes dan pemilihan produk unggulan desanya, itu kata pak kadesnya sedang dalam proses," lanjutnya.

Lapangan sepak bola yang sudah dilengkapi dengan podium semi permanen dan pagar kayu di Desa Kupan Jaya terlihat ramai sore itu. Ribuan warga dari berbagai desa sekitar tampak memadati pinggir lapangan.

Begitu juga warung-warung warga tampak ramai pengunjung. Roda ekonomi berputar cepat, saat ada kehidupan di sarana olahraga.

Banyak ragam sayur-mayur diperjual belikan di sekitar area lapangan. Sebagian warga juga menjajakan buah-buahan hutan. Bupati Sintang tampak menikmati aneka ragam buah hutan yang disajikan warganya.

"Ini ada pekawai, sejenis durian. Ada buah Embak, seperti manggis. Ada buah Perut Kelik, seperti rambutan kecil, sebesar jari kelingking," kata dr. Jarot.

"Hutan kita memberi sangat banyak hasil bumi, bisa langsung kita nikmati setiap waktu," tambahnya.

Sebagai salah seorang penggemar olahraga sepak bola, Bupati Sintang tampak sangat menikmati pertandingan final tersebut. Laga final ini mempertemukan tim dari Desa Pulau Jaya Pulau Seperanduk Kecamatan Tempunak melawan tim SP2 Solam Raya Kecamatan Sungai Tebelian.

Disela-sela kunjungan tersebut, Bupati Sintang menyempatkan diri meresmikan salah satu warung kopi milik warga. Beliau menyebut inilah bentuk perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan pinggir Sintang.

"Saat ini di Kupan Jaya prioritas pembangunan kita itu soal ketersediaan listrik, sinyal dan jalan," ungkap dr. Jarot dalam wawancara dengan awak media.

Beliau mengilustrasikan bahwa saat ini karna kebutuhan konektivitas daerah bukan lagi tentang jalan antar wilayah tapi juga koneksi komunikasi, maka kebutuhan masyarakat untuk sinyal menjadi tinggi. Adanya handphone menjadikan kebutuhan untuk listrik murah sangat mendesak.

“kita sudah bicara dengan pihak PLN Rayon Sintang, yah kita tunggulah tindaklanjutnya,” ungkap dr. Jarot.

“Soal jalan, ini kita bawa perwakilan dari dinas terkait untuk mengecek langsung, nantinya kita harap dapat perhatianlah, jalan kita ni,” tambahnya.

Anggota DPRD Provinsi KalBar, Krisantus menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk mengajak masyarakat berkumpul dan memanfaatkan fasilitas desa.

“Kami sangat mendukung perkembangan yang terjadi di daerah-daerah kita khususnya seperti di Kupan Jaya ini,” kata Kris.

“Sebagai wakil rakyat, kami berusaha semampu kami untuk memfasilitasi pembangunan ini, baik itu melalui dialog dengan masyarakat, kita bantu mencarikan solusi dari permasalahan yang terjadi,” tambahnya.

"Untuk tahun ini ada 65 tim yang ikut serta dalam turnamen tuk," kata Conatus,S.Sos selaku kepala Desa Kupan Jaya.

"Tim-tim yang berpartisipasi datang dari berbagai desa di Kecamatan Tempunak, bahkan ada tim dari Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sekadau," pungkasnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Camat Tempunak, Paulinus. Kasat Pol PP, Martin Nandung dan tampak pula perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang serta sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. (FJRI/Sg).

Dua Jalan Desa di Kecamatan Cengal Kayu Agung Rusak Parah, Ini Harapan Warga

By On February 24, 2019

GEMA JAKARTA, PALEMBANG - Rusaknya jalan Desa Balam menuju Desa Sungai Jeruju Kecamatan Cengal Kayu Agung, dikeluhkan warga masyarakat sekitar. Pasalnya jalan tersebut sering dilalui pengendara roda dua maupun roda empat yang merupakan jalan satu-satunya menuju Palembang.

Kepada media ini, salah satu warga meminta dan memohon kepada Pemerintah Kabupaten Kayu Agung, Provinsi Sumatera Selatan yakni Gubernur Sumsel beserta Wakil Gubernur maupun seluruh pejabat instansi terkait agar bisa melihat langsung kondisi jalan desa tersebut.

"Kami warga Balam dan warga desa sungai Jeruju, memohon kepada Gubernur Sumatera Selatan yang kami cintai dan kami banggakan yaitu H. Hermanderu agar bisa turun melihat nasib jalan kami yang melebihi kubangan kerbau," ungkap warga.


Beberapa warga Desa Balam dan juga warga Desa Sungai Jeruju sepertinya sangat mengharapkan agar jalan satu-satunya penghubung Desa Sungai Jeruju menuju Balam untuk bisa dioerbaiki dan juga berharap untuk memantau pembangunan di desa Sungai Jeruju dan Desa Balam.

Dalam rilis yang diterima Redaksi, melalui pesan WhatsApp, Sabtu (23/2/2019). Tampak terlihat sebuah kendaraan roda empat yang terkena lumpur atau terblok saat melintasi jalan yang tengah rusak parah seperti kubangan.

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap melalui media ini bisa sampai kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan hingga Pemerintah Republik Indonesia yakni Bapak Presiden RI, "Siapa tahu jalan tersebut bisa dibangun sesuai yang kami harapkan," pungkasnya kepada media ini. (FJRI/MUL)

Bupati Sintang Jarot Winarno Hadiri Cap Go Meh di Terminal Induk Sungai Durian Sintang

By On February 20, 2019

Gema Jakarta, SINTANG - Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno tengah membuka acara perayaan Cap Go Meh 2570 Imlek tahun 2019 di terminal Induk Sungai Durian, Kota Senentang, Selasa (19/2/2019) malam.

Selain dihadiri Ribuan warga Masyarakat Kota Senantang, hadir pula Kasrem 121 Alam Bana Wana Wae, Anggota DPRD kalbar H. Lutfi Adi, Dandim 1205 Sintang, Wakapolres, Anggota DPRD sintang Hermanto Aci, Forkopimda, OPD, Tokoh Masyarakat, Pengurus MABT Kab Sintang juga para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sintang Jarot menyampaikan, bahwa perayaan Cap Go Meh ini merupakan hari terakhir perayaan imlek, dan saya sangat bangga dengan persatuan dan kesatuan masyarakat dalam menjalin persaudaraan di Kota Senentang ini, yang nyata selalu kita rasakan.


"Malam ini saya bisa melihat secara langsung dan merasakan perayaan Cap Go Meh ini tidak saja hanya dinikmati masyarakat Tionghoa, namun juga komponen bangsa yang ada di Kabupaten Sintang, dan ini harus kita akui bahwa perbedaan, keragaman itu sesuatu yang indah dan itu bukanlah masalah apabila kita saling menghargai, saling menghormati, dan kita memperkuat persatua kesatuan kita, ini merupakan modal sosial kita untuk membangun dan buat apa merdeka kalau tidak bersatu," ungkap Bupati Sintang.

Bupati Sintang juga menjelaskan, bahwa kita juga harus menyadari pemerintaj telah memberikan kebebasan seluasnya kepada masyarakat untuk merayakan hari besar keagamaannya, hari besar budayanya dengan dicabutnya Inpres nomor 167 dan tidak dikeluarkannya Inpres tahun 2000 mengenai kebebasan ini dan ini diberlakukan kepada semua komponen bangsa yang ada di Indonesia.

"Bahwa masyarakat Tionghoa juga sama dengan kita saudara-saudara kita juga, sama sungainya diminum, sama buminya dipijak, sama aturannya, sama tulang,  sama darahnya merah putih, jadi itulah yang memaknai bahwa kita ini bangsa Indonesia,  dalam rangka merajut kesatuan dan persatuan," bebernya.


H. Jarot juga menambahkan, karena sejak Indonesia lahir dan sebelum merdeka kita sama-sama mengisi kemerdekaan ini, sehingga semua komponen bangsa juga mempunyai andil yang sama, untuk menjaga, mengisi kemerdekaan tanah air kita Indonesia yang kita cintai ini.

Ditempat sama Ketua Panitia Pelaksana Perayaan Cap Go Meh Appin mengatakan, bahwa perayaan Cap Go Meh yang dirayakan ini merupakan kegiatan rutin tahunan masyarakat Tionghoa, guna merajut persatuan dan kebersamaan kita sebagai masyarakat Indonesia di Kabupaten Sintang.

"Pada tahun 2019 ini kita membawa tema Keberagaman Merajut Persatuan dan Persaudaraan, Suku, Agama dan Budaya kita yang ada di Kabupaten Sintang," ujarnya.


Dikatakannya, pada perayaan Cap Go Meg 2570 Imlek / 2019 M yang dilaksanakan di Terminal Induk Sungai Durian tadi malam yang secara langsung dihadiri dan dibuka oleh Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno tersebut cukup meriah.

"Diwarnai hiburan para penyanyi dari Jakarta, kembang api, serta ditandai dengan penyerahan secara simbolis bantuan 1 persil tanah seluas 739 M2 dan Dana Sebesar 100 juta dari Pemerintah Kabupaten Sintang kepada Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) kab Sintang," pungkasnya. (fjri/sg)

Hadiri Istighotsah Kubro dan Haul Shohibul Ijazah di Suak Labu, Ini Pesan Amir Sakib

By On February 20, 2019

Gema Jakarta, KUALA TUNGKAL - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat  Drs.H. Amir Sakib hadiri acara istighotsah kubro ke-XIX dan Haul Shohibul ijazah Ke-XIII Majelis Taklim Syamsida al-ihsan di Desa Suak Labu, Kecamatan Kuala Betara, Selasa (19/02)

Wabup Amir  Sakib dalam sambutannya menyampaikan kepada masyarakat Desa Suak Labu, bahwa istighotsah dalam rangka berdoa dan memuji kebesaran Allah Swt.

"Bersama para ulama mari kita bermunajat kepada Allah Swt, untuk menjaga ummat, daerah, bangsa dan negara jauh dari malapetaka," ujar Wabup Amir Sakib.

Selain itu, Wabup menyampaikan, atas nama pribadi dan Pemerintahan Kabupaten Tanjab Barat menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Istighotsah Kubro dan Haul Shohibul Ijazah.

"Dengan mengadakan istighotsah ini semoga apa yang kita cita-citakan dan kita pinta dikabulkan oleh Allah Swt," tambah Wabup.

Sebelum mengakhiri sambutan Wabup berharap melalui momentum pelaksanaan istighotsah berdoa kepada Allah dan memohon perlindungan karena saat ini tengah menghadapi tantangan-tantangan Attahadiyyat, baik tahhadiyyat haridiyah (tantangan dari luar) serta tahhadiyyat dakhiliyyah (tantangan dari dalam).

"Mari kita memohon perlindungannya karena kita tengah menghadapi tantangan dari luar berupa pengaruh global yang menyangkut politik, ekonomi serta tantangan dari dalam yaitu kelompok-kelompok yang ingin merusak," kata Wabup.

Selanjutnya, acara Istighotsah diisi dengan ceramah  yang disampaikan oleh abah Abdul Bashir.

Turut hadir dalam acara istighotsah dan haul shohibul Anggota DPRD Tanjabbar, Camat Kuala Betara, Kades Suak Labu, Ketua Nahdatul Ulama Tanjabbar, serta para alim ulama, tuan guru, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya. (fjri/rt)

Bupati Tanjung Jabung Barat Buka Rapat Forum Perangkat Daerah

By On February 19, 2019

Gema Jakarta, KUALATUNGKAL -  Setelah selesai pelaksanaan Musrenbang dilakukan di semua Kabupaten/Desa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dilakukan rapat koordinasi teknik pembangunan.

Kegiatan yang dilangsungkan di Aula Bappeda Tanjab Barat, dihadiri langsung oleh Bupati, DR Ir H Safrial MS sekaligus membuka Rapat Forum Perangkat Daerah.

Pada kesempatan ini Bupati mengatakan agar semua OPD dan Pimpinan di Daerah,  pendekatan partisipatif, forum OPD sebagai wadah untuk melakukan sinergitas antara usulan kegiatan yang bersifat spasial dan sektoral.

Hal ini disampaikan Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir H. Safrial MS membuka rapat koordinasi teknik pembangunan sekaligus membuka secara resmi Forum Perangkat Daerah yang digelar di Aula Kantor Bappeda. Selasa (19/2).

Bupati menjelaskan, Forum perangkat Daerah ini merupakan salah satu tahap lanjutan dari rangkaian penyusunan rancangan rencana kerja dan RKPD Tanjung Jabung Barat. Sebelumnya juga telah dilakukan musrenbang desa/kelurahan dan kecamatan dengab berbasis E-Planning.

Menurutnya forum perangkat daerah ini merupakan wahana antara pihak-pihak yang menerima dampak dari progran serta kegiatan OPD sebagai bentuk perwujudan pendekatan partisipatif perencanaan pembangunan daerah.

"Selain itu forum OPD ini juga untuk mempertajam indikator serta target program dan kegiatan OPD," ujar Bupati.

Dihadapan peserta rapat yang dihadiri oleh anggota dewan, Asisten Administrasi Umum dan Kesra, Kepala Bapeda dan Kepala OPD lainnya, Bupati menegaskan, pelaksanaan forum OPD ini harus menggunakan pendekatan partisipatif dan pendekatan teknokratis.

Bupati berharap dengan pendekatan partisipatif dapat menjadikan forum OPD ini sebagai wadah untuk melakukan sinergitas antara usulan kegiatan yang bersifat spasial dan sektoral.

Sedangkan melalui pendekatan teknokratis Bupati berharap lebih fokus pada data dan ukuran pencapaian teknis yang dikembangkan OPD.

"Kepada seluruh OPD untuk menyempurnakan rencana kerja agar lebih mengakomodir program dan kegiatan kecamatan, desa dan kelurahan," ujar bupati mengingatkan.

Sementara itu kepada Camat, bupati berharap agar dapat mendengar langsung arah kebijakan program dan kegiatan OPD serta memberikan masukan dan usulan kegiatan untuk mengatasi persoalan yang ada di wilayah kecamatannya. (fjri/rita)

Kadis LH Wakili Bupati Sintang Buka Sosialisasi Aturan Pungutan PNBP

By On February 19, 2019

Gema Jakarta, SINTANG - Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Drs.  Akhmad Darmanata, MM mewakili Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M.Med.PH membuka sosialisasi aturan pungutan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor Kehutanan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sintang, Selasa (19/02/2019).

"Kita pernah dengar kasus petugas yang menjalani kasus hukum memungut iuran di kawasan konservasi, nah kita tidak ingin hal itu terjadi di kabupaten Sintang, untuk itulah kita perlu tahu dan dengar tentang aturan-aturan terkait," kata pria yang akrab disapa Nata ini. "Kita mau, masyarakat kita tertib aturan dalam mengelola kawasan taman wisata alam kita, seperti Kelam," tambahnya.

Secara khusus sosialisasi ini membahas tentang pungutan PNBP di kawasan konservasi. Materi sosialisasi disampaikan oleh Bagian Teknik dan Kerjasama Teknis Direktorat Jendral Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Sadtata Noor Adirahmanta, S.Hut.,M.T. menyampaikan bahwa tujuan sosialisasi ini dalam rangka mengoptimalkan PNBP di sektor Kehutanan.


"Kita semua ingin mengetahui aturan hukum khususnya tentang pungutan di kawasan wisata alam supaya teknis kerja dalam hal memungut iuran tidak menjadi batu sandungan dalam kerja kita selaku pelaksana konservasi dan Dinas Pariwisata," kata Noor. "Kebetulan Kabupaten Sintang memiliki kawasan taman wisata alam, yaitu taman wisata alam Bukit Kelam," tambahnya lagi.

Agus Suprianto, Kepala bagian hukum, kerjasama dan teknik Sekretariat Direktorat Jendral Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyampaikan sekilas aturan-aturan yang menaungi pengaturan pungutan dan iuran di kawasan konservasi.

"Kabupaten tidak memiliki kewenangan atas sektor kehutanan ya, hanya saja di kabupaten ada perwakilan balai yang akan bekerjasama dengan Pemda untuk mengurus aturan PNBP sektor kehutanan yang ada di Sintang ini," papar Agus. "Bentuk PNBP yang ada itu kan bentuknya, pungutan karcis masuk dan iuran," tambahnya.

"Untuk urusan pungutan dan iuran ini, kepala balai hanya bisa menyimpan dana pungutan selama 2x24 jam lalu harus disetor ke kas negara, dan tata caranya pun sudah diatur di dalam undang-undang," ungkap Agus lagi. "Pungutan masuk hutan wisata, taman nasional dan taman hutan rakyat merupakan penerimaan dari pemanfaatan jasa lingkungan. Termasuk pungutan terhadap pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar, " sambungnya.

"Taman wisata alam Bukit kelam,, itu aturan besaran karcis sudah diatur dalam peraturan presiden, di atur oleh pusat. Karna masuk d rayon III di aturannya, karcis pungutan masuknya itu Rp5.000,- tidak boleh lebih dari itu ya," kata Agus.

Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Dr. Hendrika Ika, Kadis Pemuda, Olahraga dan Pariwisata. Perwakilan dari Kecamatan Kelam Permai dan sejumlah instansi terkait yang ada di lingkungan Pemda Sintang (fjri/Sg)