Berita Terbaru

Kategori

Langganan Berita

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

TNI AL Bantah Lakukan Kekerasan Terhadap Wartawan

By On April 23, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, JAKARTA - Markas Besar TNI Angkatan Laut membantah anggotanya melakukan kekerasan terhadap seorang wartawan Jonathan Ferdinand Sigar, saat melakukan tugas liputan pada acara Launching Live Screaming di Lapangan Mabes TNI-AL, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Jumat, 20 April 2018.

Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) di Jakarta, pada Senin 23 April 2018 melalui pres Relis kepada  wartawan menegaskan tentang klarifikasi beredarnya berita tindakan kekerasan oleh TNI AL kepada wartawan di Medsos WhatsApp.

Dispenal menjelaskan bahwa pada hari Jumat, 20 April 2018, pukul 11.30 WIB, benar telah dilakukan penyelidikan terhadap seorang atas nama Jonathan Ferdinand Sigar yang mengaku sebagai Wartawan Inputrakyat.co.id memiliki ID Pers Media Online (Rajawalinews.com, Pilar Indonesia dan Indonesianews.com) dan juga memiliki KTP yang tidak sesuai dengan identitas yang sebenarnya.

Menurut Dispenal,  yang bersangkutan (Jonathan) masuk di dalam Ksatrian Mabesal untuk meliput kegiatan olahraga bersama Kasal, tidak termasuk dalam daftar undangan wartawan yang telah di verifikasi Dispenal. 

Jonathan, masuk dengan cara mengikuti rombongan wartawan lain tanpa melaporkan Identitas sesuai ketentuan yang berlaku, karena Dispenal tidak pernah mengundang yang bersangkutan.

Kemudian, pada saat pembagian goody bag, Jonathan dengan sengaja mengambil foto berkali-kali tanpa izin pada saat tim Dispenal sedang membagikan goodybag, sehingga menimbulkan pertanyaan, mengingat kegiatan tersebut bukan objek publikasi.  

Pada saat ditegur untuk tidak melakukan pengambilan gambar dan diminta untuk menghapus foto-foto tersebut, Jonathan juga tidak kooperatif. 

Bukan hanya itu, pada saat kejadian semua rekan-rekan media juga ikut menyaksikan dan tidak setuju dengan perbuatan yang dilakukan oleh  Jonathan yang mengambil gambar terhadap sesuatu yang bukan obyek publikasi.

Berhubung yang bersangkutan menunjukkan sikap yang kurang bersahabat dan untuk tidak mengganggu suasana pada saat itu, maka yang bersangkutan lamgsung dibawa ke penjagaan Media Center (Dispenal) yang lokasinya tidak jauh dari tempat kumpul rekan-rekan Media, untuk mempertanyakan maksud, tujuan dan motivasinya berbuat seperti itu pada saat pembagian goodybag. 

Dispenal juga menjelaskan, pada saat ditanya dan jawaban yang disampaikan oleh Jonathan juga berbelit-belit, tidak kooperatif dan terkesan bersiteguh bahwa perbuatannya tidak melanggar ketentuan yang berlaku, maka untuk tidak berkepanjangan yang bersangkutan diserahkan kepada Satuan Pengamanan Denma Mabesal dan Provost untuk mendalami lagi permasalahan tersebut sesuai prosedur yang berlaku.

Dispenal juga menyampaikan, setelah dilakukan pemeriksaan Jonathan telah mengakui kesalahannya, yaitu memasuki Ksatrian TNI AL dan mengikuti kegiatan TNI AL tanpa undangan serta mengambil foto -foto yang bukan obyek publikasi tanpa izin.  

Pengakuan kesalahan yang dilakukan oleh Jonathan dituangkan melalalui surat pernyataan diatas kertas bermaterai, selanjutnya permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Dispenal juga menegaskan, dalam pemeriksaan sesuai (SOP) telah terjadi ketegasan dalam proses pemeriksaan, karena Jonathan tidak menunjukkan bahwa dia sebagai seorang wartawan yang profesional dan bertanggung jawab, karena yang bersangkutan tidak kooperatif dan berbelit-belit serta masih bersikukuh tindakannya tidak melanggar aturan walaupun yang bersangkutan mengetahui pengambilan gambar tersebut bukan obyek publikasi. 

Sikap prilaku Jonathan dapat diambil kesimpulan memiliki maksud lebih jauh dari sekedar mengikuti kegiatan OR Bersama, karena informasi yang didapat dari rekan-rekan sesama media bahwa Jonathan sudah banyak bermasalah dimana- mana dan sudah di Black List di Puspen TNI, Dispenad, Dispenau dan Puster TNI AD.

Mabesal sebagai instansi militer dengan semua aturan yang ada sesuai SOP, maka yang bersangkutan dapat dituntut secara hukum telah melakukan penyusupan di instansi militer, maka tindakan yang akan diambil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku apabila permasalahan ini tidak segera diselesaikan secara kekeluargaan sesuai Surat Pernyataan yang dibuat oleh Jonathan. 

Apalagi surat tersebut dibuat oleh Jonathan dengan kesadaran sendiri mau membuat surat pernyataan diatas materai (surat pernyataan terlampir) maka pihak TNI AL mau menerima dan mengizinkan serta mengingatkan Jonathan untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali. Dan setelah semua jelas Jonathan didampingi  meninggalkan Mabes AL sampai ke pintu Pos Delta Mabes TNI.

Dengan kondisi saat ini, TNI AL juga tidak terima dengan pernyataan yang di berita secara negatif dan sudah menjadi viral di media sosial. TNI AL akan menuntut balik sesuai dengan pernyataan yang bersangkutan.

Berkaitan dengan beredarnya dimedia, terutama medsos, yang mengutuk keras oknum TNI AL berbuat kekerasan terhadap wartawan seperti menyekap, menendang setiap menit, menginjak-nginjak, meludahi, menelanjangi, mencambuk hingga mengancam akan dibunuh hal itu Tidak benar. Sekali lagi Tidak Benar termasuk menyebut Awas Ada Oknum Psikopat di Dispen TNI AL. 

Pernyataan ini merusak citra TNI AL dan sebagai bagian dari Pencemaran Nama Baik dan Pernyataan Palsu yang tidak sesuai dengan Fakta yang sebenarnya dan kepada ybs akan dimintakan pertanggung jawaban nya secara hukum. [Wil/Red]

Aliansi Masyarakat Peduli Indonesia (AMPI) Tangsel Deklarasi Dukung Anies Cak Imin

By On April 23, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, TANGSEL - Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang mendiami wilayah dengan limpahan sumber daya alamnya telah berpuluh puluh tahun bermimpi akan datangnya era kesejahteraan untuk rakyat Indonesia. Impian itu bukanlah impian kosong karena memang negeri ini kaya raya. Namun selalu dipimpin oleh figur yang tidak mampu menjawab impian panjang rakyat Indonesia tersebut menjadi kenyataan.

Jokowi yang diawal begitu sangat diharapkan dapat membawa negara ini menuju era kesejahteraan ternyata justru jauh panggang dari api. Banyak program program pemerintahan Jokowi yang tidak berimbas langsung pada naiknya tingkat kesejahteraan rakyat. Justru malah tingkat kehidupan rakyat semakin merosot, daya beli melemah dan masih ditambah biaya hidup yang terus meningkat akibat kebijakan pencabutan subsidi hingga berimbas pada naiknya harga listrik, BBM, dan harga kebutuhan pangan rakyat.

Hal tersebut disampaikan oleh Sabih Najia Ulhak, juru bicara Aliansi Masyarakat Peduli Indonesia (AMPI) yang menyatakan dukungannya pada Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sebagai capres dan cawapres 2019 di sebuah Cafe di Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (23/4/2018).

Menurut Sabih panggilan akrab Sabih Najia Ulhak, Rakyat merindukan figur baru yang dapat menterjemahkan kegelisahan sosial bangsa ini kedalam program pembangunan kesejahteraan hidup rakyat dan sudah putus asa dengan figur yang hanya muluk dalam janji namun bukan hanya tidak dapat menterjemahkan kegelisahan bangsa tersebut tapi justru semakin membawa bangsa ini ke dalam jurang kehancuran bangsa.

"Melihat kondisi tersebut diatas, maka kami AMPI pada hari senin, 23 April 2019 di Tangerang Selatan menyatakan dukungan kepada figur tokoh nasional yang akan mampu menerjemahkan kegelisahan sosial bangsa Indonesia ke dalam pembangunan kesejahteraan hidup bangsa" tegas Sabih dalam pembacaan statemen deklarasi dukungan.

Sabih juga menambahkan bahwa figur tokoh nasional tersebut juga harus bisa melibatkan partispasi aktif rakyat sehingga dapat terwujudnya keadilan sosial yang telah lama didambakan.

"AMPI menilai figur tokoh nasional yang didukung AMPI juga memiliki integritas, Moral dan Akhlak yang tinggi serta santun dan cerdas." ujar Sabih

Sabih mengatakan bahwa AMPI  telah menyimpulkan figur tokoh nasional yang berkarakter demikian hanyalah ada pada diri ANIES BASWEDAN dan MUHAIMIN ISKANDAR.

"Untuk itu kami menyatakan dukungan sepenuhnya kepada ANIES BASWEDAN dan MUHAIMIN ISKANDAR untuk maju sebagai CAPRES dan WAPRES pada Pemilu 2019 nanti." tegasnya

Sabih juga menyampaikan mengapa Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar layak di dukung ? 1. Anies-Muhaimin mewakili Modernis-religous. 2. Muhaimin punya basis masa yang jelas dan mesin parti yg solid. 3. Merupakan tokoh yang pluralis dan bisa diterima semua kelompok. 4. Sama sama pengalaman di pemerintahan sebagai menteri. 5. Refleksi dari dua tokoh muda yang punya gagasan tentang keindonesiaan dan keislaman yang utuh dan komprehensif.

Selain itu Sabih juga mengaku telah mendirikan posko dukungan untuk Anies - Muhaimin maju sebagai capres dan cawapres 2019.

"Kami sudah mendirikan posko dukungan yang beralamat di : Jl. Pesanggrahan , Crmpaka Putih, Ciputat – Tangerang Selatan sebagai pusat aktivitas AMPI guna menggalang dukungan warga Tangsel dan Banten agar ikut mendukung Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar Maju Pilpres sebagai Capers dan Wapres dalam pemilu 2019." Imbuh Sabih (REL)

Jelang Pemilu dan Hari Buruh, Brigjen Pol Drs.Imam Widodo Pimpin Apel Kesiapsiagaan

By On April 23, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, DEPOK - Komandan Pasukan Gegana Brigjen Pol Drs.Imam Widodo tengah memimpin apel kesiapsiagaan dalam menghadapi agenda nasional yaitu, Pemilukada Serentak, Asian Games 2018, Rapat Tahunan IMF dan Pemilu 2019 serta Hari Buruh Nasional 1 Mei (May Day).

Apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana seperti yang dikatakan oleh Komandan Pasukan Gegana Brigjen Pol Drs. Imam Widodo bahwa Korps Brimob sebagai bagian integral Polri siap mengawal, menjaga dan mengamankan agenda-agenda nasional

Brigjen Pol Drs. Imam Widodo juga menegaskan jika Polri akan mengerahkan seluruh sumberdaya serta bersinergi dengan TNI dan masyarakat. Hal ini karena "Korps Brimob 1x24 jam siap mengamankan NKRI dari Sabang sampai Merauke", tegasnya, Senin (23/4/2018)

Dalam menghadapi Hari Buruh Internasional, Komandan Pasukan Pelopor Brigjen Pol Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca, M.Hun yang turut menghadiri apel menjelaskan bahwa "May Day 1 Mei ada beberapa lokasi sasaran demo, khusus di Jakarta sebagian besar di Monas lalu bergerak ke Gelora Bung Karno. 

Demi kelancaran kegiatan tersebut Brigjen Pol Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca, M.Hun menegaskan bahwa " Kekuatan personel akan mengimbangi kekuatan massa". Pasalnya, sebelum menyambut rangkaian acara-acara besar tersebut Polri telah mengadakan peningkatan pelatihan personel untuk menghadapi situasi kontijensi. (REL)

Pengembangan Bandara Jenderal Besar Soedirman Resmi Dimulai

By On April 23, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, PURBALINGGA - Pengembangan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, resmi dimulai. Pengembangan bandara yang sebelumnya bernama Lanud Wirasaba tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar akan layanan transportasi udara yang memang sudah sangat mendesak.

"Di Jawa Tengah bagian selatan dan barat ini tidak ada bandara yang memadai untuk masyarakat. Oleh sebab itu, hari ini sudah dimulai pembangunan bandara Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga seluas 115 hektare," ujar Presiden saat melakukan peninjauan dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah, Senin, 23 April 2018.

Di tahap pertama pengembangan, Bandara Jenderal Besar Soedirman akan dilengkapi dengan runway sepanjang 1.600 meter, runway saat ini masih berupa rumput sepanjang 850 meter. Panjang runway akan ditambah di tahap kedua hingga sepanjang 2.500 meter beserta fasilitas-fasilitas pendukung lainnya.

"Dengan terminal seluas 3.000 meter persegi akan bisa menampung kurang lebih 300 ribu penumpang dalam setahunnya. Kita harapkan bandara ini akan selesai akhir tahun 2019 insyaallah," ucapnya.

Saat beroperasi nanti, bandara tersebut tak hanya dapat memfasilitasi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Purbalingga saja, tapi juga masyarakat di daerah sekitarnya yang meliputi Banjarnegara, Kebumen, Banyumas, Pemalang, Brebes, Tegal, Kota Tegal, dan Wonosobo.

"Kita harapkan nantinya juga akan muncul titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di Purbalingga dan sekitarnya," imbuh Kepala Negara.

Untuk diketahui, saat ini ada sejumlah investasi dan industri yang berkembang pesat di Purbalingga. Salah satunya adalah industri bulu mata palsu yang merupakan terbesar kedua di dunia. Industri tersebut mampu menyerap kurang lebih 60 ribu tenaga kerja lokal.

Presiden Joko Widodo berharap dengan adanya bandara yang mampu mendukung mobilitas orang dan barang nantinya dapat semakin meningkatkan perindustrian di kawasan itu.

"Kalau bandara ini ada, investasi-investasi seperti itu bisa lebih membesar, bisa ekspansi. Kita harapkan bukan hanya bulu mata saja, investasi di bidang lain juga akan bisa berkembang dengan cepat," tuturnya.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan Plt. Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko.(REL)

Diduga Terjadi Persekusi Wartawan, Ketum PPWI Minta Panglima TNI Bertindak Tegas.

By On April 23, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, JAKARTA - Jonathan Ferdinand Sigar, salah seorang Jurnalis, mengalami tindakan kekerasan dan penganiayaan saat melaksanakan tugas liputan acara Launching Live Streaming di Lapangan Mabes TNI-AL, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Jumat, 20 April 2018.

Dikabarkan pula, sejak semalam melalui pesan viral di whatsapp mengabarkan, akan adanya rekan media Pers se-Jabodetabek akan melakukan aksi menuntut pertanggung jawaban serta keterangan dari pihak Dispenal TNI AL atas dugaan persekusi terhadap rekan mereka, pada Senin (23/4/2018).

Sebelumnya telah tersebar rekaman pengakuan wartawan korban persekusi diduga dilakukan pihak Dispenal TNI AL, dalam rekaman terdengar hasil wawancara Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, dengan Jonathan Ferdinand Sigar, seorang jurnalis, korban kebrutalan oknum TNI AL, berinisial NV, ED, dan sejumlah anggota TNI-AL, di Mabes TNI-AL, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Jumat, 20 April 2018 lalu.

Adapun, rekaman wawancara tersebut diambil pada Minggu malam, 22 April 2018 sekira pukul 22.00 – 22.35 WIB, melalui kontak whhatsapp milik ibu Lala Nababan 083807217685. 

Dari hasil pengakuan korban, diketahui bahwa benar telah peristiwa penyiksaan, berupa pemukulan, tendangan, menginjak-injak, dicambuk, disekap di bungker bawah tanah, diludahi, dan bentuk penistaan lainnya atas manusia, warga negara Indonesia, oleh sejumlah oknum TNI AL terhadap seorang jurnalis, warga negara Indonesia, yang bayar pajak untuk bayar biaya hidupnya para oknum aparat di TNI-AL itu.

Menurut alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu, perilaku seperti ini termasuk tindakan brutal, bahkan masuk kategori tindakan psikopat, dari orang-orang yang isi perutnya dibayar oleh orang yang disiksanya.

"Sungguh mengherankan, jika di jaman secanggih saat ini, masih ada oknum tentara yang mempersoalkan persoalan foto-memfoto saat pembagian goodybag," sebut Wilson.

Sadisnya, kata Wilson, penyiksaan terhadap korban juga dilakukan beramai-ramai, yang tergolong tindakan persekusi, tipikal sifat para pecundang pengecut yang beraninya main keroyokan, menggunakan ruangan dan peralatan milik negara, dibiayai rakyat. Penyekapan dan penyiksaan ala militer barbar jaman Romawi kuno, yang berlangsung tidak kurang dari 9 jam, tanpa jeda, tanpa diberi minum, tanpa diberi makan.

"Benar-benar sebuah kebiadaban yang dipertontonkan di depan rakyat, menjelang 73 tahun Indonesia merdeka," tegas Wilson.

Berikut juga tersebut sebuah foto Bukti pihak korban wartawan tersebut menunjukkan surat masuk komplek Cilangkap :




Wilson juga menyampaikan, Atas nama Kemanusiaan, atas nama Rakyat Indonesia yang beradab, atas nama PPWI Nasional, kita mengutuk keras tindakan para psikopat oknum TNI AL di Dispenal, Mabes TNI-AL Cilangkap Jakarta Timur, tersebut.

“Atas nama Ketuhanan yang Maha Esa, atas nama Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dan atas nama Persatuan Indonesia, serta atas nama PPWI Nasional, kita mendesak agar Presiden Republik Indonesia, melalui Panglima TNI mengambil tindakan tegas yang diperlukan atas kasus ini,” tandasnya.

Ketum PPWI, yang juga merupakan trainer jurnalistik warga bagi ribuan anggota TNI/Polri, PNS, guru, siswa/mahasiswa, hingga wartawan, LSM, karang taruna, dan tukang ojek juga menegaskan, para oknum anggota TNI AL, yang notabene celana dalamnya dibelikan oleh rakyat, yang terlibat dalam persekusi saudara Jonathan juga harus diusut tuntas dan diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku. [WIL/Red].

Melalui Partai PBB Dr.Dewi Yuliawati Maju Sebagai Calon Legislatif

By On April 21, 2018

Bakal Caleg Wanita Dr.Dewi Yuliawati saat diterima Oleh Sekjend PBB Fery Afriansyah Noor
NEWSGEMAJAKARTA.COM, JAKARTA - Partai Bulan Bintang pimpinan DR. Yusril Ihza Mahendra menjadi idola para calon bacaleg, mulai dari tokoh di internal partai PBB sendiri maupun tokoh diluar PBB bahkan banyak dari tokoh Partai Islam lainnya yang ikut daftar menjadi bacaleg.

Salah satunya adalah Dr.Dewi Yuliawati, sosok perempuan yang pernah menjadi Direktur Rumah sakit Binamulya Pasar Rebo ini pun ikut andil dalam pencalonan untuk maju sebagai Bakal Calon Legislatif Partai Bulan Bintang (PBB).

Menurutnya, Partai ini sangat konsisten membela kepentingan umat Islam, banyak hal-hal yang perlu perbaikan terutama dari sektor kesehatan untuk rakyat miskin, masih ada ketimpangan pelayanan dan prosedur yang dilakukan oleh rumah sakit.

“Jika yang berobat warga miskin, mereka sulit untuk mengakses informasi terkait hak mereka sebagai pasien,” ujar Dr.Dewi Yuliawati

Ibu berjilbab bersuamikan pengusaha ini pun meminta dukungan dan do’a warga Jakarta, khususnya Daerah Pemilihan (DAPIL) wilayah Jakarta Timur untuk bersama-sama membela Islam dan NKRI melalui Partai Islam.

“Partai Bulan Bintang (PBB) insya Allah, menjadi idola kaum ibu Majelis Taklim di Jakarta,” pungkasnya mengakhiri perbincangan saat menunggu kedatangan Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB), Fery Afriansyah Noor.

PSTN : Perusahaan Besar & Strategis, Telkom Tak Bisa Dikelola Dengan 'Manajemen Warteg'

By On April 21, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, JAKARTA - 162 (Seratus enam puluh dua) tahun sudah PT Telkom Indonesia berkiprah melayani negeri. Usia 162 tahun Telkom, merupakan tonggak bersejarah bagi bangsa dalam proses melayani, ber-inovasi hingga menjelma menjadi kekuatan raksasa telekomunikasi nasional.

"Geliat industri telekomunikasi nasional sejak PT Telkom lahir hingga saat ini, menjadi sebuah rekam sejarah dari usia lahir hingga menjadi sebuah Korporasi yang maha besar, setidaknya diukur dari aset dan jaringan telekomunikasi yang tersebar hingga pelosok negeri", demikian di sampaikan Budiman, Peneliti pada Pusat Studi Telekomunikasi Nasional (PSTN) dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (20/04/2018).

Kata Budiman, lalu bagaimana saat ini melihat PT Telkom Era Alex Sinaga, disaat industri telekomunikasi bergerak kearah komunikasi digital. Banyak yang pesimis memandang PT Telkom dimasa sekarang. Telkom adalah perusahaan yang sangat strategis bagi negara karena menyangkut komunikasi yang di butuhkan oleh setiap orang. Sebagai perusahaan besar tak bisa Telkom ini di kelola dengan 'manajemen warteg'

"Pesimisme ini bukan tak beralasan. Nilai kapitalisasi pasar Telkom yang tahun sebelumnya menembus angka 450 triliun, merosot jauh hanya dikisaran 350 triliun rupiah. Ada penurunan hingga 100 triliun. Angka fantastis, karena kerja untuk sampai kesana bukanlah pekerjaan ringan", tegas Budiman

Selain itu sambung Budiman, harga saham Telkom yang tahun-tahun sebelumnya mampu menembus 6000 rupiah/lembar kini terjun bebas di kisaran 3700 rupiah, bahkan diperkirakan akan terus turun hingga akhir tahun ini.

Disisi lain, performa perusahaan kian menurun dari sisi pelayanan publik. Keluhan atas gangguan layanan internet dan sinyal menjadi informasi lazim dimasa sekarang. Miris memang, tetapi itulah keadaan PT Telkom saat ini.

Di satu sisi, skandal sim card bodong yang melibatkan Telkom dan seluruh operator kian memukul wajah industri telekomunikasi. 1 KK dipakai untuk registrasi ratusan ribu nomor sim card, cetus Budiman.

Dia menambahkan, masalah lain yang tak kalah serius adalah data Kominfo soal 43 juta nomor pelanggan Telkom yang belum registrasi hingga akhir maret, kian memukul PT Telkom. Padahal, salah satu yang menjadi aset penting bagi industri telco adalah banyaknya jumlah pelanggan. Tahun lalu, dicatat ada 173 juta pelanggan milik Telkom. Angka yang sangat fantastis.

Soal Satelit Telkom-1 yang hancur tahun lalu, pemerintah dibuat kalang kabut untuk menyelamatkan Telkom dari tekanan dan kemarahan banyak pihak. Manajemen PT Telkom sungguh teledor dalam menangani soal satelit Telkom-1. 

Keteledoran yang telah menjadi bumerang. Salah siapa, kita tunjuk saja hidung Alex Sinaga. Dialah orang yang paling bertanggungjawab selaku orang nomor satu di salah satu perusahaan terbesar negara ini.

"Kita sulit untuk membangun optimisme menyaksikan kerja manajemen Telkom saat ini yang boleh dibilang 'gak beres' dan serampangan. PT Telkom butuh perbaikan dan perombakan manajemen. Jika terus begini nasib buruklah yang akan menghampiri", ungkap Budiman.

Kini bola ada ditangan pemerintah. Mendiamkan keadaan akan terus begini, atau lakukan perubahan untuk kepentingan besar negara. Bertahan dengan keadaan sekarang atau bertindak untuk mencari solusi. "162 tahun Telkom Indonesia, teruslah melayani masyarakat", pungkas Budiman.(*)

Warga Medan Deklarasi Dukungan Pada Anies Baswedan Maju Pilpres 2019

By On April 20, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, JAKARTA - Puluhan warga Medan yang mengatasnamakan diri sebagai Rakyat Medan Mendukung Anies Baswedan (RAMEN) tengah mndeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan untuk maju menjadi calon Presiden (Capres) 2019 di depan Monumen Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII, Kamis (19/4/2018) malam. Mereka menilai Anies Baswedan layak maju menjadi Capres 2019 dengan karakter kepemimpinan yang dimiliki Anies Baswedan.

RAMEN sendiri adalah gabungan beberapa koordinator dari berbagai unsur elemen warga Medan seperti Paguyuban Becak Motor (Betor), Forum Komunikasi Mahasiswa Medan Bersatu (Forkom MMB), Komite Rakyat Miskin Medan (KRMM) dan Persatuan Pemuda Demokrasi Rakyat (PPDR).

Juru bicara RAMEN, Idris Sardi mengatakan bahwa sosok Anies Baswedan adalah figur yang tepat utuk melanjutkan estafet kepemimpinan nasional. Dengan sosok yang santun, cerdas dan berkarakter gerakan Anies Baswedan adalah tokoh yang dapat diterima oleh semua golongan. Apalagi saat ini ditengah kondisi bangsa Indonesia yang masih belum juga bisa keluar dari krisis multi dimensi sehingga kesejahteraan rakyat semakin jauh dari harapan.

“Kami warga Medan sudah muak dengan sinetron politikyang selama ini dilakukan oleh tokoh tokoh nasional. Kami butuh figur yang bukan hanya cerdas dan santun tapi juga memiliki integritas yang tinggi terhadap problem sosial bangsa ini. Dan lewat Anies Baswedanlah harapan itu ada. Apalagi beliau dalam setiap pidatonya selalu mengatakan bagaimana saatnya keadilan sosial itu terwujud. Dan kami ingin bersama sama Anies Baswedan untuk ikut mewujudkan keadilan sosial itu” seru Idris Sardi dalam keterangan persnya ditengah-tengah acara.

Dikatakan Idris, kebijakan Anies Baswedan di DKI telah terbukti banyak berpihak kepada rakyat kecil. Mulai dari pedagang kaki lima sampai rakyat digang gang kecil yang tidak luput dari perhatian Anies Baswedan yaitu dengan menghidupkan kembali becak untuk transportasi di pemukiman penduduk yang jauh dari jangkauan angkutan umum. “Itu semua adalah bagian dari bagaimana mewujudkan keadilan sosial dan bukti bahwa apa yang dilakukan Anies adalah bentuk nyata pembeaannya kepada rakyat kecil.” Tandasnya.

Selain deklarasi dukungan terhadap Anies Baswedan untuk maaju sebagai capres 2019, RAMEN juga mengklaim telah mendirikan posko dukungan terhadap Anies Baswedan di Jl. Bersama Gg. Swadaya No.15 Kel. Banten Kec. Medan Tembung Medan Sumatwra Utara. Posko inilah yang nantinya akan terus menggalang dukungan dari warga Medan untuk pencapresan Anies Baswedan sebaagai presiden 2019. (rel)

Peran PPSU Jembatan Lima Dalam Kebersihan Mutlak Diperlukan.

By On April 19, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, JAKARTA - Sebanyak 7 Personil PPSU Kelurahan Jembatan Lima bersama warga melaksanakan kegiatan kebersihan di lingkungan RT.005/06, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (19/4/2018).

Hal itu menindak lanjuti atas laporan dari Pengurus RT.005/06 Kelurahan Jembatan Lima, tentang program PPSU termasuk didalamnya gerakan bongkar saluran air yang macet. 

“Setiap Tim PPSU berkewajiban untuk membantu warga dalam masalah kebersihan lingkungan.” Jelas Adm PPSU Jembatan Lima Aryadi.

Menurutnya, kegiatan yang dilaksnaakan ini juga merupkan realisasi yang telah diamanatkan oleh Koordinator Kebersihan Kelurahan Jembatan Lima.

Adapun amanat tersebut anatara lain, seluruh tim PPSU di kelurahan Jembatan Lima dapat melaksanakan program-program kebersihan tahun 2018 terlaksana dengan baik.

“Dimulai dengan meningkatkan nilai kerjasama yang baik yang dikhususkan bagi warga yang dilingkungannya memerlukan penanganan kebersihan yang cepat dan aman,” tandasnya.

Lebih lanjut Aryadi mengatakan, kegiatan kebersihan ini juga untuk upaya dalam rangka mendukung program-program percepatan pembangunan lingkungan bersih dan sehat yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dikesempatannya, Nurhalim Ketua RT.005/06 Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat menyampaikan rasa terimakasihnya kepada segenap petugas PPSU Jembatan Lima, kini pembatas penghalang saluran air sudah bias diakses, guna pengerjaan rutin kerja bakti kedepan. (Rel)

Pemprov DKI Jakarta Resmi Tutup Diskotik Exotic

By On April 19, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, JAKARTA - Diskotek Exotic yang beralamat di Jalan Pangeran Jayakarta Dalam Nomor 72A Komplek Mangga Besar Permai, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Akhirnya, resmi ditutup oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penutupan Diskotik Exotic lantaran adanya pengunjung bernama Sudirman, 47 tahun, ditemukan tewas di tempat hiburan malam itu pada senin (2/4/2018). Pria itu diduga tewas akibat oversdosis narkoba.

Pantauan Tim GMN,  tampak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerjunkan puluhan personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) yang kesemuanya perempuan. Sedangkan salah seorang petugas Satpol PP tengah memasang poster pengumuman bahwa tempat itu sudah resmi ditutup.

"Barang siapa yang melakukan pengrusakan dan pelanggaran atas pengumuman ini akan dituntut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Demikian agar diperhatikan dan ditaati sepenuhnya," demikian kutipan dalam poster itu yang ditempelkan pada tembok depan bangunan Exotic.

Sebelumnya, Pemrov DKI Jakarta resmi mencabut tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) Diskotek Exotic. Pencabutan dilakukan melalui surat keputusan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) DKI Jakarta yang bernomor 3262/-1.858.25 tentang Pemberitahuan terkait TDUP.

Surat itu ditandatangani oleh Kepala Dinas PM-PTSP DKI Jakarta Edy Junaedi pada 12 April. Ia mengatakan, pencabutan izin dilakukan atas rekomendasi dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta. (Rel)