Berita Terbaru

Kategori

Langganan Berita

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sanny A Irsan : Pentingnya Dibuat Badan Otorita Di Kawasan Kota Tua

By On November 25, 2017

Sanny A Irsan Ketua Tim 10 Anies-Sandi Bidang Seni Budaya dan Pariwisata (Kanan)
NEWSGEMAJAKARTA.COM, Jakarta - Pengelolaan Kawasan destinasi Pariwisata Kota Tua perlu ditingkatkan, seiring dengan perkembangan yang terus menerus meningkat. Tugas dan fungsi Pengelola itu sendiri harus mampu memenuhi segala aspek mulai dari Ekonomi, Sosial, Seni Budaya maupun Kepariwisataan itu senidiri. Untuk itulah, pentingnya dibuat Badan otorita, khususnya dikawasan Kota Tua.

Hal ini dikemukakan oleh Sanny A Irsan Ketua Tim 10 Anies-Sandi Bidang Seni Budaya dan Pariwisata saat bertemu dengan Pokja Pengurus Pewarta Kota Tua bertempat di Gedung Pengelola Pusat UMKM Jalan Cengkeh Jakarta Barat, Jum’at (24/11/2017) Malam. 

Adapun pertemuan tersebut dihadiri oleh Hengky selaku Pembina, Andi, Ichwan Lazuardi dan Syaefuddin Dewan Pengarah Pokja Pewarta Kota Tua serta Daeng Mansyur Tokoh Masyarakat Jakarta Utara.

“Saya akan sampaikan kepada Anies-Sandi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta agar segera dibentuk Badan Otorita Kota Tua, demi mempercepat proses pengelolaan Pariwisata di Kota Tua”, ujar Sanny A Irsan.

Revitalisasi Kota Tua, lanjut Sanny, agar segera dilaksanakan guna percepatan proses pembangunan kepariwisataan di kawasan Kota Tua ini terwujud dengan memperhatikan semua aspek kehidupan yang ada dikawasan ini.

Dalam kesempatan itu, Toni Flamingo Ketua Pokja Pewarta Kota Tua berharap agar eksistensi Pokja ini bukan hanya disetujui oleh Anies-Sandi namun harus juga diakui sebagai salah satu pilar dalam upaya Pengembangan Kawasan Destinasi Pariwisata Kota Tua.

“Pokja Pewarta Kota Tua akan menjadi jendela informasi dunia bagi Kawasan Kota Tua sebagai tujuan pariwisata bagi turis lokal maupun mancanegara”, ujar Toni.


Sanny A Irsan berjanji dalam waktu satu minggu ini akan dipertemukan teerlebih dahulu dengan Hj. Yusriah Dzinnun SPd Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta sebelum menghadap Anies-Sandi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.(*)

Anggaran Terbatas Kades Palasari Berharap Dinas Kebudayaan dan Sejarah Membantu Pelestarian

By On September 23, 2017

Gema Jakarta, Kab.Sukabumi - Pelaksaanaan kegiatan desa sangatlah menunjang akan kemajuan desa itu sendiri, dan bisa terlaksana dengan adanya sistem kepedulian antara pemda, desa dan juga masyarakat itu sendiri.

Salah satunya yakni Desa Palasari Girang sudah malaksanakan berbagai kegiatan sesuai dengan APBDES dari mulai pembangunan paud, jalan lingkungan, hingga jalan setapak dari anggaran ADD Tahap 1, selain itu Tahap 2 nanti akan ada pembangunan warung desa yang nantinya bekerja sama dengan BUMDES, serta penataan jalan menuju tempat sejarah.

“Penataan jalan menuju tempat sejarah yakni, PATILASAN MAKAM 10 yang berada di kampung bojong menteng RT.24/06 " ungkap Ujang Ma'mun .S.FII.I. Kepala Desa Palasari, Kecamatan Kalapa Nunggal, Kab.Sukabumi, Selasa (19/09) di kantor desa tempat kerjanya. Seperti dilansir postnews.co.id

Lebih jelas, Kepala Desa yang murah senyum ini pun menyampaikan, pemberdayaan kini sedang dilaksanakan seperti hari ini ada pemberdayaan pemuda pesertanya bukan cuma dari desa palasari girang saja, ada 5 desa Sekecamatan Kalapa Nunggal yang ikut acara ini sudah 2 hari dan hari ini hari penutupan.

“bagaimana mengoptimalkan potensi yang ada di masing masing desa" terutama mendobrak potensi bidang  ekonomi, karna dengan demikian masyarakat akan merasakan kemajuannya dan tentunya desa pun akan lebih maju nantinya.

Kami juga mengadakan bhakti sosial yang dilaksanakan berupa program Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 40 rumah dan anggarannya langsung diterima manfaat melalui rekening masing-masing yang dikirim dari  Kementerian Rakyat dengan besar anggaran per unit 15 juta.

“ini sudah berjalan sekitar 40/50%  dari pencairan tahap pertama,manpaat nya tentu langsung dirasakan oleh masyarakat itu sendiri, karna rumah mereka yang tadinya tidak nyaman menjadi nyaman untuk di tepati, bersih, rapih dan sehat dengan demikian dampak nya pun dapat kita rasakan mereka masyarakat desa palasari girang semakin berharap desanya lebih maju kedepannya" jelasnya.

Terkait dengan tempat sejarah yaitu patilasan makam 10 yang berlokasi di kampung bojong genteng, ternyata lokasi tersebut pernah juga di tinjau oleh salah satu Dewan Provinsi Jabar, juga saat malam 17 Agustus kemarin dari TNI melaksanakan penghormatan di lokasi tersebut.


"Saya berharap pihak Pemda, Kab.Sukabumi khususnya Dinas bidang budaya dan sejarah, mau perduli untuk merawat, mentata juga melestarikan tempat sejarah ini karna ini aset Kecamatan Lalapa Nunggal, kami berharap ada anggaran khusus untuk itu, karna pihak desa sudah berupaya untuk penataan jalan tapi anggaran kami kan terbatas jadi harapan pihak Pemda Kab.Sukabumi khususnya Kepala Dinas Kebudayaan dan sejarah mau berkunjung dan membantu pelestarian lokasi sejarah ini,” pungkas Ujang Ma'mun Kades Palasari Girang. (her/rls)