Berita Terbaru

Kategori

Langganan Berita

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ditangkap KPK, Berikut Profil Irwandi Yusuf Gubernur Aceh

By On July 04, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, ACEH - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf diterbangkan ke Jakarta pada Rabu (4/7) setelah terciduk dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (3/7).

Melalui keterangan kepada wartawan, Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, mengatakan Irwandi diduga terlibat dalam kejanggalan proses penganggaran APBD Provinsi Aceh.

"Sejauh ini yang bisa disampaikan dugaan transaksi terkait dengan proses penganggaran antara provinsi dan kabupaten," kata Febri.

Sebagaimana diketahui, drh.H.Irwandi Yusuf, M.Sc (57) adalah Gubernur Aceh periode 2007 – 2012 dan 2017 hingga sekarang yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA) tahun 2017 hingga sekarang.

Pria kelahiran Bireun, Aceh, 2 Agustus 1960 ini pernah merintis berdirinya Lembaga Swadaya Fauna dan Flora International pada 1999-2001, dan pernah bekerja di Palang Merah International (ICRC) tahun 2000.

Selain sebagai senior Perwakilan GAM (TNA) untuk misi pemantau Aceh (AMM), ia juga masuk Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan dipercaya menduduki posisi Staf Khusus Komando Pusat Tentara GAM tahun 1998-2001.

Kemudian pada awal tahun 2009, lantaran keterlibatan dirinya sebagai Staf Khusus Komando Pusat Tentara GAM membuat ia berurusan dengan aparat keamanan Indonesia dan ditangkap pada awal 2003. Ia divonis 9 tahun dalam kasus Makar.

Dalam catatan Wikipedia, Irwandi Yusuf memiliki puluhan penghargaan yang diterimanya sejak tahun 2007 – 2012, diantaranya adalah, penghargaan dari Ulama Dayah atas kepeduliannya kepada Pendidikan dayah di Aceh. (red)

Dinas Kominfo Bersama PPWI Aceh Tamiang Gelar Pelatihan Jurnalistik Warga

By On May 15, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, ACEH TAMIANG - Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi  Aceh, bekerjasama dengan PPWI Aceh Tamiang menggelar pelatihan jurnalistik warga bagi ASN di lingkungan Pemkab Aceh Tamiang, bertempat di aula serbaguna Hotel Arya, Karang Baru, Selasa (15/5/2018).

Acara yang dirangkai sekaligus dengan Lauching Web Server Mandiri Pemkab Aceh Tamiang ini dihadiri oleh 43 orang peserta dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dan beberapa anggota PPWI.

Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, SH, MKn, berkenan hadir dan membuka acara  itu, didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo. Acara pembukaan dan launching web server mandiri ditandai dengan penekanan tombol panel server sebagai pertanda acara dimulai.

Dalam sambutanya, Bupati memberikan apresiasi kepada Kominfo karena dengan adanya pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan menulis dan mempublikasikan segala informasi para peserta yang akan menjadi pelaksana lapangan di SKPK masing-masing di lingkungan pemerintah kabupaten yang dipimpinnya.

"Saya sangat menghargai dan mengapresiasi terobosan Pak Kadis Kominfo ini. Sebab, program web server mandiri dan penyiapan ASN untuk mengelola informasi di SKPK masing-masing akan memangkas pengeluaran Pemkab untuk membayar biaya sewa internet di kantor-kantor kita. Kita bisa memangkas uang negara milyaran rupiah," ujar Bupati Mursil.

Kominfo Aceh Tamiang, lanjut Mursil, sudah memasang serat optik dalam tanah tapi belum digunakan. "Dengan adanya pelatihan ini, saya berharap kepada Kadis Kominfo agar dapat menghidupkan/memakai serat optik di dalam tanah itu agar dapat digunakan di setiap SKPK di Tamiang, jadi bisa memangkas biaya pembayaran internet karena sudah tersedia internet dari Kominfo tersebut," pungkas Mursil, yang baru menjabat 4 bulan lebih sebagai Bupati Aceh Tamiang, hasil pilkada serentak 2016 lalu.

Ketua PPWI Nasional, Wilson Lalengke, dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini digelar untuk menumbuhkan rasa suka dan cinta para peserta dalam menulis dan memberitakan hal-hal aktual di lingkungan atau SKPK masing-masing.

"Pelatihan jurnalistik warga ini bertujuan agar setiap peserta dapat membuat karya jurnalistik berdasarkan hasil liputan di lingkungan kerja sehari-hari di kantor masing-masing. Melalui pemberitaan ala jurnalime warga ini penting agar masyarakat mengetahui apa saja kegiatan para pegawai pemerintah selama bertugas," kata Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Di kesempatan yang sama, Mung Pujanako, salah satu nara sumber pelatihan mengatakan bahwa peserta pelatihan sebaiknya selalu bersemangat dalam menulis berita. "Dalam menulis berita kita harus bersemangat dan cepat serta berdasarkan fakta, agar informasi cepat pula tampil ke masyarakat," ujar Mung Pujanako yang merupakan dosen komunikasi dan publikasi di Universitas Jayabaya, Jakarta itu. (rls/lhk)

Senator Asal Aceh Fachrul Razi Tetap Memperjuangkan Tanah Wakaf Baitul Al Asyi

By On March 18, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, BIREUEN- Senator DPD RI Asal Aceh Fachrul Razi, terus berupaya menghadang BPKH yang berkeinginan untuk merebut tanah wakaf Baitul Al Asyi, yang bernama Habib Abdurrahman Bin Alwi Al Habsyi, yang terletak dekat masjidil Haram di negara kerajaan arab saudi, (Mekah).

Hal itu dikatakan senator Fachrul Razi saat melakukan silahturrahmi dengan keluarga Habib Bugak di Provinsi Aceh, Kabupaten Bireuen, Kecamatan Gandapura, Sabtu, (17/3/2018) sore, dan di kediaman keluarga besar Habib Abdurrahman Bin Alwi Al Habsyi, (Habib Bugak) minggu.(18/3/2018).

“Sementara itu dalam Silsilah dan keturunan Habib Bugak Al Asyi yang bernama Habib Abdurrahman Bin Alwi Al Habsyi masih ada di Aceh, oleh karena itu negara harus mengakui eksitensi keberadaan mereka baik secara kombensasi ekonomi maupun secara pengakuan hukum yang jelas,” sebut senator DPD RI asal Aceh Fakhrul Razi.

Terkait tanah wakaf tersebut Senator Aceh Fachrul Razi saat di wawancarai Media ini, mengatakan, negara harus memberikan penghargaan kepada keluarga Habib Bugak, selain itu Senator juga merasa prihatin dengan kondisi makam yang sampai saat ini tidak terurus dengan baik, “maka sangat aneh dan mimpi BKPH yang terus berkeinginan untuk merebut Tanah wakaf tersebut, lebih baik BKPH mengurus yang ada dulu jangan terus bermimpi,” sebutnya, 

Lanjut Fachrul Razi, apa lagi jika kita lihat jalan menuju ke makam Habib Bugak,  juga tampak tidak efisien untuk dilalui. Apalagi untuk seorang Habib yang sudah memberikan Rp 7,5 triliun dimasa dulu kepada dunia dan terhadap umat Islam khususnya Aceh.

Lebih jauh senator asal Aceh ini mengatakan, untuk itu BPKH jangan berpikir, mimpi untuk merebut investasi yang sudah sejak lama diwakafkan Habib Bugak dari sebelum Indonesia merdeka. “Saya akan terus berjuang mengangkat harkat dan martabat Aceh beserta keluarga Habib Bugak dan hal tersebut harus diakui oleh hukum dan Negara,” tegasnya

Senator Fachrul Razi akan terus berjuang untuk menghadang pemerintah pusat, untuk mencari cara, mencari celah melakukan upaya dalam hal mengelola Baitul Asyi oleh yang sebenarnya bukan hak pemerintah pusat, karena kalau itu dilakukan dan dikelola maka hasilnya tidak lagi dirasakan oleh rakyat Aceh. “Saya  juga mohon dukugan dari masyarakat Aceh untuk memperjuangkan hak rakyat Aceh, keluarga Habib Bugak yang masih ada di Aceh," tuturnya.

Menurut Fahrul Razi, cara itu keluar dari lafas wakaf dari Habib Bugak dan hal tersebut tertulis dalam surat sah dan bukti masih disimpan oleh pihak keluarga Habib Bugak berupa surat Asli dari Habib Bugak, “dan itu harus dijadikan sejarah yang tidak boleh terlupakan oleh bangsa Aceh dan rakyat Indonesia dan itu harus masuk dalam lebaran sejarah," bebernya, 

“Saya akan terus menfasilitasi dan melakukan advokasi kepada pihak keluarga untuk terus melakukan upaya-upaya secara hukum mau pun secara aturan yang saat ini tidak didapatkan oleh keluarga Habib Bugak," pungkas, senator DPD RI asal Aceh Fachrul Razi (MS)

Ketum PPWI Wilson Ajak Pengurus dan Anggota Persiapkan Generasi Muda Ikuti Seleksi Magang Jepang

By On February 17, 2018

NEWSGEMJAKARTA.COM,  JAKARTA – Ketua Umum PPWI Nasional Wilson Lalengke ajak para anggota dan juga Pengurus PPWI di pelbagai wilayah maupun Daerah di seluruh Indonesia, untuk mempersiapkan para generasi muda ikuti seleksi magang ke Jepang.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional, Wilson Lalengke, melalui pesan Broadcast kepada Redaksi GemaMedia Network, Jumat (16/2/2018). Dikatakanya, bahwa setiap tahun Kementerian Ketenagakerjaan RI menyelenggarakan program  pengiriman siswa magang ke jepang bekerjasama dengan IM Japan.

“Sebuah Institusi resmi Pemerintah Jepang yang bertugas merekrut tenaga magang (belajar bekerja) di Jepang dari berbagai negara di Asia. Setiap tahun, tidak kurang dari 3000-an anak-anak muda Indonesia dikirm untuk belajar bekerja di berbagai perusahaan dan instansi di Jepang." ujarnya kepada Redaksi

Wilson juga menyerukan kepada generasi muda untuk mempersiapkan diri serta siap membantu memberikan pelatihan guna menghadapi seleksi magang ke Jepang sebagaimana surat dari Dinas Tenaga kerja Aceh (juga Provinsi lainnya) sehingga para generasi muda dapat lulus dalam mengikut seleksi magang ke Jepang.

Sebagaimana diketahui, dengan merujuk surat edaran Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh Nomor 563/638, tertanggal 12 Februari 2018 tentang Seleksi Calon Siswa Magang Jepang yang akan dilaksanakan pada tanggal 26-30 Maret 2018 di Banda Aceh.

Adapun materi seleksi, menurut Wilson, seperti yang sudah sering PPWI sebarluaskan informasinya selama ini, yakni ujian meliputi Matematika Dasar, Kesamptaan, Ketahanan Fisik juga wawancara.

"Untuk ujian Matematika Dasar ada 20 soal dalam 15 menit dan/atau bentuk soal meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, penambahan bilangan pecahan, pengurangan bilangan pecahan, perkalian bilangan pecahan, nilai rata-rata, nilai tengah, besaran sudut, luas segi empat, keliling segi empat, luas segitiga, luas lingkaran, keliling lingkaran, isi balok, dan soal-soal cerita," kata Wilson.

Sementara untuk ujian Kesamaptaan meliputi usia 18 s/d 26 tahun untuk lulusan SMK dan 19 s/d 26 tahun untuk lulusan SMA/umum, tinggi badan 160 cm lelaki, 155 perempuan, berat badan minimal 50 kg lelaki, 45 perempuan, tidak bertato/bekas tato, tidak tindik telinga bagi laki-laki, tidak ada bekas patah tulang, tidak ada bekas operasi, tidak berkacamata, gigi berlubang/tambal/palsu maksimal 3 buah, tidak tuli, tidak penyakit kulit, tidak kaki samper (bentuk O atau X), tidak berpenyakit dalam (surat keterangan dokter).

"Ujian Ketahanan Fisik juga tidak terlalu rumit, hanya mengikuti ujian lari dengan jarak 3 KM dalam 15 menit, Push-Up 35 kali dan Sit-Up 25 kali," jelas Wilson.

Sedangkan, berkenaan dengan ujian Wawancara, tambah Wilson, meliputi tentang  latar belakang peserta seleksi, tujuan mengikuti magang, rencana hidup setelah kembali dari magang, persiapan latihan yang sudah diikuti, nama LPK yang membina selama ini, dan lain-lain (sesuai keinginan penguji).

"PPWI Nasional bekerjasama dengan LPK Gambatte Kenshu merekomendasikan kepada teman-teman PPWI di seluruh daerah agar mengambil peran dalam membantu mendorong keberhasilan para generasi muda meraih kemenangan dalam proses seleksi magang Jepang yang dilaksanakan di setiap provinsi, seleksi nasional, maupun yang dilaksanakan di beberapa institusi swasta (pesantren, LPK, sekolah, dan lainnya)," tegas Wilson.

Bukan hanya itu lanjutnya, PPWI juga menyediakan 'Materi Ajar dan Silabus' sebagai bahan pelatihan yang juga sekaligus sebagai instrumen prediksi kelulusan ujian. Materi dan Silabus didasarkan kepada materi yang diujikan pada seleksi calon siswa magang Jepang tersebut.

"Ayooo kawan-kawan PPWI seluruh Indonesia, bergeraklah bantu pemerintah dan masyarakat di wilayah kawan-kawan dalam menyelesaikan salah satu persoalan krusial bangsa yang meliputi rendahnya daya saing SDM bangsa hingga tidak dapat terserap oleh lapangan kerja dunia yang tersedia," ajak Wilson.

Dalam broadcast terakhirnya, Wilson Lalengke juga menyampaikan, jika ada yang berminat silahkan kontak PPWI Nasional untuk informasi lebih lanjut tentang program pelatihan penyiapan peserta seleksi siswa magang Jepang tahun 2018.

"Persyaratan administratif dan jadwal seleksi di berbagai tempat dan provinsi sepanjang 2018 dapat dilihat di www.pemagangan.com, atau dapat juga menghubungi langsung ke PPWI - Gambatte, Wilson (081371549165) atau Asriel (082343322211)," tutup Wilson. [JML/Her/Red]

LSM Panglima Dalam Waktu Dekat Akan Gelar Tausiyah Akbar di Banda Aceh

By On October 20, 2017

Ketua PPWI Prov Aceh Bersama Panglima Yatim Rafiq (Kanan) Foto : Sumber PPWI Media Group
NEWSGEMAJAKARTA.COM, Banda Aceh – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Panglima Yatim dalam waktu dekat insya allah akan mengadakan Tausiyah Akbar di Banda Aceh, Hal tersebut diungkap oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Panglima Yatim Rafiq.

Dikatakan Rafiq, dengan Tausiyah akbar tersebut tentunya sebagai rangkaian konsolidasi multi pihak terhadapa penyelamatan bangsa dan Negara dari bahaya narkoba serta radikalisme, Panglima yatim Rafiq juga menghimbau dan mengajak paa pihak agar dapat menyatukan visi dan misi dengan bersatu padu untuk melawannya.

“Ancaman narkoba dan radikalisme sudah berdampak luas yang dapat mengancam pertahanan dan juga kemanan Negara sangatlah diperlukan,” Ungkap Panglima Yatim Rafiq dalam releas yang diterima Redaksi Gema Jakarta, Jumat (20/10/2017).

Lebih jauh, Rafiq menjelaskan, sinergitas fungsi dan peranan TNI-POLRI dan para pihak dalam menyatukan visi dan misi untuk menyelamatkan bangsa dari bahaya narkoba dan radikalisme yeng dapat mengancam pertahanan dan kemanan Negara sangatlah diperlukan.

“Oleh karenanya Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Panglima, Insya Allah dalam waktu dekat akan adakan kegiatan Tausiah Akbar di Banda Aceh yang akan mengundang Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNN Pusat dan para pihak terkait. Kami sangat mengaharapkan dukungan para pihak agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan sempurna,” Ujarnya.

Dalam rangkaian wacana kegiatan tersebut, Rektor Unsyiah, Prof.Dr.Ir Samsul Rizal,Meng, yang juga Ketua PPWI Provinsi Aceh menyambut positif dan meromendasikan kegiatan tersebut saat pertemuan diruang kerjanya Jumat pagi (20/10), beliau akan mendukung dan memberikan fasilitas tempat agar diadakan di gedung AAC Dayan Dawood, Unsyiah.(PYR).

KPM Honda Rimo Aceh Singkil, Lagi-lagi Berbuat Aksi

By On October 08, 2017

KPM Honda Rimo Adakan Aksi Safety Riding Training, Sabtu (7/10/2017).
Aceh, Gema Jakarta - PT.Kurnia Putra Mandiri (KPM) Honda Rimo, tidak hanya peduli atas kegiatan religius maupun melestarikan kebudayaan lokal, serta berbagi kasih santunan, namun kali ini pihaknya mengadakan aksi Safety Riding Training yang dihelat di PT.PLB Astra, Aceh. Sabtu (7/10/2017).

Aksi kali ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen Honda terhadap keselamatan berkendaraan dan tanggung jawab sosial, PT.Karunia Putra Mandiri (KPM) Honda Rimo.

Melalui kegiatan ini, PT.Kurnia Putra (KPM) Honda Rimo ingin memberikan pengenalan kepada para peserta Safety Riding Training mengenai teknik mengendarai sepeda motor yang benar, aman dan selamat.


Demikian ungkap Adhifatra Agussalim, selaku EO Head PT.Kurnia Putra Mandiri (KPM) Honda Rimo, dalam reles yang diterima Redaksi Media Gema Jakarta, Sabtu (7/10/2017).

Dikatakan Adhifatra Agussalim, dalam kegiatan training tersebut dibawakan oleh Iskandar dan Gerhat Estomihi Turnip sebagai Honda Safety Riding Instructor, dengan memandu peserta sebanyak 40 peserta dari beberapa afdeling PLB Astra Kab.Aceh Singkil.

Adapun penyampaian teori mengenai Safety Riding yakni pembahasan tentang penguasaan dalan berkendara, posisi berkendara, sistem pengereman (breaking system), Slalom Course, Papan Keseimbangan (Narrow Plank), dan juga posisi saat menikung.

Kemudian, para peserta diajak langsung untuk melakukan sesi praktek di Pelataran Kantor PLB Astra, untuk mengakomodir kebutuhan para peserta training, hingga disiapkan 4 unit sepeda motor honda terdiri dari CBR150R, CB150SE, GTR150 dan Sonic150, 1 Unit Honda Riding Trainer (HRT) sebagai simulator berkendara dan perangkat keselamatan berkendara seperti Helm, Decker dan sarung tangan.

"Kegiatan Safety Riding Training yang diselenggarakan ini bertujuan untuk memberikan edukasi demi keselamatan dijalan dan diarea pekerjaan. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat bermanfaat tidak hanya untuk para peserta, melainkan semua pengguna sepeda motor honda, khususnya di Aceh Singkil," ungkap Adhifatra Agussalim.

Hal senada disampaikan Slamer Riyadi selaku Administratur PLB Astra, menyampaikan bahwa safety riding ini juga sangat penting untuk diimplementasikan karena selaras juga dengan program yang dikembangkan oleh PLB Astra.



"yaitu Golden rule ringkasnya selamat di perumahan, selamat dijalan dalan berkendara dan selamat didalam pekerjaan (Kantor),"terangnya didampingi Irwanto Asisten Safety Health & Environment.

Slamet juga menyampaikan terimakasihnya kepada Instruktur Safety Riding CDN wilayah Aceh yang turut serta dari Medan, Sumatera Utara, dan KPM Honda Rimo yang telah memfasilitasi peralatan dan perlengkapan safety riding training ini. "Semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan dan dijadwalkan secara konsisten kedepannya,"pungkasnya mengakhiri.

Reporter : M.Rafiq
Editor : Heri

Hebat !!! Senator Muda Aceh Dirikan Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA)

By On October 06, 2017

Pidie Jaya, Gema Jakarta - Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) perdana berlangsung di Aula Kantor Bupati Pidie Jaya. Sekolah yang digagas Senator Muda Aceh ini diikuti Ratusan peserta dari berbagai kalangan, Kamis 5 Oktober 2017.

Pembukaan Sekolah perdana ini dihadiri sang penggagas SPMA, Fachrul Razi, SiP, MIP, pemateri dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nurdaidah, perwakilan dari Kodim dan Polres.

Koordinator Sekolah Pemimpin Muda Aceh Muliadi, SPdI mengatakan, tujuan dari Seminar ini untuk melahirkan Pemimpin Aceh yang berkarakter dan memiliki wawasan dalam menghadapi tantangan Globanisasi dan Modenisasi, dimasa masa akan datang.


"Kita berharap dengan adanya SPMA ini bisa melahirkan pemimpin muda sebagai penerus bangsa dan bisa membaca Aceh kearah yang lebih baik," harap Koordinator. (Her/Rls)