Berita Terbaru

Kategori

Langganan Berita

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Menuju 25 Tahun kedua, Dompet Dhuafa Gelorakan Semangat Menjawab Panggilan Zaman

By On September 24, 2018

GEMAJAKARTA - Melihat realita kemiskinan yang menjerat sebagian masyarakat di negeri ini, menjadi keprihatinan tersendiri bagi awak media di harian umum Republika. Berita yang beredar mengenai kemiskinan, mengusik nurani. Pada akhirnya di medio 1993, Parni Hadi selaku Pemimpin Redaksi pada waktu itu, menginiasi dan mendirikan program Dompet Dhuafa sebagai wadah penggalangan donasi dari zakat, infak, sedekah dan wakaf masyarakat penderma. Dimana dana yang terkumpul disalurkan melalui program yang terencana dan dipertanggungjawabkan secara berkala.
(Sabtu, 19/09)

Pada periode pertama, donasi sebesar Rp. 425.000,- dari para donatur, mengalir melalui Dompet Dhuafa. Nominal tersebut menjadi sejarah awal penghimpunan dan lahirnya Dompet Dhuafa yang terus berkomitmen untuk memberdayakan sesama. Bahkan, dalam jejak perjalanan 25 tahun Dompet Dhuafa, baik dari penghimpunan, sinergi atau kolaborasi mitra terus tumbuh untuk menekan kemiskinan, dan memberdayakan masyarakat miskin, serta dhuafa, melalui lima pilar pemberdayaan.

Dalam perjalanan merajut asa untuk keberdayaan sesama dari periode 1993 hingga 2018, lebih dari 16 juta jiwa penerima manfaat dari pilar-pilar pemberdayaan serta belasan ribu relawan (DD Volunteer) yang ikut dalam barisan membentang kebaikan Dompet Dhuafa. Berawal dari program memberantas rentenir yang berkolaborasi dengan ICMI Bandung, kini Dompet Dhuafa terus berkhidmat memberdayakan sesama melalui pilar pendidikan, ekonomi, kesehatan, pengembangan sosial dan budaya, serta dakwah.

Berlokasi di Lapangan Proklamasi, Dompet Dhuafa menggelorakan semangat LOVER (Lombok Recovery) mengembalikan Lombok untuk pulih kembali. Puluhan komunitas hingga ribuan masyarakat berkumpul menjadi satu. Dalam rangka menjawab panggilan zaman, Dompet Dhuafa terus berkomitmen untuk bersama mitra, donatur, komunitas maupun elemen masyarakat untuk membangun negeri. Pada gelaran tersebut turut digelar acara 25 pernikahan dan sunatan massal, arena permainan tradisional, festival mural, skateboarding, bazar produk pemberdayaan Dompet Dhuafa, Aksi Layan Sehat, Pijat Gratis dari Tuna Netra, Donor Darah hingga Pentas Seni dan Budaya.

“Dompet Dhuafa menjawab panggilan zaman dan khusus rangkaian Lombok Recovery, kita akan mensosialisasikan hingga mengomunikasikan kepada masyarakat, inilah sinergi Dompet Dhuafa bersama dengan para mitra, donatur, komunitas hingga seluruh elemen masyarakat yang telah berlangsung pada respon bencana di Lombok,” ucap drg. Imam Rulyawan, selaku Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi.

Dompet Dhuafa sudah terjun dengan berbagai program untuk Lombok Recovery (LOVER) mulai membangun Masjid Sementara, Sekolah Sementara, Hospital Keliling (HOPING) dan Rumah Sementara Bale Nyaman (Rumtara Baleman) yang ramah di kawasan bencana gempa.

Dompet Dhuafa dalam respon bencana gempa bumi Lombok, telah menurunkan tim rescue dari Disaster Management Center (DMC), Psychological First Aid, Dapur Umum, Dapur Keliling, Tenaga Medis seperti Dokter Spesialis Bedah dan Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Umum, Perawat, Bidan, serta aktivis kemanusiaan lainnya.

Selain kegiatan Dapur Keliling, terdapat Aksi Layanan Sehat (ALS), pendirian pos pengungsian, pendirian Dapur Umum, pembangunan MCK sementara, pembangunan Masjid sementara, inisiasi pendirian Sekolah Darurat, Sekolah Ceria, Layanan Dakwah, pengadaan pipanisasi untuk pengungsi korban gempa dan distribusi tandon air, serta Motor Kilat, yang berkeliling melayani kebutuhan kesehatan untuk mobilitas ke sejumlah wilayah terpencil, dan sulitnya medan karena akses terputus.

“Hari ini kita masuki fase recovery di Lombok, tentu harapannya melibatkan masyarakat lebih banyak lagi untuk tetap memberikan perhatian. Bukan hanya perhatian dari sisi materi maupun non materi, tapi perhatian tersebut harus berkelanjutan, bukan hanya saat pada respon saja ramai perhatian, tetapi saat recovery-nya tidak berjalan dengan baik. Tentunya kita melanjutkan recovery di daerah-daerah," pungkasnya (rls/red)

Kebersamaan Tim Struktural Terjalin Erat di Saung Kito Grogol

By On September 18, 2018

GEMAJAKARTA, Jakarta - Selain jumpa bersama anggota, Tim Pemenangan Jakarta Barat, Jimly Asshiddiqie, juga membahas alur konsep untuk Pemenangan Jimly Asshiddiqie di Restourant Saung Kito Grogol, Selasa, (18/9/2018) malam.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Pemenangan Sahrudin atau biasa disapa Bonus, Maman Dewan Penasehat, Ida, Bendahara,

Menurut Maman, dalam tim pemenangan ini kita kuatkan pemilih suara dari pihak keluarga, karena dari suara pihak keluarga tersebut kita akan meraih suara yang signifikan.

"Selain kita bahas sekretariatan tentunya ada juga yang harus segera dilakukan menjelang pengumuman DCT,  yakni kita juga harus ada penguatan struktural, pendataan pemilih disetiap wilayah per kecamatan," ungkap Maman Dewan Penasehat.

Dikatakan Maman, minimal dalam pendataan kita perkuat koordinator Kelurahan dari setiap Kecamatan, satu contoh Kecamatan Tambora, di Tambora ada 11 Kelurahan, dibutuhkan sebanyak tiga orang koordinator dari setiap kelurahan.

Kebersamaan tampak terlihat dalam setiap pembahasan setiap alur konsep yang disampaikan oleh Maman selaku Dewan Penasehat, yang diselingi dengan canda serta adanya suguhan hidangan cemilan dan kopi (bns/red)

Alumni Lemhannas: Propam Perlu Periksa Oknum Polres Sidoarjo

By On September 16, 2018

GEMAJAKARTA, Jakarta - Dugaan maraknya kegiatan di tempat hiburan malam berkedok karaoke di D'Top dan X2, Jl. Taman Pinang, Sidoarjo, Jawa Timur yang viral di media-media online lokal maupun nasional telah menarik perhatian publik, termasuk tokoh pers di Jakarta.

Salah satunya adalah Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia. Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini mengatakan bahwa kondisi di tempat hiburan karaoke D'Top dan X2 yang diduga menjadi areal perilaku menyimpang berbentuk pornoaksi, berpakaian super seksi, mengumbar nafsu syahwat, dan sejenisnya itu tidak terlepas dari peran aparat hukum di wilayah tersebut.

"Kondisi tempat hiburan di cafe maupun karaoke yang salah guna sebagai tempat mesum seperti di Sidoarjo itu terkait erat dengan perilaku oknum aparat kepolisian di sana," ujar lulusan pascasarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University, Inggris itu melalui pesan WhatsApp messenger-nya kepada redaksi media ini, Minggu, 16 September 2018.

Lebih lanjut Wilson mengatakan bahwa dirinya bahkan melihat adanya indikasi kuat keterlibatan oknum aparat di jajaran Polres Sidoarjo yang mem-backup kegiatan semacam itu di tempat hiburan karaoke D'Top dan X2 tersebut.

"Bahkan ada indikasi kuat, oknum-oknum di jajaran kepolisian setempat berperan aktif sebagai centeng berbaju undang-undang ITE dan KUHP bagi tempat hiburan D'Top dan X2," imbuh penerima The Indonesian Best Executive dan Professional Award 2013 ini.

Alasannya, lanjut Wilson, polisi sangat tanggap dan cekatan dalam menangani masalah yang timbul atas perilaku mesum para penjaja birahi di tempat tersebut.
"Ketika ada wartawan Slamet Maulana dari media beritarakyat.com memberitakan fakta adanya kegiatan permesuman di D'Top dan X2, polisi serta-merta mengerahkan seluruh kemampuan mereka untuk menangkap dan memenjarakan wartawan dengan dalih melanggar UU ITE dan KUHP. Persoalan mesum di tempat itu tidak diusut. Hampir dipastikan ada angpao yang menyupal otak oknum polisi di sana sehingga pikirannya jadi bobrok dan terbolak-balik begitu," ujar alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad-21 itu menyesalkan.

Oleh karena itu, Wilson yang sempat dua kali datang ke Sidoarjo menghadiri sidang korban kriminalisasi wartawan Slamet Maulana alias Ade di PN Sidoarjo dalam kapasitasnya sebagai ahli pers mengatakan bahwa berdasarkan analisisnya atas rangkaian kasus pemberitaan acara mesum di D'Top dan X2 itu, Mabes Polri cq Divpropam Polri harus turun ke Sidoarjo, memeriksa para oknum polisi yang terindikasi terlibat dalam memperlancar operasional esek-esek di D'Top dan X2.

"Salah satu hal penting yang perlu dilakukan dalam membenahi dan menjaga Sidoarjo bebas pornoaksi dan perilaku mesum adalah membereskan oknum-oknum polisi di Sidoarjo. Jika terindikasi terlibat, oknum Kapolres dan jajaran di atasnya di Mapolda Jatim amat perlu diperiksa. Saran saya, masyarakat Sidoarjo, terutama para pimpinan ormas, tokoh masyarakat dan tokoh agama, budayawan dan pemerhati sosial harus bersatu, mendesak pemerintah daerah dan aparat kepolisian menindak tegas oknum anggotanya yang menjadi 'herdernya' para pengusaha esek-esek bertameng cafe dan karaoke di daerahnya," pungkas trainer jurnalistik bagi ribuan anggota TNI, Polri, guru dosen, PNS, mahasiswa, wartawan dan masyarakat umum mengakhiri. (HWL/Red)

Komisioner Panwascam Gunungsitoli Barat Gelar Pertemuan Terbatas Bersama Panwaslu Desa

By On September 14, 2018

GemaJakarta - Gunungsitoli, Dalam rangka pemilihan umum tahun 2019 mendatang, diantaranya pemilihan DPRD, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Gunungsitoli Barat, mengelar pertemuan terbatas bersama Panwaslu Desa, Jumat (14/09/18), yang bertempat dikantor Sekretariat jln.Lauru No 59 Kota Gunungsitoli, Sumut.

Pada pertemuan tersebut, Komisioner Panwascam menyampaikan sejumlah penekanan dan arahan yang berkaitan dengan tugas, kewajiban dan wewenang Panwaslu Desa.

Berdasarkan UU No 07 tahun 2017 tentang pemilihan umum secara spesifik telah mengatur mengenai tugas, kewajiban dan wewenang Panwaslu Desa/Kelurahan yang memiliki peranan penting dalam mengawasi setiap tahapan penyelenggaraan pemilu sebagaimana diatur dalam PKPU No 05 tahun 2018.

Dalam arahan Ketua Panwascam (Matia Gea, Amd), didampingi oleh komisioner bidang Penindakan Pelanggaran (Prediaro Zebua) dan Komisioner Divisi Pencegahan hubungan antar lembaga (Amenesi Zebua, SPd.K) dengan tegas menghimbau seluruh Panwaslu Desa agar menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan fungsi pengawasan diwilayah kerjanya.

Lebih lanjut Ketua Panwascam, mengatakan bila ada temuan atau laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran disetiap tahapan, agar mengedepankan koordinasi dan menuangkan dalam laporan hasil pengawasan (LHPP).

Dari pantauan Pewarta media ini, Pertemuan tersebut berjalan lancar, yang turut dihadiri oleh Kepala Sekretariat Panwascam (Sabaaro Gulo), Komisioner, staf pendukung serta seluruh Panwaslu Desa sekecamatan Gunungsitoli Barat. (AZB/RED)

Masyarakat Desa Ononamolo II Lot Apresiasi Kinerja Aluiziduhu Zebua

By On September 13, 2018


GEMAJAKARTA, Gunungsitoli - Dinilai punya kinerja baik dan transparan pada pelaksanaan anggaran dana desa yang bersumber dari APBN, masyarakat Desa Ononamolo II Lot, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli,  mengapresiasi dan mendukung kinerja Kepala Desa Aluiziduhu Zebua.

Seperti yang diungkapkan oleh tokoh masyarakat Prediaro Zebua, yang didampingi oleh sejumlah masyarakat kepada wartawan, kamis (13/09), menurutnya sejauh ini kinerja Kades cukup memuaskan yang ditandai dengan kedekatannya dengan warga masyarakat tanpa membeda-bedakan,  dan selalu tanggap yang menyangkut urusan warganya.

Ditanya soal pelaksanaan dan pengelolaan anggaran Dana Desa yang bersumber dari APBN, warga pun mengaku Kepala Desa sudah transparan yang dibuktikan dengan kades dan aparat desa selalu mengundang seluruh  masyarakat untuk diberikan penjelasan tentang besaran dana desa yang diterima beserta tujuan pengelolaannya.

Terpisah, Kepala Desa Ononamolo II Lot Aluiziduhu Zebua yang akrab dipanggil abang Ama Sofi itu, kepada wartawan mengatakan bahwa pihaknya dalam sistim pemerintahan ditingkat desa selalu mengdepankan azas transparansi serta menjunjung tinggi sepenuhnya janji sumpah jabatannya.

"bahwa pada pelaksanaan dan pengelolaan Dana Desa yang bersumber dari APBN itu, semua saya lakukan dengan transparan dan saya memberikan pengumuman anggaran melalui baliho yang ditempelkan dilokasi strategis agar masyarakat dapat mengikuti dan mengawal proses penggunaan Dana Desa ini"

Tambahnya, seperti diketahui ADD dan DD yang diterima pada tahun 2017 adalah sebesar Rp. 1.462.076.408, yang terlaksana adalah ADD sebesar Rp. 294.195.150 untuk pembayaran tunjangan/honor, DD yang terlaksana sebesar Rp. 479.079.200 yang disasarankan untuk pembangunan parit gendong dan pengadaan bahan pengaspalan.

Lanjutnya, anggaran yang dikeluarkan untuk pemberdayaan masyarakat adalah sebesar Rp. 20.688.700. serta untuk pembinaan kemasyarakatan adalah sebesar Rp. 58.079.800 total terealisasi pada tahun 2017 adalah sebesar Rp. 852.042.850, total silva adalah sebesar Rp. 610.033.558.

Jadi, walaupun demikian, segala sesuatu pembangunan didesa tidak terlepas dari dukungan semua pihak termasuk pengawasan pelaksanaannya. Beliau berharap agar pembangunan Desa kedepan ini tidak terlepas dari pengawasan masyarakat serta pihak lain yang turut berpartisipasi untuk memberikan masukan serta kritikan yang positif demi kemajuan Desa Ononamolo II lot khususnya dan Kota Gunungsitoli pada umumnya, tutupnya dengan raut wajah penuh harap (AZB/RED)

Majelis Ta’lim Dhiyaaul Falaah Gelar Peringatan Malam Tahun Baru 1 Muharram 1440 H

By On September 11, 2018


GEMAJAKARTA, GROGOL PETAMBURAN - Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam yang ke 1440 H masyarakat Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, dari pelbagai wilayah serentak mengadakan kegiatan 1 Muharram 1440 Hijriah, dengan pawai obor, santunan dan beragam kegiatan Islami lainnya.

Tak terkecuali bagi Majelis Ta’lim Dhiyaaul Falaah di Jalan Semeru IV/V Gg. D serentak menyambut tahun baru Islam, 1 Muharam 1440 Hijriah, diawali dengan pawai keliling kampung bersama Majelis Ta’lim lainnya. Senin (10/9/2018). 

Tampak warga masyarakat Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, antusiasme dalam menyambut Tahun Baru Islam ke 1440, khususnya anak-anak dan remaja dalam mengikuti kegiatan pawai obor tersebut.


Ukhuwah Islamiyyah yang terjalin nampak sekali terasa meskipun mereka terdiri dari beberapa Majelis Ta'lim sebagaimana yang telah diwariskan oleh Rosullulloh Muhammad SAW sebagai pemimpin umat dimana setiap muslim adalah saudara. 

Pantauan Media GMN, tampak para peserta pawai obor yang menumpuh jarak tidak kurang dari 2 km, seluruh peserta senantiasa menggemakan kalimat toyyibah berupa Sholawat Nabi dan lain - lain.

Acara yang juga di dukung oleh organisasi GP. Ansor Ranting Grogol dan para anggota BANSER berlanjut dengan Dzikrulloh dan Do'a yang di pimpin langsung oleh pengasuh Majlis Ta'lim KH. Abdurrahman Masduki dan Tausiyah yang di sampaikan oleh KH. Muhammad Sani Safri (dari Kelapa Gading).


Dalam Tausiyahnya, KH.Muhammad Sani Safri, menyampaikan bahwa perlunya untuk senantiasa memperbaiki diri dalam setiap sisi kehidupan. 

Sementara, KH. Ahmad Taufiq (dari Depok) dalam Tausiyah berikutnya menyampaikan bahwa perlu senantiasa mengamalkan amalan - amalan Syurga agar kelak kita sebagai hamba memperoleh keni'matan akhirat.

Ditempat sama, KH. Abdurrahman Masduki selaku pimpinan dan pengasuh Majelis Ta'lim menuturkan agar Tahun Baru Hijriah dapat selalu diperingati dengan kegiatan - kegiatan yang positif yang bersifat keagamaan dan social.

“Tentunya ini semua dilakukan agar kita semua sebagai umat beragama semakin dekat dengan Tuhan (Alloh) agar bangsa ini memperoleh keberkahan dan menjadi negara yang Baldathun Thoyyibatun Wa Robbun Ghofur,” pungkasnya mengakhiri (sbn/red)

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Boyolali Melantik Ketua PAC Kecamatan Selo.

By On September 10, 2018


BOYOLALI - Ketua Majelis Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Boyolali, Edy Waluyo, tengah melantik Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Selo Untuk Periode 2018 – 2021 di Desa Sumber Klakah, KEcamatan Selo, KAbupaten Boyolali, Jateng, Minggu (9/9/2018) pelantikan berdasarkan hasil keputusan Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) yang dilaksanakan sehari sbeelumnya.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membatu dengan ikhlas dalam bentuk apapun, sehingga RPP bisa terlaksana dengan lancar dan sukses," kata Sekjen MPC Fauzan, SH., MKn yang pada kegiatan RPP memimpin langsung jalannya rapat.

Sebelumnya, Pengurus Anak Cabang Kecamatan Selo dijabat oleh Paul Sudiyono, SH., MHum, yang juga sebagai ketua Badan Pelaksana Kaderisasi (BPK) Pemuda Pancasila MPC Kab. Boyolali.

Adapun dalam Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) PAC Selo dihadiri seluruh Ranting Se-Kecamatan Selo, unsur MPC, dan beberapa ketua PAC Kecamatan lain sebagai peninjau. Pada kegiatan RPP tersebut terpilih secara aklamasi, saudari Wanti sebagai Ketua PAC Kecamatan Selo.

Ketua MPC Kab. Boyolali kembali mengingatkan kepada seluruh kader, bahwa Pemuda Pancasila bukan underbone salah satu partai politik. Kader Pemuda Pancasila tidak memihak salah satu partai politik.



“Tapi kader Pemuda Pancasila berada diseluruh partai politik. Dengan istilah lain, kader Pemuda Pancasila tidak kemana mana  tapi ada dimana-mana,” ujarnya dalam sambutan.

Kepada ketua PAC terpilih, Ketua MPC berpesan, jabatan Ketua PAC Selo merupakan amanah dari seluruh kader PP Se-Kecamatan yang harus dipikul dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Oleh karena itu pada kesempatan pertama ketua terpilih harus sesegera mungkin melaksanakan konsolidasi ke masing-masing ranting untuk menentukan format yang tepat dalam mengaplikasikan program kerja yang telah disepakati dalam RPP,” terangnya.

Pada kesempatan itu juga, Ketua MPC merasa bangga sekaligus terharu dengan terpilihnya saudari Wanti, karena beliau merupakan satu-satunya Ketua PAC perempuan di wilayah MPC Kab. Boyolali.

Ditempat yang sama Ketua Pac terpilih Wanti mengatakan, Innalillahi wainnailaihi roji'un, saya akan laksanakan amanah ini dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab.

“Namun dukungan, bimbingan, dan arahan dari semua pihak sangat saya harapkan, demi kemajuan dan kejayaan organisasi yang kita cintai bersama, yaitu Ormas Pemuda Pancasila”. Pungkasnya. (Patih)