Berita Terbaru

Kategori

Langganan Berita

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ini Kata Jokowi Saat Bertemu Dengan Prabowo di Stasiun MRT Senayan

By On July 14, 2019

Gema Jakarta, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya bertemu hari ini seusai gelaran Pilpres 2019, Sabtu (13/7/2019) Mereka bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Senayan, Jakarta Selatan.

Adapun pertemuan awal dilakukan di Stasiun MRT Lebak Bulus sekira pukul 10.05 WIB kemudian dilanjutkan menuju ke Stasiun MRT Senayan dan melaksanakan konferensi pers dengan dihadiri sekitar ratusan orang.

Dalam rilis yang diterima Redaksi Gema Jakarta, Sabtu (13/7/2019) siang, hadir para pejabat diantaranya adalah, Ka BIN Budi Gunawan, Sekretaris Partai Gerindra Ahmad Muzani, Ketua TKN Erick Tohir

"Alhamdulillah pagi ini kita bisa bertemu dan silaturahmi karena saya tahu pak Prabowo belum pernah nyoba MRT. Kita semua tahu kontestasi kompetisi di Pilpres kemarin keras baik diantara kami maupun di antara pendukung," ungkap Jokowi dalam sambutannya.


Oleh sebab itu, lanjut Jokowi, setelah Pilpres usai silaturahmi antara saya dengan bapak Prabowo Subianto bisa kita lakukan pada pagi hari ini. "Alhamdulillah terima kasih sekali atas pengaturannya hingga kami bisa bertemu dengan bapak prabowo," tuturnya.

Jokowi juga berharap, agar para pendukung juga melakukan hal yang sama, karena kita adalah sebangsa dan setanah air, tidak ada lagi yang namanya 01 tidak ada lagi yang namanya 02, tidak ada lagi yang namanya cebong dan kampret, yang ada adalah Garuda Pancasila.

"Marilah kita gerakkan kembali persatuan kita sebagai sebuah bangsa, karena kompetisi global antar negara memerlukan sebuah kebersamaan dalam memajukan negara ini," tandas Joko Widodo.

Heri Tambora

Seluruh Karyawan dan Staff Bank Sinarmas KCP Intercon Sampaikan Ultah Ke 45 Kepada Elizabeth Yulianti

By On July 14, 2019

Elizabeth Yulianti Branch Manager Bank Sinarmas KCP Intercon (Keempat dari kanan)
Gema Jakarta, JAKARTA - Seluruh Staff dan Karyawan Bank Sinarmas KCP INTERCON menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke 45 kepada Elizabeth Yulianti Selaku Branch Manager Bank Sinarmas KCP Intercon.

Menurut Nita selaku Spv Bank Sinarmas KCP INTERCON, Ibu Eliza (nama panggilan) selain bekerja di Bank sinarmas KCP INTERCON di Jakarta, Ia juga pernah bekerja di beberapa Bank swasta yang ada di Jakarta sebagai Branch Manager

Intinya adalah, lanjut Nita, dimanapun dan apapun jabatan yang diberikan beliau selalu ramah dan baik dengan karyawan dan staf serta dengan nasabah Bank Sinarmas KCP INTERCON.

“Saya yakin dimanapun beliau memimpin selalu memberikan suatu pencapaian yang maksimal dalam memberikan pelayanan dan tanggungjawabnya terhadap nasabah," ujar Nita.

Hal senada juga disampaikan oleh Hamdani selaku Driver dan juga seorang Jurnalist dari GMN menyampaikan, bahwa Elizabeth merupakan sosok yang ramah dan baik terhadap semua karyawan Bank Sinarmas KCP Intercon

"Dimata saya ibu Elizabeth selain sosok wanita yang baik beliau juga merupakan sosok yang ramah, semoga dengan bertambahnya usia, ibu Eliza selalu diberikan kemudahan dalam setiap aktivitasnya," pungkas Hamdani.

Sekretaris Kelurahan Cengkareng Barat Hadiri Giat Kerja Bakti di RW.08 Cengkareng Barat

By On July 07, 2019

Gema Jakarta, JAKARTA - Warga masyarakat Kelurahan Cengkareng Barat kembali mengadakan kerja bakti dengan dihadiri Sekretaris Kelurahan Cengkareng Barat H. Tariswan, kerja bakti dilakukan serentak bersama seluruh warga RW.008, Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (7/7/2019). Pagi

Kegiatan kerja bakti serentak yang dimotori oleh Ketua RW.08, H. Deddy Daud, dilakukan dilingkungan RT.001 hingga lingkungan wilayah RT.012 RW.08 dengan diperbantukan PPSU Keluraham Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.


Pantauan Tim Media Tabloid GemaJakarta, tampak para Ketua RT dengan diperbantukan oleh warga semangat dan kebersamaan tampak terlihat saat bersama membersihkan wilayahnya dimasing-masing tempat.

Giat kerja bakti yang diikuti warga pribumi maupun warga pendatang tampak semangat terlebih saat adanya Sekretaris Kelurahan Cengkareng Barat H.Tariswan hadir ditengah-tengah saat giat kerja bakti berlangsung.


“Kegiatan kerja bakti ini diadakan setiap bulan di lingkungan RT masing-masing dan alhamdulillah kerjabakti kali ini dihadiri oleh Sekel Cengkareng Barat, ini merupakan apresiasi bagi kami selaku warga dan sangat merasa bangga ketika kami dibantu beliau,” Pungkas salah satu Ketua RT.

Reporter : Hamdani

Akumulasi PDB Peternakan 2015 – 2018 Meningkat Rp 18,2 Triliun

By On July 03, 2019

Gema Jakarta, Surabaya - Kinerja peternakan tercatat mengalami peningkatan signifikan selama kurun waktu 2015 – 2018. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) I Ketut Diarmita menyampaikan bahwa pada periode tersebut pertumbuhan produksi daging meningkat sebesar 17,6 % per tahun, susu 8,5 % per tahun dan telur 17,5 % per tahun. Ekspor produk peternakan pada periode yang sama juga meningkat 44,5 % per tahun.

"Akumulasi peningkatan investasi dalam negeri usaha peternakan pada periode 2015-2018 juga meningkat Rp 541,04 miliar. Sedangkan akumulasi PDB Sub Sektor Peternakan pada periode yang sama juga meningkat sebesar Rp18,2 triliun, dengan peningkatan dari 2017 ke 2018 sebesar 13,3% menjadi Rp 155,15 triliun," ungkap Ketut saat mewakili Menteri Pertanian membuka Indolivestock 2019 Expo & Forum yang diselenggarakan pada tanggal 3-5 Juli 2019 di Grand City Convex, Surabaya, Selasa (3/7).

Kinerja membanggakan lainnya yaitu terkait serapan tenaga kerja subsektor peternakan yang mengalami pertumbuhan sebesar 22,27% atau 1,04 Juta orang pada periode 2015-2018. Bahkan pada tahun 2018, sektor peternakan berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 4.831.210 orang.

Untuk produk-produk hewan tertentu, berdasarkan data hasil rakor supply demand yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pada tahun 2018 Indonesia surplus daging ayam sebesar 517,8 ribu ton, dan telur ayam ras surplus 26,1 ribu ton.

Secara keseluruhan, pembangunan pertanian pada 4 tahun terakhir juga menunjukkan capaian yang memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari penurunan inflasi bahan makanan  pada periode 2014-2018, dari 10,57% pada tahun 2014 menjadi 5,17 % pada tahun 2018. Bahkan pada tahun 2017 inflasi bahan pangan mencapai angka terendah sepanjang sejarah, yaitu sebesar 1,26%.

Lanjut Ketut, nilai ekspor pertanian juga meningkat, yaitu dari Rp 403,86 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp 499,30 triliun pada tahun 2018 atau meningkat 29,7% pada periode 2015-2018. Pada periode yang sama, dengan deregulasi yang dilakukan Kementan, mendongkrak nilai investasi sektor pertanian sebesar 42,9%, yaitu sebesar Rp 43,1 triliun rupiah pada tahun 2015 menjadi Rp 61,6 Trilyun rupiah pada tahun 2018.

Terkait Produk Domestik Brutto (PDB) sektor pertanian, Ketut menggambarkan peningkatan PDB dari 1.089,6 triliun rupiah pada tahun 2014 menjadi 1.463,9 triliun rupiah pada tahun 2018, atau meningkat 34,35%.

Pada periode yang sama, daya beli petani menguat dimana Nilai Tukar Petani (NTP) meningkat 0,22%, yaitu sebesar 102,03 pada tahun 2014 menjadi 102,25 pada tahun 2018. Selain itu Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) juga tercatat meningkat 5,39%, yaitu sebesar 106,09 pada tahun 2014 menjadi 111,77 pada tahun 2018.

"Pertanian juga berkontribusi besar dalam mengentaskan kemiskinan perdesaan, dimana pada Maret 2018 terdaftar 15,81 Juta jiwa, turun 10,88% dibanding pada Maret 2013 dengan angka kemiskinan 17,74 Juta jiwa," jelas Ketut.

Dukungan terhadap Indolivestock 2019 Expo & Forum

Terkait penyelenggaraan Indolivestock 2019 Expo & Forum, Kementan menyambut baik pameran dagang dan teknologi pada kegiatan yang berlangsung pada  3 - 5 Juli 2019 ini. Menurut Ketut, acara ini dapat mendorong kemajuan bidang peternakan dan kesehatan hewan. Indolivestock Expo & Forum dihadiri oleh para pembuat keputusan dan buyers nasional dan internasional, dengan target lebih dari 12.000 pengunjung dan delegasi perdagangan, serta lebih dari 400 peserta pameran dari 35 negara.

"Dengan Indolivestock ini diharapkan meningkatkan minat masyarakat pada dunia peternakan, membuka peluang bisnis dan investasi," ujar Ketut.

Lebih lanjut, Ketut berharap melalui forum dialog dan seminar yang diselenggarakan selama Indolivestock dapat berkontribusi pada formulasi kebijakan dan memberikan solusi permasalahan dunia peternakan.

Ketut juga mengapresiasi penyelenggaraan Indolivestock yang telah menambahkan pavilliun ekspor dan pavilliun khusus untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM). Hal ini telah sejalan dengan program pemerintah dalam upaya akselerasi peningkatan ekspor produk peternakan, dan daya saing produk UMKM baik di pasar domestik maupun internasional.

"Hal ini memberi kesempatan kepada UMKM untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasannya terhadap teknologi, sehingga dapat meningkatkan standar mutu produknya dan bersaing di pasar global, serta membangun kemakmuran ekonomi dalam konteks era Industri 4.0," tambahnya.

Pada Indolivestock 2019 ini tersedia juga Paviliun Kredit Peternakan Rakyat (KUR), sebagai sarana sosialisasi KUR kepada UMKM bidang peternakan agar meningkatkan akses pembiayaan usahanya.

"Harapan saya, paviliun ini juga memberi kesempatan bagi peternak dan pelaku usaha bidang peternakan lainnya untuk menginformasikan karakteristik usaha peternakan, sehingga perbankan akan lebih bersahabat dalam memfasilitasi usaha peternakan" tutup Ketut.

Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian

Permohonan PHPU Ditolak, Jokowi-MA Dinyatakan Sebagai Paslon Presiden - Wakil Presiden Terpilih

By On June 27, 2019

Gema Jakarta, JAKARTA - Ir. H. Joko Widodo dan Prof. KH. Ma'aruf Amin (Jokowi-MA) dinyatakan sebagai pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih oleh Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi, tepat pukul 21.16 wib, malam ini, Kamis (27 Juni 2019).

Hal itu terungkap ketika 9 orang anggota Majelis Hakim secara tegas menolak permohonan dari pemohon PHPU (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum), pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

Setelah pembacaan hasil selama lebih dari 9 jam, pada akhirnya Majelis menyatakan menolak permohonan pemohon secara keseluruhan. Pembacaan hasil sidang yang dihadiri oleh para kuasa hukum pemohon, kuasa hukum pihak terkait (paslon Jokowi-MA), termohon KPU dan Bawaslu RI, dilakukan di bawah penjagaan super ketat aparat keamanan dari Kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia.

Keputusan persidangan PHPU di Mahkamah Konstitusi, yang merupakan hasil final dari rangkaian panjang pelaksanaan Pemilihan Presiden/Wapres, itu sebelumnya sudah diprediksi banyak pihak. Prof. Mahfud MD yang merupakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, misalnya, sejak awal sangat yakin bahwa permohonan PHPU pasti ditolak.

"Hasil persidangan PHPU sudah bisa diputuskan, karena tidak ada yang bisa dibuktikan atas apa yang dituduhkan sebagai kecurangan, jadi permohonan harus ditolak," kata Mahfud beberapa hari lalu.

Keputusan Mahkamah Konsitusi malam ini direspon baik oleh kedua paslon. Prabowo-Sandi telah memberikan pernyataan menghormati dan menerima keputusan tersebut hanya beberapa menit setelah majelis hakim MK selesai membacakan hasil persidangan PHPU 2019 tersebut.

Menyusul Joko Widodo pada beberapa menit kemudian juga telah menyampaikan pernyataannya, yang pada intinya mengajak seluruh anak bangsa untuk bersatu, melanjutkan pembangunan bangsa dan negara ke depan.

"Tidak ada lagi kosong satu, kosong dua, sekarang mari kita bersatu membangun Indonesia yang lebih maju, Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang lebih sejahtera. Kami, Jokowi dan KH, Ma'aruf Amin akan menjadi pemimpin bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Jokowi.

Selamat dan Sukses Indonesia..!! (APL/Red)

Warga Desa Gerilya Laporkan Temuan 3 Karung Ekstasi Ke Babinsa

By On June 27, 2019

Gema Jakarta, MEDAN - Berkat kerja keras Babinsa dalam Binter kepada warga masyarakat di wilayah binaannya, maka kecintaan Rakyat kepada TNI terus bertumbuh dari hari ke hari. Ini buktinya.

Hari ini, Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 10.00 Wib, warga Desa Gerilya, Kec Bengkalis, Kab Bengkalis, Prov Riau, melaporkan penemuan tiga karung narkoba jenis ekstasi kepada Babinsa Koramil 01/Bengkalis, Kodim 0303/Bengkalis, Korem 031/Wira Bima, Kodam I/Bukit Barisan.

Laporan temuan narkoba ini disampaikan Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah melalui Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga, SSos dalam rilisnya di Media Centre Makodam I/BB, Jl. Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Selasa (25/6/2019) siang. 


Dijelaskan Kapendam I/BB, laporan penemuan tiga karung ekstasi oleh Babinsa itu disampaikan Dandim 0303/Bengkalis, Letkol Inf Tommy Prasetya Harmianto, S.Sos.

Dalam laporannya, Dandim O303/Bengkalis menjelaskan, penemuan tiga karung narkoba jenis ekstasi ini berdasarkan laporan warga kpd Babinsa Koramil 01/Bengkalis, atas nama Serda RS Sitorus.

Tiga karung narkoba itu, pertama sekali ditemukan oleh ibu Aidah di samping rumahnya di Desa Gerilya, Kec. Bengkalis, Kab. Bengkalis, Prov Riau. Temuan itu langsung dilapkan ibu Aidah kepada Linmas bernama Rudi, yang selanjutnya diteruskan kepada Serda RS Sitorus.

Mendapat laporan warga, Serda RS Sitorus meluncur ke lokasi untuk membuktikan. Ternyata, laporan warga benar adanya. Oleh Serda RS Sitorus, temuan itu dilapkan kepada Danramil 01/Bengkalis, Mayor Arm Bismi Tambunan.

Selanjutnya, Danramil 01/Bengkalis melakukan koordinasi dengan Plt Danunit Intel Kodim 0303/Bengkalis, Sertu MY Harahap guna mengamankan tiga karung narkoba itu ke Kantor Kodim 0303/Bengkalis.

"Dari laporan Dandim 0303/Bengkalis, dirinya telah berkoordinasi dengan Kapolres Bengkalis. Koordinasi itu untuk meminta pengiriman anggota Sat Narkoba untuk mengecek kepastian jenis ekstasi yang ditemukan," jelas Kapendam.

Setelah diperiksa, diperoleh kepastian bahwa tiga karung ekstasi itu dari jenis Minion. "Jenis ini cukup banyak beredar di Indonesia, dan diduga narkoba ini hasil selundupan dari negara tetangga, Malaysia," ungkap Kapendam berdasarkan lap Dandim.

Kapendam juga menerangkan, Dandim 0303/Bengkalis telah melaporkan penemuan 3 karung ekstasi ini kpd Danrem 031/WB, Brigjen TNI Mohammad Fadjar, untuk kemudian dilaporkan ke Komando Atas.

Di akhir penjelasannya, Kapendam I/BB mengakui, laporan penemuan narkoba oleh warga kepada Babinsa ini, menjadi bukti bahwa peran & fungsi Binter yg dilaksanakan selama ini berjalan efektif & baik.

Karenanya, Kapendam mendorong para Babinsa di seluruh jajaran Kodam I/BB untuk terus meningkatkan peran Binter kepada warga binaan masing-masing, sehingga tidak saja kemanunggalan TNI-Rakyat yang kian terbangun, tetapi juga kecintaan Rakyat kepada TNI akan semakin bertumbuh.

Sumber : Pendam I/BB

Redaksi Tabloid GemaJakarta Sampaikan HUT Ke-51 Untuk Hamdani

By On June 26, 2019

Gema Jakarta, JAKARTA - Redaksi Tabloid GemaJakarta menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke 51 kepada Hamdani. “Saya bersama pengurus dan jajaran mengucapkan selamat ulang tahun ke-51 bapak Hamdani,” ungkap Heri selaku CEO / Founder GMN.

Menurut Heri, Hamdani selain bekerja pada salah satu Bank Swasta di Jakarta, Ia juga merupakan salah satu Perwakilan di Jakarta Barat sebagai Kontributor di Media Tabloid Gema Jakarta. “Selain dirinya ikut didalam memberikan kontribusi di media, kami juga berharap beliau tetap fokus dan berkarya di perusahaan tempat dia bekerja.

Intinya adalah, lanjut Heri, dimanapun kita berada dan apapun karya kita maupun pekerjaan kita, selama itu menjadi sebuah tanggung jawab kita, kita pun patut untuk menjalankannya dengan sebaik-baiknya.

“Saya yakin dimana beliau bekerja saat ini, tentunya dapat memberikan suatu pencapaian yang maksimal dalam memberikan pelayanan dan tanggungjawabnya sebagai pekerja, begitupun dengan keikutsertaanya sebagai penulis lepas di Tabloid Gema Jakarta,” pungkasnya. (rls)

Polri Tangguhkan Penahanan Eks Danjen Kopassus Soenarko

By On June 21, 2019

Gema Jakarta, JAKARTA - Mabes Polri mengabulkan penangguhan penahanan eks Danjen Kopassus, Mayjen (Purn) Soenarko, tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal. Polri juga membenarkan bahwa penangguhan Soenarko terkait jaminan dari Menteri bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Saat ini polisi masih memproses administrasi penangguhan penahanan Soenarko.

"Ok, sedang proses administrasi," Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Jumat (21/6).

Sehari sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengajukan penangguhan penahanan terhadap Soenarko.

Hadi mengaku telah menelepon Denpom TNI Mayor Jenderal Dedi untuk berkoordinasi dengan Kababinkum TNI terkait penangguhan penahanan Soenarko. Dia berharap pengajuan itu bisa segera direalisasikan sehingga penangguhan bagi Soenarko bisa secepatnya dilakukan.
 

"Mudah-mudahan segera dilaksanakan," kata Hadi saat menghadiri acara pertemuan dengan ulama di Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dikutip Antara pada Kamis (20/6).

Soenarko ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal sejak Mei dan ditahan di Rutan POM Guntur, Jakarta Selatan. Dia diamankan dalam pengungkapan kasus penyelundupan senjata api ilegal dari Aceh.
 

Soenarko ditangkap pada 20 Mei, setelah diperiksa di Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI, terkait dugaan kepemilikan senjata api ilegal. Tak lama setelah pemeriksaan dia langsung ditahan.

Dalam kasusnya Soenarko diduga terkait kasus penyelundupan senjata dari Aceh yang diduga digunakan untuk kerusuhan 22 Mei lalu. Soenarko dinilai berpotensi mengancam keamanan nasional.
 (ryn/wis/cnn)

Sidang Pilpres MK: Ahli Patahkan Klaim Kecurangan Situng

By On June 21, 2019

Gema Jakarta, JAKARTA - Sidang keempat sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (20/6), hanya menampilkan satu ahli, yakni Marsudi Wahyu Kisworo, dan tanpa saksi. Pemaparannya soal Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) 'mematahkan' serangan-serangan kubu 02.

Diketahui, KPU menghadirkan ahli IT Marsudi Wahyu Kisworo dalam sidang sengketa Pilpres. Sementara itu satu ahli IT lainnya, Riawan Tjandra, hanya mengirimkan keterangan tertulisnya. 
Dalam kesaksiannya pada sidang yang berlangsung pukul 13.00 WIB, Kisworo memaparkan soal situng yang ada di situs KPU. 


Ia mengaku sebagai arsitek dari Situng merupakan tahun 2004, meskipun kini tak bisa mengaksesnya karena bukan bagian dari KPU. Hakim Konstitusi I Dewa Gede Palguna mengistilahkannya sebagai arsitek, bukan tukang yang bikin bangunannya.

Awalnya, Marsudi menyebut Situng sudah mulai diimplementasikan pada Pemilu 2004. Awalnya, Situng ini hanya menampilkan C1. Pad apemilu-pemilu berikutnya, kata Marsudi, KPU menyetel Situng mampu manampilkan angka-angka di tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) secara rinci.
Menurutnya, sejak awal dirancang Situng tak masuk sistem perhitungan suara berjenjang secara manual yang menentukan hasil pemilu. Perhitungan suara resmi pemilu sendiri dilakukan KPU dengan rekapitulasi secara berjenjang sejak TPS hingga tingkat nasional. Karena itu, kata dia, Situng tidak masuk dalam situs perhitungan suara.

Menurut Kisworo, Situng dirancang untuk sarana transparansi kepada masyarakat sebagai kontrol proses pemungutan suara.

Situng, kata dia, memiliki tiga komponen sistem yang strategis yang disebut disaster recovery center atau sistem pusat pemulihan bila terjadi bencana di Indonesia.
"Sehingga kalau terjadi sesuatu misalnya katakan lah KPU kejatuhan pesawat terbang itu yang 2 server lain akan berjalan ," Marsudi.

Akses Situng

Kisworo juga menyebut Situng hanya bisa diakses oleh KPU dan tidak bisa direkayasa oleh pihak luar. Ketua KPU Arief Budiman pun menegaskan bahwa peretas sejauh ini baru bisa "masuk ke halamannya, tidak sampai masuk ke rumah" alias sistem utamanya.

Kisworo tak memungkiri jika situng masih memiliki kekurangan. Salah satu kekurangan yang disebutkannya seperti data tervalidasi dan yang masih menjadi satu. 
"Harusnya situng tampilkan antara data tervalidasi dan validasi ditempat terpisah. Sekarang antara data yang tervalidasi dan belum masih menjadi satu. Akibatnya terjadi lah data yang salah maupun yang benar itu jadi satu," tuturnya.

Buktinya, kata dia, masih ada kekeliruan dalam hal data yang dimasukkan ke Situng. Dengan membandingkannya dengan situs Kawal Pemilu, kata dia, ada 633 TPS yang keliru di Situng KPU.

Meski begitu, ahli juga menyatakan Situng KPU tak mungkin menguntungkan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden yang berkompetisi dalam Pemilu serentak tahun 2019.
Berdasarkan data statistiknya, kesalahan hitung pada Situng Pilpres 2019 memiliki pola yang acak. Bahkan di beberapa tempat, misalnya di Aceh, kesalahan hitung lebih banyak menguntungkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pertanyaan Berulang

Kuasa hukum Tim Prabowo-Sandi, Iwan Satriawan, kemudian mencecar ahli soal tanggung jawab KPU terhadap penyajian informasi yang benar dalam KPU terkait kesalahan hitung itu.

Ia mempertanyakan kepada ahli siapa yang mesti bertanggung jawab atas keamanan Situs KPU.

Namun, Kisworo mengaku tidak tahu karena dirinya bukan orang KPU. Sejumlah pertanyaan sejenis pun dilontarkan tim kuasa hukum paslon 02 kepada Ahli. Namun, lagi-lagi Kisworo enggan tergiring pertanyaan tersebut.


Akibat pertanyaan-pertanyaan itu, Iwan dimarahi oleh hakim I Dewa Gede Palguna yang menegaskan bahwa ahli bukan bagian dari KPU, hanya sebagai arsitek Situng.

MK pun memperkuat pernyataan Ahli bahwa hasil Pemilu 2019 tak berkaitan dengan hasil Situng karena keduanya sistem terpisah. (cnn)

Bisnis Pariwisata Ujung Kulon Mulai Diminati Investor

By On June 13, 2019

Gema Jakarta, Ujung Kulon – Wilayah Barat Pulau Jawa memiliki keindahan alam yang sangat menakjubkan yang tidak bisa dipandang remeh sebelah mata, khususnya untuk pariwisata pantai nya yang sudah terkenal sampai ke Benua Eropa Amerika dan Asia sana.

Namun karena kurang diperhatikan dan di olah seadanya saja menjadikan wilayah ini sepi peminat. Seperti halnya di wilayah pantai Ujung Kulon dari daerah kecamatan Sumur sampai daerah Desa terujung yaitu Legon Pakis dan Desa Tanjung Lame, ada banyak tempat menarik yang menawarkan pemandangan alam yang indah alami.

Selama ini, wilayah tersebut yang paling populer adalah Pulau Peucang. Keindahan obyek wisata ini yang mempunyai ikon satwa liar seperti Kijang dan Babi hutan serta burung Merak liar asli alam yang bisa bersahabat dengan manusia sudah dikenal hingga ke penjuru dunia.


Selain Pulau Peucang, Ujung Kulon juga banyak memiliki obyek wisata unggulan lainnya seperti Gunung Cimahi yang terkenal dengan sungai purbanya yang kaya dengan batu batu pancawarnanya, Pantai Legon Pakis yang indah bersih dan sedap dipandang mata, Pulau Handeuleum yang mempunyai satwa kijang merak dan monyet ekor panjang dan tentunya pantai yang sangat eksotik bersih alami menawan hati, pantai Tanjung Lame, pantai Karang Ranjang, dan masih banyak lagi lainnya.

Potensi wisata pantai dan bahari yang ada di wilayah  ini memang sangat menjanjikan untuk para investor. Ada beberapa investor dari lokal Indonesia yang sudah ikut menanamkan modal di sektor wisata. Bahkan ada investor asing yang bekerja sama dengan investor lokal dalam membangun hotel atau Resort mengembangkan pariwisata di daerah tersebut.

Kesempatan bagi investor lokal untuk dapat sharing atau menjalin kerja sama dengan para investor di seluruh dunia dalam segi bisnis pertanian perikanan dan pertambakkan udang di daerah sini juga sengat baik.

Sebenarnya peranan Pemerintah Setempat dan Pemerintah Pusat dalam hal ini penting, karena para investor asing akan lebih yakin dalam mengembangkan bisnis Pariwisata dan bisnis perikanan atau kelautan lainnya di Pantai barat ujungnya Pulau Jawa ini.

Mereka akan mendapatakan informasi lebih mengenai peluang investasi apa yang ada di daerah tersebut, khususnya untuk wilayah Sumur sampai desa terujung disana yaitu Desa Tanjung Lame yang mana seiring dalam perkembangan pemasukan investor tersebut bisa mengangkat pembangunan ekonomi dan baik fasos fasum daerah tersebut tentu dapat lebih berkembang lagi .

Wisata Bahari dan peluang bisnis di Ujung Kulon memiliki peluang investasi yang besar untuk pemasukan daerah dan pemasukan negara serta warga setempat, apalagi satwa Badak di Ujung Kulon sudah menjadi Ikon untuk Provinsi Banten.

Hal ini karena wilayah Ujung Kulon mulai diminati para wisatawan mancanegara. Bahkan saat ini para investor lokal dan asing sudah mulai melirik daerah tersebut untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di wilayah ujung nya Pulau Jawa bagian Barat. (ril/Lukcy)

Lurah Jhoni Palar Apresiasi Kampung Warna-Warni di RT.013 RW.06 Jembatan Lima

By On May 14, 2019


GEMA JAKARTA, JAKARTA – Bicara tentang wilayah Kecamatan Tambora, maka salah satu yang paling mudah diingat adalah selain wilayah yang dianggap kumuh kerap menjadi langganan terjadinya kebakaran.

Kecamatan Tambora yang memiliki 11 Kelurahan juga menjadi wilayah yang tingkat kepadatan penduduknya tertinggi di Jakarta. Bahkan sudah tertinggi untuk di Asia Tenggara.

Namun. Hal itu pun menjadi perhatian khusus bagi salah satu Kelurahan di Kecamatan Tambora, yakni Pemerintahan Kelurahan Jembatan Lima untuk mengubah paradigma wilayah kumuh menjadikan wilayah yang tertata, yakni fokus pelaksanaan kampung warna-warni.

Seperti diketahui, salah satu wilayah di Kelurahan Jembatan Lima, tepatnya di Jalan Sawah Lio 5, Gang 9 RT.013 RW.006 Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat telah mempercantik wilayahnya menjadi kampung warna-warni.

Kampung Warna Warni RT.013 RW.06 Jembatan Lima
 Lurah Jembatan Lima Jhoni Palar beserta stake holder pun sangat mengapresiasi atas ekspresiasi seni warna warni yang dilakukan salah satu Pengurus Ketua RT.013 Aryanto, yang telah merubah kampungnya menjadi kampung warna-warni.

Pentingnya mendukung kegiatan dimasyarakat seperti kegiatan kampung warna-warni yang dilakukan Ketua RT.013 RW.06 Jembatan Lima, ini bisa menjadi proyek percontohan di setiap lingkungan lain,” ungkap Lurah Jembatan Lima Jhoni Palar, kepada Media, Selasa (14/5/2019).

Menurutnya, perkotaan mempunyai banyak masalah, terutama pada masyarakat pelosok, salah satu problem utama adalah parahnya kepadatan penduduk yang berdampak pada kemerosotan kualitas lingkungan hidup, sanitasi dan juga kesehatan.


“Kami sedang berupaya mengatasinya demi meningkatkan kualitas hidup warga, dan kegiatan kampung warna-warni sebuah program yang menurut saya sejalan dengan visi kami,” ungkap Jhoni Palar.

Jhoni Palar juga mengatakan, masyarakat dan para Ketua RT sendiri membuat kegiatan yang fokusnya mengubah masyarakat agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Saya pribadi setuju bahwa kami harus mengubah paradigma pembangunan dengan melibatkan masyarakat dalam semua proses, mulai perencanaan, identifikasi maslaah hingga pemilihan solusi yang tepat,” bebernya.

Dikatakannya, Kelurahan Jembatan Lima menjadi fokus dari pelaksanaan kampung warna-warni, selain Kelurahan Jembatan Lima, wilayah yang merupakan wilayah padat penduduk dengan kateristik serta problematika yang berbeda.

“Kami berupaya merubah image itu, tentunya dengan mekanisme program pembangunan kota khsususnya bidang kesehatan, sanitasi dan juga keamanan ketertiban,” pungkasnya mengakhiri saat berwawancara bersama Pemred Media GemaJakarta.

Publisher : Sutinsa / Nurhalim
Editor : Nurhalim

Kabar Gembira untuk PNS: THR akan Cair 24 Mei 2019!

By On May 03, 2019


GEMAJAKARTA, JAKARTA - Pegawai Negeri Sipil (PNS) dipastikan akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) pada bulan ini. Tepatnya, pada 24 Mei 2019 mendatang.

Hal tersebut dikemukakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin saat ditemui usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

"Itu sudah diputuskan, tanggal 24 [Mei]," kata Syafruddin seperti dilansri detik.com, Jumat (3/5/2019).
Mantan Wakapolri itu mengatakan, keputusan pencairan THR bagi hak abdi negara telah disepakati dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini.

Meski demikian, sambung Syafruddin, kewenangan untuk pencairan THR PNS akan tetap berada di bawah kewenangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Tunggu nanti sama Wamenkeu [Mardiasmo]. Tadi sudah diumumkan di sidang kabinet. Cegat Wamenkeu untuk lebih perinci," tegasnya. 
(dtc)

Senator Aceh: Pernyataan Mahfud MD, Pengalihan Isu Kecurangan

By On April 29, 2019

GEMA JAKARTA, JAKART - Kecaman terus mengalir terhadap mantan Ketua MK, Prof. Mahfud MD karena pernyataannnya telah menyakiti populasi masyarakat Indonesia di Sumatera, Khususnya umat muslim di Aceh, Padang, Palembang, serta lumbung suara dari Paslon 02.

Bagaimana tidak, Pernyataan Mahfud MD bahwa Prabowo-Sandi menang di Provinsi Islam garis keras tidaklah ilmiah. Salah satu Provinsi yang disebutkannya adalah Aceh. Ia tampaknya jarang jalan-jalan, terutama ke Aceh.

Kecaman mengalir dari berbagai elemen termasuk tokoh Senator Muda DPD RI asal Aceh, H. Fachrul Razi, MIP. Dirinya turut menyesalkan atas lontaran dari sekaliber Mahfud MD.

"Itu adalah pernyataan untuk pengalihan isu kecurangan pemilu, agar masyarakat terfokus pada isu daerah yg di klaim radikal," kata Senator DPD RI ini, Minggu (28/4).

Ditambahkan Senator Aceh, maraknya kecurangan menjadi sorotan publik ditambah rencana pelaksanaan Ijtima Ulama Jilid III, “Mahfud mengalihkan dengan isue murah itu, agar publik terkonsentrasi pada isu tersebut, ini cara-cara panik seorang profesor yang kami tahu beliau berpihak kemana,” tegas Fachrul Razi.

"Pernyataan Mahfud juga bertujuan untuk meredam isu agar Ijtima Ulama Jilid 3 agar gagal dilaksanakan. kecurangan sudah masif, sistematis dan terstruktur, sebagai mantan hakim di MK, beliau paham betul bagaimana pihak yang merasa dicurangi pada saat melakukan gugatan di MK juga akan mudah dikalahkan nantinya. Apapun niat statemen Mahfud MD, Sebagai Senator Wakil Aceh saya meminta Mahfud MD minta maaf kepada rakyat Aceh,” jelas Fachrul Razi.

Dalam waktu dekat ijtima ulama III yang akan diselenggarakan oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212 sesuai dengan konstitusi. ‎Ijtima ulama III sendiri diselenggarakan untuk menyikapi kecurangan pemilu 2019.

Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) K.H Ahmad Sobri Lubis menyebut akan ada Ijtima Ulama ketiga usai Pemilu 2019. Ijtima ketiga akan menentukan sikap yang ditempuh ulama dan umat Islam dalam menyikapi kecurangan dalam pemilu.

Video saat K.H Achmad Sobri membeberkan hal tersebut sudah tersebar di media sosial. Termasuk juga di laman Youtube yang diunggah oleh akun Pecinta Habib Rizieq Syihab pada Rabu (24/4). (ril)

Inilah Keunggulan Mengajar Pakai Skenario MIKIR

By On April 27, 2019


GEMAJAKARTA, Balikpapan, Kalimantan Timur, - Dari September 2018  sampai Maret 2019, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan baik di Balikpapan dan Kutai Kartanegara dan Universitas Mulawarman dan IAIN Samarinda, Tanoto Foundation telah melatih hampir dua ribu pendidik di Kaltim cara mengajar dengan menggunakan skenario MIKIR, singkatan dari Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi. 

Banyak sekolah juga yang sudah mulai konsisten menerapkan di sekolah, terutama sekolah-sekolah mitra. Lalu apa keunggulan mengajar menggunakan skenario MIKIR ini dibandingkan dengan model mengajar seperti biasanya? 

Menurut Ponidi, Pengawas Sekolah Dasar di Kutai Kartanegara, Skenario MIKIR membuat guru lebih mudah membuat perencanaan mengajar yang kreatif. “MIKIR itu suatu pola yang memudahkan guru menyusun skenario mengajar yang kreatif. Setiap unsur atau singkatan di MIKIR tinggal diturunkan jadi kegiatan di kelas. Guru tinggal memutuskan apa yang harus dilakukan  agar siswa mengalami, bisa berinteraksi dengan baik,  bagaimana cara berkomunikasinya, dan juga bagaimana bentuk refleksi atas pembelajaran hari itu,” ujarnya.

Selama ini, menurutnya,  guru kesulitan menyusun rencana mengajar. Padahal menyusun rencana pembelajaran adalah kewajiban bagi guru. Karena kesulitan,  guru kadang copy paste saja dari internet, atau membayar orang untuk membuatkannya.


Murid Jadi Rindu Gurunya 

Wiwik Kustinaningsih, guru MIN I Balikpapan, merasakan banyak kelebihan mengajar pakai skenario MIKIR. “Tidak seperti dulu, siswa saya sekarang sering merindukan gurunya. Kalau saya bilang saya akan digantikan guru lain walau sebentar, mereka pasti protes,” ujarnya. 

Menurutnya, dengan mengajak siswa mengalami (M dalam MIKIR) atau to experience, siswa menjadi mudah memahami. Saat mengajar tentang Gaya pada kelas IV, dia memfasilitasi siswa untuk melakukan berbagai aktvitas yang mengantar siswa  mengetahui sendiri apa itu gaya. 

Misalnya untuk gaya gravitasi, kelompok siswa difasilitasi  menjatuhkan benda-benda dan mengidentifikasi apa yang terjadi.  Untuk gaya magnet, siswa langsung praktik dengan menarik benda dengan magnet dan mengidentifikasi apa yang terjadi dan menuliskan manfaat-manfaatnya. Demikian juga untuk gaya lainnya.    


“Siswa menjadi lebih paham, mudah mengerti bahkan bagi yang masih susah menulis atau membaca pun jadi paham apa yang diajarkan. Mereka juga antusias dan gembira,” ujarnya

Menurut Khundori Muhammad, spesialis Pembelajaran Sekolah Dasar program Tanoto Foundation, menggunakan skenario MIKIR akan mempermudah guru melaksanakan K13. “Kesulitan membuat rencana pembelajaran model K13  akan mudah diatasi kalau guru menerapkan MIKIR,” ujarnya. 

Dengan mengalami atau M dalam MIKIR, siswa menjadi lebih paham. “Beda kalau cuma mendengar, seperti yang banyak dilakukan selama ini, siswa akan lebih sering lupa,” ujarnya. 

Selain diajak mengalami, dengan MIKIR, lewat unsur interaksi,  siswa juga difasilitasi untuk memiliki kecakapan sosial, “Karena hidup di zaman modern makin kompleks, siswa harus trampil mengungkapkan pendapat dan menerima pendapat orang lain. Dalam MIKIR, guru harus menyusun skenario bagaimana siswa bisa berinteraksi dengan baik, terutama interaksi ilmiah,” ujarnya. 

Untuk memupuk rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi, dengan MIKIR, siswa juga diajak untuk berani tampil ke muka di setiap pelajaran. “Lewat refleksi, mereka juga diajak untuk melakukan evaluasi pemahaman mereka dan proses pembelajaran saat itu. MIKIR berusaha merangkum semua kecakapan yang harus dimiliki oleh siswa untuk hidup di abad 21,” ujar Khundori menutup