Berita Terbaru

Kategori

Langganan Berita

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Masjid Mini Baitul Salam Patut Dibanggakan dan Diresmikan

By On July 11, 2017

Gema Jakarta, Jakarta - Mendengar nama masjid mini mungkin asing ditelinga kita, tapi di Koramil 03 Pasar Minggu Kodim 0504/Jakarta Selatan nyatanya ada Masjid Mini yang bernama masjid mini Baitussalam. Berdiri megah, Masjid ini bisa dikatakan hampir selesai pembangunannya

Menurut Danramil 03 Pasar Minggu Mayor Chb Purwanto, S.Psi pemberian nama masjid ini bukan asal-asalan, melainkan sudah dipertimbangkan dan disepakati bersama seluruh anggota Koramil dan masyarakat sekitarnya

“Umumnya warga merasa nyaman shalat di masjid ini, selain sejuk, parkir kendaraan juga luas. Bahkan warga yang sholat di situ menyebutnya masjid, bukan mushola.

"Saya pernah sampaikan ke warga ini bukan masjid tapi Mushola Baitussalam. Tapi warga malah tetap  menyebut masjid karena bisa menampung 100 jamaah,” tutur Danramil.

Dari percakapan antar warga itulah, akhirnya Danramil mengakomodir dengan menambah kata mini, karena kalau disebut masjid haruslah berukuran besar, sehingga jadilah disebut Masjid Mini Baitul Salam.

“Jika ada Masjid Raya, Masjid Agung, Masjid Jami’ maka kenapa tidak ada Masjid Mini, hanya saja belum terbiasa kita mengucapkan maupun mendengar. Maka tercetuslah nama Masjid Mini Baitul Salam meski secara resmi belum diresmikan pejabat terkait,” terang lulusan Secaba 1993 ini.

Bila masuk halaman Koramil 03 Pasar Minggu, masjid ini terletak di sebelah kanan halaman Koramil. Dengan ukuran lebar 6 meter, panjang 10 dan tinggi ruang utamanya 3 meter serta kubah ditengahnya masjid ini memang terlihat kecil. Namun bila melihat lantai, dinding luar dan dalamnya, maka akan terasa kemegahannya karena terbuat dari marmer warna kecoklatan yang berkilau.

Dapat dibayangkan betapa sejuknya saat berada di dalamnya, apalagi ada AC yang terpasang dikedua sisinya. Udara sejuk tidak akan keluar karena jendelanya ditutupi dengan kaca patri bermotif Islami setebal 12 mm. Belum lagi tempat berwudhu dan MCK-nya yang berada disamping kanan masjid juga terbuat dari marmer yang sama.

Untuk pengeras suara menggunakan unit sound system dan speaker yang terpasang di kanan dan kiri dinding serta TOA yang terpasang di samping kubah masjid dirasa tepat jika disebut dengan Masjid Mini.

Menurut Danramil, masjid yang peletakan batu pertamanya dilakukan Dandim 0504/JS pada Pebruari 2016 ini sudah bisa digunakan Shalat Taraweh sejak awal Ramadhan (puasa) Juni 2017, dengan jamaah hingga 3 shaff.

“Mungkin kalau setingkat Koramil, baru di Koramil Pasar Minggu ini yang telah menyelenggarakan Shalat Taraweh," ujar Danramil yang bertugas sejak akhir tahun 2015.

Berawal dari obsesi melihat kondisi kantor Koramil yang kurang layak, tapi ada keterbatasan merenovasi karena birokrasi ke komando atas dan keterbatasan komunikasi dengan warga sehinga muncul ide mereovasi musola yang berdempetan dengan kantor Koramil.

“Kita punya obsesi karena kondisi kantor kita yang seperti itu, akhirnya kita sepakat membangun mushola, membangun rumah ibadah ini jangan asal-asalan dan tidak mau main-main dalam membangun rumah Allah S.W.T ini, tapi harus yang terbaik,” kenang Danramil yang berasal dari Kota Salatiga tersebut.

Dengan niat kuat melalui kepemimpinannya dan mengerahkan para Babinsa sebagai ujung tombak di lapangan, dimulailah komunikasi dengan warga sekitar terutama para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ormas, pengusaha maupun warga masyarakat di wilayah kecamatan Pasar Minggu untuk memulainya dalam proses pembangunan masjid.

Niat kuat ini ternyata mendapat sambutan positif dari warga. Warga mendukung sepenuhnya rencana itu, warga berduyun-duyun memberikan bantuan material bahan bangunan, ada yang membantu pasir, semen, bata, habel, batu koral, besi, pintu kamar mandi, kaca, unit sound system, karpet/sajadah, kipas angin, AC, kanopi, dan termasuk sumbangan lantai dan dinding marmer serta material lainnya.

Ada juga warga yang sangat percaya memberikan bantuan berupa uang dalam jumlah tertentu, mungkin karena sudah cukup kenal dengan prinsip dan pribadinya seorang Danramil tersebut, sehingga warga benar-benar mendukung membantu TNI.

Dari pengamatan, bangunan masjid ini tinggal tahap akhir atau finishing. Penyelesaian tinggal dibagian kanopi teras depan dan kanopi di tempat wudhu serta papan nama masjid.

Ada harapan besar dibenak Danramil dan seluruh anggota Koramil 03 Pasar Minggu, seandainya setalah rampung nanti Masjid Mini Bastussalam ini berkenan bisa diresmikan oleh Bapak Pangdam Jaya.

“Tentunya itu akan membuat kami bangga, atas dukungan warga kami bisa membangun sesuatu yang bermanfaat” harap Danramil. (Rommy Marantika)