Berita Terbaru

Kategori

Langganan Berita

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kepala Bidang Kependudukan Kota Makassar Hajjah Meliana Layani Langsung Warga Terkait Pengambilan E-KTP

By On February 24, 2019

GEMA JAKARTA, MAKASSAR - Kepala Bidang Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Makassar tengah melayani warga masyarakat Kota Makassar dalam pelayanan pengambilan E-KTP Yang Sudah Selesai Dicetak, Minggu (24/2/2019).

Pantuan Media, tampak Kepala Bidang Kependudukan Kota Makassar Hajjah Meliana langsung turun tangan melayani warga masyarakat yang ingin mengambil E-KTP yang telah selesai dicetak.

"Masyarakat Kota Makassar merasa Senang atas pelayanan pengambilan E-KTP," kata Adi dan Mutiara Linda Safira.

Ia menyampaikan, bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar walaupun hari Sabtu dan Minggu tetap buka.


Mutiara juga berharap kepada Walikota Makassar dapat terus meningkatkan mutu pelayanan dan menambah loket perekaman E-KTP dengan cepat dan tepat.

"Masyarakat Makassar minta Walikota Makassar Ramadhan Pomanto agar setiap Stakeholder Kantor Kecamatan yang ada di Kota Makassar dapat di multifungsikan setiap Hari Sabtu dan Minggu agar tidak terjadi antrian panjang," pintanya

Sementara, ditempat sama Hajjah Meliana Mengatakan kami tetap melakukan pelayanan E-KTP Sabtu dan Minggu melakukan pelayanan E- KTP Sesuai Tupoksi.

"Kami Sebagai Pelayan Masyarakat merasa perlu melakukan pelayanan yang terbaik bagi Masyarakat Kota Makassar dan memberikan yang terbaik dalam melayani Masyarakat Kota Makassar," ungkap Hajjah Meliana kepada Wartawan M.Husain syukur Koran Perangi Korupsi (FJRI)

Sekda Kabupaten Sintang Pantau Proses Tahap 1 P3K di SMKN 1 Sintang

By On February 24, 2019

GEMA JAKARTA, KALBAR - Sebanyak 117 orang yang terdiri dari 98 tenaga pendidik atau guru dan 19 sebagai tenaga penyuluh pertanian, tengah mengikuti test seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap 1 tingkat Kabupaten Sintang.

Untuk memastikan kelancaran proses seleksi tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah,M.Si yang di damping Kepala BKPSDM Kabupaten Sintang Palentinus, Kadisdikbud Kabupaten Sintang Lindra Azmar dan Kepala Inspektorat Kabupaten Sintang Apolonaris Biong memantau langsung test yang berbasis komputerisasi itu di SMKN 1 Sintang, Sabtu (23/2/19) pagi.

Sekda Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah mengatakan kuota P3K yang diajukan untuk Kabupaten Sintang berjumlah 294 orang, namun dalam formasi yang di tetapkan oleh Kemenpan RB RI hanya 224 orang saja dan yang mendaftar sampai batas waktu yang telah di tetapkan berjumlah 117 orang yang terdiri dari 98 tenaga pendidik atau guru dan 19 orang tenaga penyuluh pertanian.


“Yang mengikuti test ini memang yang sudah memenuhi syarat, kalau tidak memenuhi syarat tidak bisa ikut test, karena memang P3K ini pun syaratnya sama dengan CPNS yakni harus S1 atau sarjana dan pesertanya pun yang sudah terdaftar di database BKN RI, kalau di luar itu kami belum tau, yang jelas mereka ini sudah memenuhi syarat test ini,” kata Sekda.

Untuk proses test tersebut, jelas Yosepha, di lakukan dua kategori yakni test tertulis dan test wawancara. Test tertulis sendiri sebanyak 120 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 100 menit. Sementara test wawancara dimana para peserta harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sudah di siapkan dalam system komputerisasi tersebut.

“Hari ini ada dua sesi ya, sesi pertama ini sebanyak 60 orang, 57 untuk sesi kedua, semua proses test tersebut menggunakan sistem komputer sama seperti CPNS kemarin, mudah-mudahan semuanya bisa lulus ya di p3k ini,” ungkap Yosepha.

Yosepha menambahkan jika lulus seleksi P3K ini dalam proses kerjanya peserta yang di nyatakan lulus nanti jika sudah bekerja untuk hak dan kewajibannya sama dengan ASN, hanya saja P3K ini tidak menerima hak pensiun dan untuk perlakuan lainnya seperti apa hal tersebut masih menunggu aturan lebih lanjut dari Kemenpan RB RI.

Sementara itu Kadisdikbud Kabupaten Sintang Lindra Azmar mengatakan peserta yang mengikuti test seleksi tahap 1 P3K ini merupakan peserta Kategori 2 atau K2 yang 2013 lalu tidak lulus tapi sudah terdaftar di database BKN RI pusat.

“untuk tenaga pendidik atau guru yang kemarin mendaftar ada 101, tapi yang memenuhi syarat administrasi 98 orang, yang 3 orang tidak memenuhi syarat administrasi,” kata lindra.

Terkait penempatan para tenaga pendidik yang nanti lulus dalam mengikuti test P3K ini, Lindra menjelaskan bahwa akan diupayakan dikembalikan ke daerah asalnya sesuai dengan pilihan para peserta sebelumnya, terlebih memang untuk honor K2 ini juga tenaga guru yang di butuhkan oleh sekolah di mana tempat mereka mengajar sebelumnnya.

"Kita berharap teman-teman yang ikut p3k ini lulus semualah, walaupun ada passing gradenya, karena formasi yang sudah di tentukan pusat yakni 225 orang untuk sintang, hanya 117 orang yang daftar, jadi ini kesempatan merekalah," tutup lindra. (FJRI/Sg)

Bupati Sintang dr. Jarot Kunjungan Kerja Ke Kupan Jaya

By On February 24, 2019

KALBAR - Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M.Med.PH, tengah melakukan kunjungan kerja ke Desa Kupan Jaya. Kecamatan Tempunak Sintang, Sabtu (23/02/2019). Perjalanan yang cukup panjang ditempuh oleh Bupati Sintang dan rombongannya.

Beberapa titik jalan menuju bagian hulu Kecamatan Tempunak pun menyebabkan mobil rombongan amblas. Hal itu tak menyurutkan orang nomor satu di Sintang itu untuk mendatangi rakyatnya.

Meski awalnya direncanakan akan menutup turnamen sepak bola Kupan Jaya Cup 2019, namun Bupati dan rombongan tidak dapat menunggu hingga selesai pertandingan final dikarenakan cuaca yang kurang bersahabat dan kondisi jalan yang kurang baik. Sehingga jadwal kunjungan dipercepat.


"Inikan salah satu bentuk pelaksanaan program desa yang dicanangkan Bapak Presiden, pengembangan sarana olah raga desa," kata dr. Jarot.

"Selain itu pembuatan embung, pembentukan BUMDes dan pemilihan produk unggulan desanya, itu kata pak kadesnya sedang dalam proses," lanjutnya.

Lapangan sepak bola yang sudah dilengkapi dengan podium semi permanen dan pagar kayu di Desa Kupan Jaya terlihat ramai sore itu. Ribuan warga dari berbagai desa sekitar tampak memadati pinggir lapangan.

Begitu juga warung-warung warga tampak ramai pengunjung. Roda ekonomi berputar cepat, saat ada kehidupan di sarana olahraga.

Banyak ragam sayur-mayur diperjual belikan di sekitar area lapangan. Sebagian warga juga menjajakan buah-buahan hutan. Bupati Sintang tampak menikmati aneka ragam buah hutan yang disajikan warganya.

"Ini ada pekawai, sejenis durian. Ada buah Embak, seperti manggis. Ada buah Perut Kelik, seperti rambutan kecil, sebesar jari kelingking," kata dr. Jarot.

"Hutan kita memberi sangat banyak hasil bumi, bisa langsung kita nikmati setiap waktu," tambahnya.

Sebagai salah seorang penggemar olahraga sepak bola, Bupati Sintang tampak sangat menikmati pertandingan final tersebut. Laga final ini mempertemukan tim dari Desa Pulau Jaya Pulau Seperanduk Kecamatan Tempunak melawan tim SP2 Solam Raya Kecamatan Sungai Tebelian.

Disela-sela kunjungan tersebut, Bupati Sintang menyempatkan diri meresmikan salah satu warung kopi milik warga. Beliau menyebut inilah bentuk perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan pinggir Sintang.

"Saat ini di Kupan Jaya prioritas pembangunan kita itu soal ketersediaan listrik, sinyal dan jalan," ungkap dr. Jarot dalam wawancara dengan awak media.

Beliau mengilustrasikan bahwa saat ini karna kebutuhan konektivitas daerah bukan lagi tentang jalan antar wilayah tapi juga koneksi komunikasi, maka kebutuhan masyarakat untuk sinyal menjadi tinggi. Adanya handphone menjadikan kebutuhan untuk listrik murah sangat mendesak.

“kita sudah bicara dengan pihak PLN Rayon Sintang, yah kita tunggulah tindaklanjutnya,” ungkap dr. Jarot.

“Soal jalan, ini kita bawa perwakilan dari dinas terkait untuk mengecek langsung, nantinya kita harap dapat perhatianlah, jalan kita ni,” tambahnya.

Anggota DPRD Provinsi KalBar, Krisantus menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk mengajak masyarakat berkumpul dan memanfaatkan fasilitas desa.

“Kami sangat mendukung perkembangan yang terjadi di daerah-daerah kita khususnya seperti di Kupan Jaya ini,” kata Kris.

“Sebagai wakil rakyat, kami berusaha semampu kami untuk memfasilitasi pembangunan ini, baik itu melalui dialog dengan masyarakat, kita bantu mencarikan solusi dari permasalahan yang terjadi,” tambahnya.

"Untuk tahun ini ada 65 tim yang ikut serta dalam turnamen tuk," kata Conatus,S.Sos selaku kepala Desa Kupan Jaya.

"Tim-tim yang berpartisipasi datang dari berbagai desa di Kecamatan Tempunak, bahkan ada tim dari Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sekadau," pungkasnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Camat Tempunak, Paulinus. Kasat Pol PP, Martin Nandung dan tampak pula perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang serta sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. (FJRI/Sg).

Dua Jalan Desa di Kecamatan Cengal Kayu Agung Rusak Parah, Ini Harapan Warga

By On February 24, 2019

GEMA JAKARTA, PALEMBANG - Rusaknya jalan Desa Balam menuju Desa Sungai Jeruju Kecamatan Cengal Kayu Agung, dikeluhkan warga masyarakat sekitar. Pasalnya jalan tersebut sering dilalui pengendara roda dua maupun roda empat yang merupakan jalan satu-satunya menuju Palembang.

Kepada media ini, salah satu warga meminta dan memohon kepada Pemerintah Kabupaten Kayu Agung, Provinsi Sumatera Selatan yakni Gubernur Sumsel beserta Wakil Gubernur maupun seluruh pejabat instansi terkait agar bisa melihat langsung kondisi jalan desa tersebut.

"Kami warga Balam dan warga desa sungai Jeruju, memohon kepada Gubernur Sumatera Selatan yang kami cintai dan kami banggakan yaitu H. Hermanderu agar bisa turun melihat nasib jalan kami yang melebihi kubangan kerbau," ungkap warga.


Beberapa warga Desa Balam dan juga warga Desa Sungai Jeruju sepertinya sangat mengharapkan agar jalan satu-satunya penghubung Desa Sungai Jeruju menuju Balam untuk bisa dioerbaiki dan juga berharap untuk memantau pembangunan di desa Sungai Jeruju dan Desa Balam.

Dalam rilis yang diterima Redaksi, melalui pesan WhatsApp, Sabtu (23/2/2019). Tampak terlihat sebuah kendaraan roda empat yang terkena lumpur atau terblok saat melintasi jalan yang tengah rusak parah seperti kubangan.

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap melalui media ini bisa sampai kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan hingga Pemerintah Republik Indonesia yakni Bapak Presiden RI, "Siapa tahu jalan tersebut bisa dibangun sesuai yang kami harapkan," pungkasnya kepada media ini. (FJRI/MUL)

Bupati Sintang Jarot Winarno Hadiri Cap Go Meh di Terminal Induk Sungai Durian Sintang

By On February 20, 2019

Gema Jakarta, SINTANG - Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno tengah membuka acara perayaan Cap Go Meh 2570 Imlek tahun 2019 di terminal Induk Sungai Durian, Kota Senentang, Selasa (19/2/2019) malam.

Selain dihadiri Ribuan warga Masyarakat Kota Senantang, hadir pula Kasrem 121 Alam Bana Wana Wae, Anggota DPRD kalbar H. Lutfi Adi, Dandim 1205 Sintang, Wakapolres, Anggota DPRD sintang Hermanto Aci, Forkopimda, OPD, Tokoh Masyarakat, Pengurus MABT Kab Sintang juga para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sintang Jarot menyampaikan, bahwa perayaan Cap Go Meh ini merupakan hari terakhir perayaan imlek, dan saya sangat bangga dengan persatuan dan kesatuan masyarakat dalam menjalin persaudaraan di Kota Senentang ini, yang nyata selalu kita rasakan.


"Malam ini saya bisa melihat secara langsung dan merasakan perayaan Cap Go Meh ini tidak saja hanya dinikmati masyarakat Tionghoa, namun juga komponen bangsa yang ada di Kabupaten Sintang, dan ini harus kita akui bahwa perbedaan, keragaman itu sesuatu yang indah dan itu bukanlah masalah apabila kita saling menghargai, saling menghormati, dan kita memperkuat persatua kesatuan kita, ini merupakan modal sosial kita untuk membangun dan buat apa merdeka kalau tidak bersatu," ungkap Bupati Sintang.

Bupati Sintang juga menjelaskan, bahwa kita juga harus menyadari pemerintaj telah memberikan kebebasan seluasnya kepada masyarakat untuk merayakan hari besar keagamaannya, hari besar budayanya dengan dicabutnya Inpres nomor 167 dan tidak dikeluarkannya Inpres tahun 2000 mengenai kebebasan ini dan ini diberlakukan kepada semua komponen bangsa yang ada di Indonesia.

"Bahwa masyarakat Tionghoa juga sama dengan kita saudara-saudara kita juga, sama sungainya diminum, sama buminya dipijak, sama aturannya, sama tulang,  sama darahnya merah putih, jadi itulah yang memaknai bahwa kita ini bangsa Indonesia,  dalam rangka merajut kesatuan dan persatuan," bebernya.


H. Jarot juga menambahkan, karena sejak Indonesia lahir dan sebelum merdeka kita sama-sama mengisi kemerdekaan ini, sehingga semua komponen bangsa juga mempunyai andil yang sama, untuk menjaga, mengisi kemerdekaan tanah air kita Indonesia yang kita cintai ini.

Ditempat sama Ketua Panitia Pelaksana Perayaan Cap Go Meh Appin mengatakan, bahwa perayaan Cap Go Meh yang dirayakan ini merupakan kegiatan rutin tahunan masyarakat Tionghoa, guna merajut persatuan dan kebersamaan kita sebagai masyarakat Indonesia di Kabupaten Sintang.

"Pada tahun 2019 ini kita membawa tema Keberagaman Merajut Persatuan dan Persaudaraan, Suku, Agama dan Budaya kita yang ada di Kabupaten Sintang," ujarnya.


Dikatakannya, pada perayaan Cap Go Meg 2570 Imlek / 2019 M yang dilaksanakan di Terminal Induk Sungai Durian tadi malam yang secara langsung dihadiri dan dibuka oleh Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno tersebut cukup meriah.

"Diwarnai hiburan para penyanyi dari Jakarta, kembang api, serta ditandai dengan penyerahan secara simbolis bantuan 1 persil tanah seluas 739 M2 dan Dana Sebesar 100 juta dari Pemerintah Kabupaten Sintang kepada Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) kab Sintang," pungkasnya. (fjri/sg)

Hadiri Istighotsah Kubro dan Haul Shohibul Ijazah di Suak Labu, Ini Pesan Amir Sakib

By On February 20, 2019

Gema Jakarta, KUALA TUNGKAL - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat  Drs.H. Amir Sakib hadiri acara istighotsah kubro ke-XIX dan Haul Shohibul ijazah Ke-XIII Majelis Taklim Syamsida al-ihsan di Desa Suak Labu, Kecamatan Kuala Betara, Selasa (19/02)

Wabup Amir  Sakib dalam sambutannya menyampaikan kepada masyarakat Desa Suak Labu, bahwa istighotsah dalam rangka berdoa dan memuji kebesaran Allah Swt.

"Bersama para ulama mari kita bermunajat kepada Allah Swt, untuk menjaga ummat, daerah, bangsa dan negara jauh dari malapetaka," ujar Wabup Amir Sakib.

Selain itu, Wabup menyampaikan, atas nama pribadi dan Pemerintahan Kabupaten Tanjab Barat menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Istighotsah Kubro dan Haul Shohibul Ijazah.

"Dengan mengadakan istighotsah ini semoga apa yang kita cita-citakan dan kita pinta dikabulkan oleh Allah Swt," tambah Wabup.

Sebelum mengakhiri sambutan Wabup berharap melalui momentum pelaksanaan istighotsah berdoa kepada Allah dan memohon perlindungan karena saat ini tengah menghadapi tantangan-tantangan Attahadiyyat, baik tahhadiyyat haridiyah (tantangan dari luar) serta tahhadiyyat dakhiliyyah (tantangan dari dalam).

"Mari kita memohon perlindungannya karena kita tengah menghadapi tantangan dari luar berupa pengaruh global yang menyangkut politik, ekonomi serta tantangan dari dalam yaitu kelompok-kelompok yang ingin merusak," kata Wabup.

Selanjutnya, acara Istighotsah diisi dengan ceramah  yang disampaikan oleh abah Abdul Bashir.

Turut hadir dalam acara istighotsah dan haul shohibul Anggota DPRD Tanjabbar, Camat Kuala Betara, Kades Suak Labu, Ketua Nahdatul Ulama Tanjabbar, serta para alim ulama, tuan guru, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya. (fjri/rt)

Bupati Tanjung Jabung Barat Buka Rapat Forum Perangkat Daerah

By On February 19, 2019

Gema Jakarta, KUALATUNGKAL -  Setelah selesai pelaksanaan Musrenbang dilakukan di semua Kabupaten/Desa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dilakukan rapat koordinasi teknik pembangunan.

Kegiatan yang dilangsungkan di Aula Bappeda Tanjab Barat, dihadiri langsung oleh Bupati, DR Ir H Safrial MS sekaligus membuka Rapat Forum Perangkat Daerah.

Pada kesempatan ini Bupati mengatakan agar semua OPD dan Pimpinan di Daerah,  pendekatan partisipatif, forum OPD sebagai wadah untuk melakukan sinergitas antara usulan kegiatan yang bersifat spasial dan sektoral.

Hal ini disampaikan Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir H. Safrial MS membuka rapat koordinasi teknik pembangunan sekaligus membuka secara resmi Forum Perangkat Daerah yang digelar di Aula Kantor Bappeda. Selasa (19/2).

Bupati menjelaskan, Forum perangkat Daerah ini merupakan salah satu tahap lanjutan dari rangkaian penyusunan rancangan rencana kerja dan RKPD Tanjung Jabung Barat. Sebelumnya juga telah dilakukan musrenbang desa/kelurahan dan kecamatan dengab berbasis E-Planning.

Menurutnya forum perangkat daerah ini merupakan wahana antara pihak-pihak yang menerima dampak dari progran serta kegiatan OPD sebagai bentuk perwujudan pendekatan partisipatif perencanaan pembangunan daerah.

"Selain itu forum OPD ini juga untuk mempertajam indikator serta target program dan kegiatan OPD," ujar Bupati.

Dihadapan peserta rapat yang dihadiri oleh anggota dewan, Asisten Administrasi Umum dan Kesra, Kepala Bapeda dan Kepala OPD lainnya, Bupati menegaskan, pelaksanaan forum OPD ini harus menggunakan pendekatan partisipatif dan pendekatan teknokratis.

Bupati berharap dengan pendekatan partisipatif dapat menjadikan forum OPD ini sebagai wadah untuk melakukan sinergitas antara usulan kegiatan yang bersifat spasial dan sektoral.

Sedangkan melalui pendekatan teknokratis Bupati berharap lebih fokus pada data dan ukuran pencapaian teknis yang dikembangkan OPD.

"Kepada seluruh OPD untuk menyempurnakan rencana kerja agar lebih mengakomodir program dan kegiatan kecamatan, desa dan kelurahan," ujar bupati mengingatkan.

Sementara itu kepada Camat, bupati berharap agar dapat mendengar langsung arah kebijakan program dan kegiatan OPD serta memberikan masukan dan usulan kegiatan untuk mengatasi persoalan yang ada di wilayah kecamatannya. (fjri/rita)