Berita Terbaru

Kategori

Langganan Berita

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Dandim 0803/Madiun Hadiri Pencanangan Zona Integritas Kepolisian Resort Madiun

By On January 23, 2019

Madiun, Bertempat di pendopo Polres Madiun Jl. Sukarno Hatta Kec. Taman Kota Madiun Dandim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos menghadiri acara pencanangan zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) serta untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan, yang diselenggarakan oleh Jajaran Kepolisian Resort Madiun, Selasa (22/1/2019).

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K., SH. ,M.H dalam keterangannya mengatakan, “Zona Integritas (ZI) di lingkungan Polri adalah predikat yang diberikan kepada Polri yang mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik mulai dari Kapolri dan jajarannya,“ ungkapnya.


“Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah predikat yang diberikan kepada Satuan Kerja (Satker) yang memenuhi sebagian besar program manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan dan penguatan akuntabilitas kinerja,“ imbuh Kapolres Madiun.

Pada kesempatan itu, Dandim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto,S.Sos, juga sangat mendukung Jajaran Kepolisian Resort Madiun dengan adanya program pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) serta untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan,” kata Dandim 0803/Madiun.

“Kita harapkan bersama dengan pencanangan ini Jajaran Kepolisian Resort Madiun bisa tambah maju dan profesional dalam menjalankan tugasnya serta dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” pungkas Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos.

Hadir dalam acara pencanangan zona Integritas tersebut Bupati Madiun H. Ahmad Dawami, S.Sos., Kajari Kab. Madiun Sugeng Sumarno, S.H. Hum., Kepala pengadilan Kab.Madiun Arif Budi Cahyono, SH, Kepala Badan Pertanahan Nasional Budi Martono, PJU dan Kapolsek jajaran Polres Kab. Madiun, Ketua STISIP Muhammadiyah Mujahidin, S.Sos.,S.Pdi.

Tidak Terima Atas Penertiban, Kuasa Hukum Venny Gan Tempuh Jalur Hukum

By On January 12, 2019

Pemerintah Kota Gunungsitoli, melalui Kepala Desa Miga bersama aparat Desa dan beberapa masyarakat yang didampingi oleh pihak kepolisian Resort Nias dan Kodim 0213/Nias bagian Kantibmas dan Babinsa melaksanakan penertiban barang barang milik saudari Venny Gan di Hotel Wisma Soliga, Kamis (10/1/2019).

Sebagaimana diketahui, Venny Gan adalah saudari kandung dari Tuan Ir. philip Gan yang mengaku ngaku pemilik tunggal Hotel Wisma Soliga tersebut.

Penertiban barang-barang milik Venny Gan tersebut didasari dari pelaporan Philip Gan kepada Pemerintah Desa Miga. Yang kemudian Pemerintah Desa Miga melayangkan surat resmi kepada Venny Gan tertanggal 08/01 perihal pemberitahuan pelaksanaan penertiban.


Venny Gan mengatakan, Sungguh miris. Pasalnya penertiban yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Miga tersebut diwarnai dengan adu mulut atas ketidak terimanya saudari Venny Gan sebagai pemilik barang yang menilai Kepala Desa Miga melakukan perbuatan melawan hukum yang menggunakan kewenangan atas jabatan yang diembannya secara sewenang-wenang.

"Penertiban atas barang-barang saya tersebut yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Miga adalah secara semena-mena, beda hal-nya jika barang-barang saya tersebut mengganggu kepentingan umum, urusan rumah tangga orang semestinya Kepala Desa menjadi penengah dan menjadi contoh yang baik ditengah-tengah warganya," ungkapnya.

"Tidak benar jika tindakan yang diambil oleh pihaknya tersebut seolah semudah membalikkan telapak tangan, saya mencurigai sesuatu yang terselebung sudah menutupi mata dan akal sehatnya," tambah Venny Gan yang notabenenya adalah seorang ahli waris dari pertapakan Hotel Wisma Soliga dimaksud.

Ditempat terpisah, Kuasa Hukum Venny Gan, Aldika Wau, SH. MH mengatakan, Penertiban hari ini diluar dari persetujuan klien saya dan tidak pernah diberikan izin oleh Venny Gan, seiring dengan paksaan kehendak secara sewenang-wenang oleh Pemerintah Desa Miga, maka kita akan menempuh jalur hukum, karena beliau adalah salah satu ahli waris dari Gandra Quin yang notabenenya memiliki hak atas Wisma Soliga tersebut.

Lanjut Aldika Wau, SH. MH terlebih dalam putusan pengadilan jelas bahwa Wisma Soliga dibagi tiga, maka dari itu klien saya memiliki hak sepertiga dari wisma soliga dimaksud," Tutup Aldika Wau optimis.

Kepala Desa Miga Ali Indra Tanjung saat diminta tanggapannya kepada Media ini mengatakan, bahwa penertiban ini dilakukan atas pengaduan dari pemilik usaha hotel wisma soliga adalah Philip Gan. Dasar kita adalah surat izin usaha yang telah disampaikan kepada saya, dan barang-barang ini hanya kita tertibkan dan kita masukkan ketempat yang layak, tidak ada yang namanya pengrusakan," pungkasnya. (ril/nh)

Peringati Hari HIV AIDS Sedunia, Puskesmas Kecamatan Suruh Adakan Seminar

By On December 17, 2018


SEMARANG, Untuk memperingati hari AIDS sedunia, banyak cara dilakukan oleh masyarakat ataupun lembaga pemerintah.

Salah satunya yang dilakukan oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) Kec. Suruh mengadakan Seminar berkaitan dengan Hari Aids sedunia dengan peserta Anak muda karangtaruna Desa Se Kecamatan Suruh Kab. Semarang.

Tema yang diangkat dalam seminar ini adalah “Saya Berani, Saya Sehat!” yang  memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh masyarakat terhadap HIV AID.

“Berani untuk apa? Untuk mengurangi resiko penularan virus HIV. Selanjutnya, masyarakat terlebih pemuda (karangtaruna) juga mau secara sukarela memeriksakan diri untuk mengetahui status HIV-nya,” jelas dr. Dona Kepala Puskesmas Kec Suruh.

Dalam pembukaan seminar yang dilaksanakan di gedung aula Muspika Kecamatan suruh Kab. Semarang pada 17 Desember 2018.

Lebih lanjut Dona menjelaskan bahwa epidemic HIV AIDS merupakan permasalahan sosial yang memerlukan perhatian dari lintas sektor guna mencapai target bersama menekan jumlah resiko terjangkitnya HIV.

Salah satunya melalui seminar nasional ini, agar dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan perilaku positif masyarakat tentang kesehatan reproduksi.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk melaksanakan Program Kesehatan Reproduksi Remaja.

Puskesmas Suruh mengembangkan GenRe sebagai intervensi terhadap tantangan dan permasalahan remaja di Indonesia. Dari aspek kuantitas, jumlah dan proporsi remaja Indonesia saat ini sangat besar.

Jumlah mereka yang besar ini akan dapat menjadi aset yang luar biasa bagi bangsa dan negara jika dikelola dengan baik. Penduduk usia remaja ini juga merupakan Generasi Emas Indonesia akan berada pada usia produktif.

Hal ini otomatis membuat mereka menjadi penerus bangsa Indonesia. Untuk itu, mereka perlu diedukasi agar mengerti tentang kesehatan reproduksi yaitu resiko tertular HIV dan AIDS, bahaya narkoba, serta belajar juga tentang bahaya dan akibat kehidupan seks yang bebas, termasuk pentingnya penjelasan tentang batas usia minimum seseorang menikah untuk menghindari hal hal resiko yang tidak diinginkan.

Pewarta : Patih

Komunitas Masyarakat Peduli Kemanusiaan "Kompak" Boyolali Diresmikan

By On December 15, 2018

GEMAJAKARTA, BOYOLALI - Sebuah komunitas baru yang peduli terhadap orang yang tidak mampu mampu (miskin) muncul di Kab Boyolali,  yang bernama KOMPAK "Komunitas Masyarakat Peduli Kemanusiaan".

Acara yang dihadiri oleh anggota DPRD Kab. Boyolali (komisi IV) pemerintah Desa Kali Gentong Kec. Ampel dan berbagai ormas serta komunitas yang ada di Boyolali, KOMPAK di Resmikan bertempat di Basecampnya Dusun Karang Gondang Desa Kali Gentong Ampel, Jalan Baru km.2 pada hari Sabtu (15/12) hari ini.


Komunitas ini  beranggotakan dari berbagai latar belakang Suku Agama maupun perkerjaan, dalam istilah islam nya kita menanamkan "ukhuwah basyariyah" yaitu persaudaraan kemanusiaan tanpa membeda bedakanya, pun begitu juga sasaran dalam kegiatan kita nantinya.

Orang tidak bisa mengabdi kepada Alloh tanpa mengabdi kepada sesama manusia.jelas Gogon irama ( Ketua Kompak) dalam sela sela sambutanya dalam peresmian komunitas ini.

"Melihat kondisi orang lain yang kurang beruntung diluar sana menggugah kepekaan kita untuk menyisihkan sebagian dari rezeki yang kita peroleh untuk membantu sesama yang masih kekurangan," jelasnya.

Slamet Widodo berharap, nantinya komunitas ini bisa bersinergi dengan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatanya membantu warga yang kurang mampu, mulai dari tingkat RT sampe ke Pemerintah Daerah.

Kami sangat apresiasi dengan adanya komunitas sosial seperti ini (Kompak) setidaknya bisa lebih meringankan pemerintah dalam hal program sosial penanggulangan orang yang tidak mampu (miskin) yang mungkin saat ini belum tersentuh secara maksimal oleh Pemerintah.

"Dan harapan saya ada sebuah komunitas yang betul betul fokus pada pendataan, dan ini sangat membantu kami, sehingga nantinya program program sosial pemerintah bisa lebih tepat sasaran," pungkas Slamet Widodo.

Pewarta : Patih

MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Boyolali Dukung TNI dan Polri Deklarasikan Pemilu Damai

By On November 20, 2018


BOYOLALI - Organisasi Pemuda Pancasila (PP) MPC Boyolali gelar deklarasi pemilu damai mendukung Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Dalam deklarasi tersebut, Ketua Majelis Permusyawaratan Cabang (MPC) PP Boyolali, Edi Waluyo, menekankan semua anggota harus melepaskan atribut PP ketika berpartisipasi aktif dalam pemilu legislatif (pileg) maupun pemilu presiden (pilpres) 2019. Sebaliknya, atribut partai juga harus dilepaskan para anggota PP ketika berkegiatan di organisasi.

Lebih lanjut, Edi menambahkan ada anggota PP Boyolali yang terjun langsung menjadi calon legislatif. “Ada sekitar lima orang dan tersebar di sejumlah dapil (daerah pemilihan),” ungkap Edi ketika diwawancarai seusai acara. 

Meski begitu, PP tidak pernah menggiring anggotanya untuk bergabung ke dalan salah satu partai politik. “kita tidak pernah menggiring untuk masuk ke parpol A atau B tapi kita bebaskan ikut berkompetisi lewat partai manapun dan akan kita support,”kata Edi. Dia menekankan bahwa PP dan parpol menjadi dua hal yang berbeda bagi setiap individu.  

Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kondusifitas agar pilpres dan dan pileg berjalan secara aman dan damai tanpa ada gesekan. Apalagi kini suasan pileg dan pilpres semakin memanas.  

Sebagai informasi, MPC PP Boyolali saat ini memiliki 3.500 anggota ber-KTA (Kartu Tanda Anggota) dan 5.000an anggota non KTA. Deklarasi yang diselenggarakan di kawasan Lembah Gunung Madu (LGM) Desa Kedung Lengkong, Simo, Selasa (20/11) ini dihadiri oleh 250 anggota perwakilan dari 16 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan lembaga. 

Dalam deklarasi itu, PP siap mendukung Polri dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi terlaksananya pileg dan pilpres 2019 dengan aman dan damai.

Pewarta : PATIH

Ribuan Pasukan Pemuda Pancasila KOTI (Komando Inti Mahatidana) Jawa tengah Ikuti "Napak Tilas" Pancasila Abadi dan NKRI Harga Mati.

By On November 12, 2018


JAWA TENGAH - Ribuan anggota Komando Inti (Koti) Pemuda Pancasila beserta anggota umum lainya wilayah Jawa Tengah berkumpul di Semarang depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Minggu (11/11/2018).

Mereka mengikuti napak tilas Pancasila Abadi dan NKRI harga mati sekaligus peringatan Hari Pahlawan dan HUT Pemuda Pancasila 2018.

Adapun peserta berasal anggota Pemuda Pancasila dan pasukan (KOTI) dari beberapa Kabupaten Kota di Provinsi Jawa Tengah hadir di Semarang sejak Sabtu (10/11/2018) malam.

Mereka tak ingin terlambat mengikuti kegiatan yang diawali dengan Apel bersama di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah pada pukul 07.00 WIB.

Seperti rombongan pasukan Koti dari Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Boyolali, yang berangkat dari kota "susu" pukul 04.00 WIB. Pasukan dari Boyolqli sampai di Semarang bersamaan dengan beberapa pasukan Koti dari Kabupaten lain seperti Brebes, Magelang dan Pekalongan.

Tepat pukul 07.00 WIB semua pasukan Koti (Komando Inti Mahatidana) satuan khusus organisasi Pemuda Pancasila dari berbagai kota dan kabupaten berkumpul di halaman kantor Gubernur untuk mengikuti apel.

Setelah apel usai, ada pertunjukan seni yang berisi lagu kebanggaan Pemuda Pancasila dan dilanjutkan dengan pelaksanaan inti yakni napak tilas dengan berjalan kaki dari kantor Gubernur menuju Mako MPW Pemuda Pancasila Jawa Tengah, yang berjarak sembilan kilometer.

Selama kegiatan berlangsung terpantau kondusif dan aman. Banyak sekali kendaraan pribadi maupun bus yang memenuhi beberapa sudut di titik start dan finish dengan sejumlah atribut Pemuda Pancasila.

Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Tengah, Bambang Eko Purnomo dalam sambutannya berharap melalui kegiatan ini dapat memberi dampak yang positif bagi Pemuda Pancasila Jawa Tengah. "Kegiatan HUT ini dapat menjadi awal kebangkitan PP Jawa Tengah," katanya.

Kegiatan ini juga dihadiri Sekjen MPN Pemuda Pancasila. Motivasi dan semangat diberikan oleh pengurus MPN tersebut.

Di penghujung acara, digelar berbagai pertunjukan hiburan dan seni baik dari MPW PP Jateng maupun dari masing-masing MPC se-Jateng.

Pewarta : Patih

Sekjend Akrindo Ajak Masyarakat Teliti Dalam Menerima Setiap Informasi Publik

By On October 29, 2018


GEMAJAKARTA - Tangerang - Perkembangan media massa dalam era dunia digital, sebagai sarana informasi publik semakin pesat perkembangannya. Masyarakat saat ini gampang memperoleh informasi yang datang tanpa filter.

Demikian dikatakan Sekertaris Jendral Assosiasi Kabar Online Indonesia (Sekjen Akrindo) Usman saat acara Rapat Koordinasi dan Silaturohmi antar pengurus DPP Akrindo di Cafe Cipondoh, Kota Tangerang, pada Minggu (28/10/2018) siang tadi.

" Masyarakat harus benar -benar mencermati dan harus lebih teliti dalam menerima informasi publik. Jangan asal menelan mentah-mentah informasi yang belum tahu asal usulnya," ujar Usman kepada wartawan.

Usman melanjutkan, masyarakat jangan sampai salah menerima informasi yang tidak benar/ hoax.

"Saya mengajak semua kalangan untuk memberantas berita hoax," imbuhnya



Ia pun menghimbau agar masyarakat jangan langsung percaya jika menerima kabar sebelum tahu jelas sumbernya. Ia berharap warga masyarakat harus lebih teliti dan mencermati lagi jika menerima kabar, baik melalui Whatshap maupun kiriman video atau poto.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Ketua Umum Akrindo Munthe Mariphin pun menegaskan  media yang bernaung di bawah payung Akrindo harus lebih profesional dalam menayangkan dan menerbitkan pemberitaan.

" Saya berharap kepada media-media yang bernaung dibawah Akrindo agar selektif dalam menyajikan berita. Cari dulu sumbernya yang jelas, jangan asal nulis," katanya.

Tingkatkan Keimanan Dan Ketaqwaan, Persit Cabang XVII Kodim 0803/Madiun Yasinan Rutin

By On October 12, 2018

GEMAJAKARTA - Madiun, Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVII Kodim 0803/Madiun melaksanakan Yasinan rutin serta do’a bersama di Masjid Al Mujahidin Kodim 0803/Madiun Jl Pahlawan No 25 Kota Madiun, Jumat (12/10/2018).

“Kegiatan Yasinan dan do’a bersama ini, merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat oleh Persit KCK Cabang XVII Kodim 0803/Madiun guna menambah serta mempertebal keimanan Ibu-ibu Persit dalam menjalankan kewajibannya sebagai ibu rumah tangga dan juga sebagai warga Persit", ujar Ibu Ketua Cabang XVII Kodim 0803/Madiun Ny. Novianti Wulan Sari Nur Alam Sucipto saat ditemui selesai pembacaan Surat Yasin.


Selain itu, dalam Yasinan serta do’a bersama Ibu-ibu Persit KCK Cabang XVII Kodim 0803/Madiun juga diisi dengan tauziah oleh Ustadz Guritno sebagai Takmir Masjid Al Mujahidin Kodim 0803/Madiun yang menguraikan tentang keharmonisan dalam rumah tangga menurut ajaran islam serta berpesan kepada ibu-ibu jamaah sekalian.

“Ada beberapa ciri calon wanita penghuni surga yaitu taat kepada Allah dan Rasul, taat kepada suami dan bisa menjaga diri yang artinya sang isteri boleh bekerja apa saja sepanjang tugas sebagai isteri sholehah tidak terabaikan, gemar bersedekah dan berkasih sayang serta menyambung tali Silaturahmi".


"Dan beberapa dari sifat isteri sholehah yaitu penuh kasih sayang, sudah melayani suami dengan baik, menjaga rahasia suami, berpenampilan baik di depan suami dan mensyukuri kebaikan dan pemberian suami", terang Ustadz Guritno dalam tausiahnya  dan ditutup dengan do’a. (ril/red)

Sinergitas TNI - POLRI, Kapolres Madiun Sambangi Kodim 0803/Madiun Ucapkan HUT TNI Ke 73

By On October 06, 2018

GEMAJAKARTA, Madiun, Menyambut hari jadi TNI Ke-73 Tahun 2018, Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya, S.I.K, M.Hum beserta para Perwira jajaran Polres Madiun mendatangi Markas Kodim 0803/ Madiun, Jumat (05/10/2018).

Kedatangan Kapolres Madiun beserta rombongan ini, tidak lain dalam rangka memberikan kejutan berupa tumpeng dan kue ulang tahun, atas perayaan HUT TNI Ke-73 tahun 2018.

Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya , S.I.K, M.Hum mengucapkan "Selamat HUT TNI Ke 73, semoga TNI semakin jaya dan sukses selalu"


"Dalam rangka membangun soliditas dan kekompakan antara TNI - Polri, sudah sepatutnya saling bekerjasama, bahu membahu dengan memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa, negara dan masyarakat", ucap Kapolres.

Lebih lanjut Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Madiun dan jajarannya yang telah memberikan kejutan dengan ucapan Selamat HUT TNI Ke 73, "saya kaget dengan kedatangan Kapolres Madiun beserta jajarannya, karena kedatangan Kapolres Madiun tidak terjadwal, saya sangat bangga dan terharu, terimakasih Kapolres Madiun atas ucapan HUT TNI ke 73"

"Kita sebagai aparat dan mitra kerja, hal ini merupakan suatu upaya dalam mempertahankan sinergitas TNI - Polri yang telah terjalin dengan baik demi soliditas dan kekompakan dalam mempertahankan keutuhan wilayah NKRI," terang Dandim. (ril/red)

Ketua MPC Pemuda Pancasila Boyolali Lantik PAC PP Klego

By On September 27, 2018

GEMAJAKARTA, BOYOLALI - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Klego, resmi dilantik oleh Ketua Majelis Cabang (MPC) Pemuda Pancasila, Kabupaten Boyolali, Edy Waluyo, di Aula Restoran Utami Klego Boyolali, Minggu (23/9/2018). Pengurus yang dilantik merupakan hasil dari proses pelaksanaan Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) yang diselenggarakan sebelumnya pada hari dan tempat yang sama.

"Rapat Pemilihan Pengurus Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila Kecamatan Klego dihadiri seluruh Pimpinan Ranting se-Kecamatan Klego", kata Sekjen MPC Pemuda Pancasila Kab. Boyolali Fauzan, SH., MKn yang dalam pelakasanaan RPP memimpin langsung jalannya rapat. "Atas usulan dari seluruh Ranting se-Kecamatan Klego, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PAC Kec. Klego masa bakti 2018-2021 saudara Sutarmono", lanjut Fauzan.

Masih kata Fauzan, "RPP Kec. Klego juga dihadiri Pimpinan lembaga BPPH, BPK, KKO,  KOTI, Srikandi, Sapma dan seluruh ketua PAC se-Kab. Boyolali sebagai peninjau pelaksaan RPP".

Ditempat terpisah, Ketua Pac. Kec. Klego periode sebelunya, saudara Suwarno mengucapkan "Selamat atas terpilihnya saudara Sutarmono" disertai do'a "Semoga seluruh program yang sudah berjalan selama ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan".

Dalam sambutan pelantikan, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kab. Boyolali Edy Waluyo mengucapkan "Terima kasih kepada  Pimpinan dan Pengurus Pac. Kec. Klego periode sebelumnya, semoga pengabdiannya kepada negara dan bangsa melalui Ormas Pemuda Pancasila dinilai Tuhan YME sebagai amal ibadah".

Kepada Pimpinan dan Pengurus baru, Ketua MPC meminta agar program kerja yang telah disusun dalam RPP segera diimplementasikan, sehingga keberadaan Ormas Pemuda Pancasila di Kec. Klego bisa dirasakan masyarakat. Sinergitas dengan instansi Pemerintah Kecamatan (Forkompincam) dan sesama Ormas yang selama ini sudah terjalin dengan baik, Ketua MPC juga minta untuk terus dijaga dan ditingkatkan.

Menghadapi kegiatan politik yang sedang berlangsung saat ini, Ketua MPC menginstruksikan kepada seluruh anggota PP se-Kab. Boyolali agar senantiasa menjaga kerukunan, kenyamanan, dan kedamaian dalam masyarakat, sehingga persatuan dan kesatuan sebagai bangsa tetap terpelihara dengan baik dan optimal.

Ketua MPC kembali mengingatkan, bahwa PP boleh berada dimana-mana, tapi ingat, jangan kemana-mana.

Hadir dalam acara pelantikan Pac. Kecamatan Klego Boyolali, Komandan Ramil Klego, Kapolsek Klego, Camat Klego (Forkompinca),  para ketua lembaga dan ketua Pac se-Kab. Boyolali, Kepala Desa Klego, dan tokoh-tokoh masyarakat di Kec. Klego Boyolali. (Patih) 

Shopee Galang Donasi untuk Pemulihan Gempa Lombok

By On September 25, 2018

GEMAJAKARTA, JAKARTA - Shopee perusahaan e-commerce terdepan di kawasan Asia Tenggara dan Taiwan meluncurkan kampanye “Shopee Bersama Lombok” yang berlangsung mulai tanggal 24 September - 28 Oktober 2018. Kampanye ini merupakan kampanye lanjutan dari inisiatif “Kampus Shopee Peduli Lombok”, yang bertujuan untuk mendukung usaha pemulihan dan rehabilitasi dari gempa Lombok yang baru saja terjadi. Untuk memperkuat dampak kampanye Shopee Bersama Lombok, Shopee bekerjasama dengan tiga mitra lembaga kemanusiaan yaitu Aksi Cepat Tanggap (ACT), Rumah Zakat, dan Dompet Dhuafa. (Senin, 24/08)

Rezki Yanuar, Country Brand Manager Shopee menjelaskan, “Shopee Bersama Lombok merupakan bentuk dukungan  kami atas musibah yang dialami masyarakat Lombok. Sejak awal terjadi gempa di Lombok, Shopee sudah terjun langsung ke lapangan dengan mengumpulkan dan menyalurkan bantuan langsung kepada korban di kamp pemulihan gempa Lombok. Oleh karena itu, kampanye ini merupakan kontribusi lanjutan dimana kali ini kami fokus dari masa transisi tanggap darurat menjadi masa pemulihan.  Dengan menggandeng tiga lembaga penyalur donasi, para pengguna diberikan lebih banyak pilihan bentuk bantuan yang ingin diberikan dan meningkatkan efisiensi serta memperbesar dampak dalam penyaluran donasi.”

Untuk berpartisipasi dalam kampanye “Shopee Bersama Lombok”, pengguna dapat memilih ragam paket donasi bantuan dari ketiga lembaga yang berpartisipasi, yang berkisar dari Rp.75.000,00 hingga Rp. 150.000,00. Setelah membayar paket donasi, masing - masing pengguna akan mendapatkan sertifikat elektronik sebagai bukti donasi yang telah disalurkan. Selanjutnya, bantuan akan segera diproses oleh institusi yang telah dipilih masing - masing pengguna.

Berikut adalah tiga program dari tiga lembaga yang berpartisipasi dalam Shopee Bersama Lombok
Aksi Cepat Tanggap mengangkat tema #IndonesiaBersamaLombok memberikan pilihan donasi untuk Lombok mulai dari Donasi air bersih untuk Lombok Bergerak Peduli Bencana Lombok, dan Rumah Sementara

Dompet Dhuafa memberikan ragam donasi mulai dari Rumah Sementara (Rumtara), Hospital Keliling (Hoping), Sekolah & Masjid Sementara, Pipanisasi serta kegiatan aksi layanan sehat, PFA hingga bantuan kemanusiaan lainnya. Donasi kolektif untuk Lombok dan sekolah darurat.

"Sumbangan itu tidak perlu di paksakan tapi akan datang dari hati.Klo cuma satu NGO yang bantu lombok saja tidak akan sanggup menangani pasca recovery. Shopee dan dompet dhuafa  sudah banyak melakukan kerjasama dengan berbagai Fase : kemanusiaan , kurban dan Lombok. Semakin banyak ruang penyebaran manfaatnya semakin luas juga akan banyak juga penyebaran manfaatnya." Ucap Bambang Suherman sebagai Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa Filantropi.

Rumah Zakat mengusung beberapa pilihan bantuan donasi mulai dari Bantuan mobil ambulance, pembangunan masjid, pembangunan MCK/toilet, pembangunan sekolah darurat, pembangunan dapur umum, dan pembangunan shelter

“Shopee berkomitmen kuat untuk memperbaiki kualitas hidup seluruh penduduk Indonesia, dan bertekad untuk berperan dalam mendukung dan membantu semua masyarakat yang terkena dampak dari bencana yang sangat disayangkan ini untuk membangun kembali hidup mereka seperti semula,” tutup Rezki.

Menuju 25 Tahun kedua, Dompet Dhuafa Gelorakan Semangat Menjawab Panggilan Zaman

By On September 24, 2018

GEMAJAKARTA - Melihat realita kemiskinan yang menjerat sebagian masyarakat di negeri ini, menjadi keprihatinan tersendiri bagi awak media di harian umum Republika. Berita yang beredar mengenai kemiskinan, mengusik nurani. Pada akhirnya di medio 1993, Parni Hadi selaku Pemimpin Redaksi pada waktu itu, menginiasi dan mendirikan program Dompet Dhuafa sebagai wadah penggalangan donasi dari zakat, infak, sedekah dan wakaf masyarakat penderma. Dimana dana yang terkumpul disalurkan melalui program yang terencana dan dipertanggungjawabkan secara berkala.
(Sabtu, 19/09)

Pada periode pertama, donasi sebesar Rp. 425.000,- dari para donatur, mengalir melalui Dompet Dhuafa. Nominal tersebut menjadi sejarah awal penghimpunan dan lahirnya Dompet Dhuafa yang terus berkomitmen untuk memberdayakan sesama. Bahkan, dalam jejak perjalanan 25 tahun Dompet Dhuafa, baik dari penghimpunan, sinergi atau kolaborasi mitra terus tumbuh untuk menekan kemiskinan, dan memberdayakan masyarakat miskin, serta dhuafa, melalui lima pilar pemberdayaan.

Dalam perjalanan merajut asa untuk keberdayaan sesama dari periode 1993 hingga 2018, lebih dari 16 juta jiwa penerima manfaat dari pilar-pilar pemberdayaan serta belasan ribu relawan (DD Volunteer) yang ikut dalam barisan membentang kebaikan Dompet Dhuafa. Berawal dari program memberantas rentenir yang berkolaborasi dengan ICMI Bandung, kini Dompet Dhuafa terus berkhidmat memberdayakan sesama melalui pilar pendidikan, ekonomi, kesehatan, pengembangan sosial dan budaya, serta dakwah.

Berlokasi di Lapangan Proklamasi, Dompet Dhuafa menggelorakan semangat LOVER (Lombok Recovery) mengembalikan Lombok untuk pulih kembali. Puluhan komunitas hingga ribuan masyarakat berkumpul menjadi satu. Dalam rangka menjawab panggilan zaman, Dompet Dhuafa terus berkomitmen untuk bersama mitra, donatur, komunitas maupun elemen masyarakat untuk membangun negeri. Pada gelaran tersebut turut digelar acara 25 pernikahan dan sunatan massal, arena permainan tradisional, festival mural, skateboarding, bazar produk pemberdayaan Dompet Dhuafa, Aksi Layan Sehat, Pijat Gratis dari Tuna Netra, Donor Darah hingga Pentas Seni dan Budaya.

“Dompet Dhuafa menjawab panggilan zaman dan khusus rangkaian Lombok Recovery, kita akan mensosialisasikan hingga mengomunikasikan kepada masyarakat, inilah sinergi Dompet Dhuafa bersama dengan para mitra, donatur, komunitas hingga seluruh elemen masyarakat yang telah berlangsung pada respon bencana di Lombok,” ucap drg. Imam Rulyawan, selaku Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi.

Dompet Dhuafa sudah terjun dengan berbagai program untuk Lombok Recovery (LOVER) mulai membangun Masjid Sementara, Sekolah Sementara, Hospital Keliling (HOPING) dan Rumah Sementara Bale Nyaman (Rumtara Baleman) yang ramah di kawasan bencana gempa.

Dompet Dhuafa dalam respon bencana gempa bumi Lombok, telah menurunkan tim rescue dari Disaster Management Center (DMC), Psychological First Aid, Dapur Umum, Dapur Keliling, Tenaga Medis seperti Dokter Spesialis Bedah dan Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Umum, Perawat, Bidan, serta aktivis kemanusiaan lainnya.

Selain kegiatan Dapur Keliling, terdapat Aksi Layanan Sehat (ALS), pendirian pos pengungsian, pendirian Dapur Umum, pembangunan MCK sementara, pembangunan Masjid sementara, inisiasi pendirian Sekolah Darurat, Sekolah Ceria, Layanan Dakwah, pengadaan pipanisasi untuk pengungsi korban gempa dan distribusi tandon air, serta Motor Kilat, yang berkeliling melayani kebutuhan kesehatan untuk mobilitas ke sejumlah wilayah terpencil, dan sulitnya medan karena akses terputus.

“Hari ini kita masuki fase recovery di Lombok, tentu harapannya melibatkan masyarakat lebih banyak lagi untuk tetap memberikan perhatian. Bukan hanya perhatian dari sisi materi maupun non materi, tapi perhatian tersebut harus berkelanjutan, bukan hanya saat pada respon saja ramai perhatian, tetapi saat recovery-nya tidak berjalan dengan baik. Tentunya kita melanjutkan recovery di daerah-daerah," pungkasnya (rls/red)

Alumni Lemhannas: Propam Perlu Periksa Oknum Polres Sidoarjo

By On September 16, 2018

GEMAJAKARTA, Jakarta - Dugaan maraknya kegiatan di tempat hiburan malam berkedok karaoke di D'Top dan X2, Jl. Taman Pinang, Sidoarjo, Jawa Timur yang viral di media-media online lokal maupun nasional telah menarik perhatian publik, termasuk tokoh pers di Jakarta.

Salah satunya adalah Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia. Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini mengatakan bahwa kondisi di tempat hiburan karaoke D'Top dan X2 yang diduga menjadi areal perilaku menyimpang berbentuk pornoaksi, berpakaian super seksi, mengumbar nafsu syahwat, dan sejenisnya itu tidak terlepas dari peran aparat hukum di wilayah tersebut.

"Kondisi tempat hiburan di cafe maupun karaoke yang salah guna sebagai tempat mesum seperti di Sidoarjo itu terkait erat dengan perilaku oknum aparat kepolisian di sana," ujar lulusan pascasarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University, Inggris itu melalui pesan WhatsApp messenger-nya kepada redaksi media ini, Minggu, 16 September 2018.

Lebih lanjut Wilson mengatakan bahwa dirinya bahkan melihat adanya indikasi kuat keterlibatan oknum aparat di jajaran Polres Sidoarjo yang mem-backup kegiatan semacam itu di tempat hiburan karaoke D'Top dan X2 tersebut.

"Bahkan ada indikasi kuat, oknum-oknum di jajaran kepolisian setempat berperan aktif sebagai centeng berbaju undang-undang ITE dan KUHP bagi tempat hiburan D'Top dan X2," imbuh penerima The Indonesian Best Executive dan Professional Award 2013 ini.

Alasannya, lanjut Wilson, polisi sangat tanggap dan cekatan dalam menangani masalah yang timbul atas perilaku mesum para penjaja birahi di tempat tersebut.
"Ketika ada wartawan Slamet Maulana dari media beritarakyat.com memberitakan fakta adanya kegiatan permesuman di D'Top dan X2, polisi serta-merta mengerahkan seluruh kemampuan mereka untuk menangkap dan memenjarakan wartawan dengan dalih melanggar UU ITE dan KUHP. Persoalan mesum di tempat itu tidak diusut. Hampir dipastikan ada angpao yang menyupal otak oknum polisi di sana sehingga pikirannya jadi bobrok dan terbolak-balik begitu," ujar alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad-21 itu menyesalkan.

Oleh karena itu, Wilson yang sempat dua kali datang ke Sidoarjo menghadiri sidang korban kriminalisasi wartawan Slamet Maulana alias Ade di PN Sidoarjo dalam kapasitasnya sebagai ahli pers mengatakan bahwa berdasarkan analisisnya atas rangkaian kasus pemberitaan acara mesum di D'Top dan X2 itu, Mabes Polri cq Divpropam Polri harus turun ke Sidoarjo, memeriksa para oknum polisi yang terindikasi terlibat dalam memperlancar operasional esek-esek di D'Top dan X2.

"Salah satu hal penting yang perlu dilakukan dalam membenahi dan menjaga Sidoarjo bebas pornoaksi dan perilaku mesum adalah membereskan oknum-oknum polisi di Sidoarjo. Jika terindikasi terlibat, oknum Kapolres dan jajaran di atasnya di Mapolda Jatim amat perlu diperiksa. Saran saya, masyarakat Sidoarjo, terutama para pimpinan ormas, tokoh masyarakat dan tokoh agama, budayawan dan pemerhati sosial harus bersatu, mendesak pemerintah daerah dan aparat kepolisian menindak tegas oknum anggotanya yang menjadi 'herdernya' para pengusaha esek-esek bertameng cafe dan karaoke di daerahnya," pungkas trainer jurnalistik bagi ribuan anggota TNI, Polri, guru dosen, PNS, mahasiswa, wartawan dan masyarakat umum mengakhiri. (HWL/Red)

Komisioner Panwascam Gunungsitoli Barat Gelar Pertemuan Terbatas Bersama Panwaslu Desa

By On September 14, 2018

GemaJakarta - Gunungsitoli, Dalam rangka pemilihan umum tahun 2019 mendatang, diantaranya pemilihan DPRD, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Gunungsitoli Barat, mengelar pertemuan terbatas bersama Panwaslu Desa, Jumat (14/09/18), yang bertempat dikantor Sekretariat jln.Lauru No 59 Kota Gunungsitoli, Sumut.

Pada pertemuan tersebut, Komisioner Panwascam menyampaikan sejumlah penekanan dan arahan yang berkaitan dengan tugas, kewajiban dan wewenang Panwaslu Desa.

Berdasarkan UU No 07 tahun 2017 tentang pemilihan umum secara spesifik telah mengatur mengenai tugas, kewajiban dan wewenang Panwaslu Desa/Kelurahan yang memiliki peranan penting dalam mengawasi setiap tahapan penyelenggaraan pemilu sebagaimana diatur dalam PKPU No 05 tahun 2018.

Dalam arahan Ketua Panwascam (Matia Gea, Amd), didampingi oleh komisioner bidang Penindakan Pelanggaran (Prediaro Zebua) dan Komisioner Divisi Pencegahan hubungan antar lembaga (Amenesi Zebua, SPd.K) dengan tegas menghimbau seluruh Panwaslu Desa agar menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan fungsi pengawasan diwilayah kerjanya.

Lebih lanjut Ketua Panwascam, mengatakan bila ada temuan atau laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran disetiap tahapan, agar mengedepankan koordinasi dan menuangkan dalam laporan hasil pengawasan (LHPP).

Dari pantauan Pewarta media ini, Pertemuan tersebut berjalan lancar, yang turut dihadiri oleh Kepala Sekretariat Panwascam (Sabaaro Gulo), Komisioner, staf pendukung serta seluruh Panwaslu Desa sekecamatan Gunungsitoli Barat. (AZB/RED)

Masyarakat Desa Ononamolo II Lot Apresiasi Kinerja Aluiziduhu Zebua

By On September 13, 2018


GEMAJAKARTA, Gunungsitoli - Dinilai punya kinerja baik dan transparan pada pelaksanaan anggaran dana desa yang bersumber dari APBN, masyarakat Desa Ononamolo II Lot, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli,  mengapresiasi dan mendukung kinerja Kepala Desa Aluiziduhu Zebua.

Seperti yang diungkapkan oleh tokoh masyarakat Prediaro Zebua, yang didampingi oleh sejumlah masyarakat kepada wartawan, kamis (13/09), menurutnya sejauh ini kinerja Kades cukup memuaskan yang ditandai dengan kedekatannya dengan warga masyarakat tanpa membeda-bedakan,  dan selalu tanggap yang menyangkut urusan warganya.

Ditanya soal pelaksanaan dan pengelolaan anggaran Dana Desa yang bersumber dari APBN, warga pun mengaku Kepala Desa sudah transparan yang dibuktikan dengan kades dan aparat desa selalu mengundang seluruh  masyarakat untuk diberikan penjelasan tentang besaran dana desa yang diterima beserta tujuan pengelolaannya.

Terpisah, Kepala Desa Ononamolo II Lot Aluiziduhu Zebua yang akrab dipanggil abang Ama Sofi itu, kepada wartawan mengatakan bahwa pihaknya dalam sistim pemerintahan ditingkat desa selalu mengdepankan azas transparansi serta menjunjung tinggi sepenuhnya janji sumpah jabatannya.

"bahwa pada pelaksanaan dan pengelolaan Dana Desa yang bersumber dari APBN itu, semua saya lakukan dengan transparan dan saya memberikan pengumuman anggaran melalui baliho yang ditempelkan dilokasi strategis agar masyarakat dapat mengikuti dan mengawal proses penggunaan Dana Desa ini"

Tambahnya, seperti diketahui ADD dan DD yang diterima pada tahun 2017 adalah sebesar Rp. 1.462.076.408, yang terlaksana adalah ADD sebesar Rp. 294.195.150 untuk pembayaran tunjangan/honor, DD yang terlaksana sebesar Rp. 479.079.200 yang disasarankan untuk pembangunan parit gendong dan pengadaan bahan pengaspalan.

Lanjutnya, anggaran yang dikeluarkan untuk pemberdayaan masyarakat adalah sebesar Rp. 20.688.700. serta untuk pembinaan kemasyarakatan adalah sebesar Rp. 58.079.800 total terealisasi pada tahun 2017 adalah sebesar Rp. 852.042.850, total silva adalah sebesar Rp. 610.033.558.

Jadi, walaupun demikian, segala sesuatu pembangunan didesa tidak terlepas dari dukungan semua pihak termasuk pengawasan pelaksanaannya. Beliau berharap agar pembangunan Desa kedepan ini tidak terlepas dari pengawasan masyarakat serta pihak lain yang turut berpartisipasi untuk memberikan masukan serta kritikan yang positif demi kemajuan Desa Ononamolo II lot khususnya dan Kota Gunungsitoli pada umumnya, tutupnya dengan raut wajah penuh harap (AZB/RED)