HKTI Siapkan Program Untuk Penyaluran CSR

Iklan Semua Halaman


.

HKTI Siapkan Program Untuk Penyaluran CSR

10 September 2019
Foto Bersama Ketua DPP HKTI DKI Jakarra dengan Seluruh Jajaran Pengurus dan Ketua DPK HKTI Se DKI Jakarta, Minggu (8/9/2019)
Gema Jakarta, JAKARTA - HKTI sebagai ormas besar yang concern bergerak dalam bidang pertanian, peternakan dan perikanan terus melakukan upaya - upaya maksimal guna mensejahterakan anggota. Pemenuhan kebutuhan masyarakat akan pangan tidak bisa dianggap sebelah mata mengingat jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar.

Ditambah jumlah penduduk negara - negara Asia Khususnya Asia Tenggara yang secara geografis memiliki karakteristik hampir sama, tentu menjadi peluang besar bagi HKTI Jakarta untuk bisa menjadi fasilitator bagi petani, peternak dan nelayan dalam melakukan eksport kebutuhan pangan sebagai kebutuhan pokok.

"DPK - DPK HKTI diwilayah DKI Jakarta, harus bisa melaksanakan 3 (tiga) program pokok DPP HKTI DKI Jakarta selain program - program yang telah dibuat oleh masing - masing DPK", tegas Ir. Budi Sumadiyo. MBA, dalam sambutannya pada pembukaan Musda DPK HKTI Jakarta Barat pada Minggu, (8/9/2019) di salah satu gedung kantor di jalan Arjuna Utara No.28 Rt.11 Rw.02 Kel. Tanjung Duren Selatan, Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Suasana MUSDA DPK HKTI Jakarta Barat, Minggu, (8/9/2019)
Ia menambahkan, "DPP HKTI DKI Jakarta sebagai prototype HKTI di Indonesia terus  melakukan konsolidasi organisasi guna penguatan struktur HKTI hingga sampai tingkat Kecamatan dan Kelurahan agar program DPP HKTI DKI Jakarta dapat berjalan maksimal. Menjadikan Jakarta sebagai etalase bagi produk pertanian unggulan di Indonesia, membuka pasar eksport serta mendatangkan investor asing Khususnya dibidang pertanian untuk menanamkan modalnya di Indonesia merupakan tugas utama DPP HKTI DKI Jakarta".

"DPP HKTI DKI Jakarta, juga telah menyiapkan konsep program guna pemanfaatan dana CSR (Corporate Social Responsibility) yang dimiliki oleh perusahaan - perusahaan besar di Indonesia, maka DPK - DPK HKTI di masing - masing daerah / kota di Jakarta, pun harus dapat melakukan hal yang sama seperti yang telah dilakukan oleh DPP HKTI DKI Jakarta", tambah suami dari ibu Susanti yang juga sebagai Sekretaris Badan Pertimbangan Organisasi.

Foto Bersama Ketua DPP HKTI DKI Jakarta dengan 4 (empat) Ketua DPK HKTI, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, didampingi oleh Sekretaris Badan Pertimbangan Organisasi, Susanti (tiga dari kiri)
Dalam pantauan awak media dilokasi, Musda yang dilaksanakan malam hari tersebut dihadiri juga oleh ketua DPK HKTI Jakarta Pusat (Deasy Lina, Amd), Jakarta Selatan (Riki) serta Jakarta Timur (Amir Rahmat Akbar Pane, SH). Masing - masing perwakilan 8 (delapan) kecamatan sebagai peserta Musda nampak antusias mengikuti jalannya Musda. Nampak saling interupsi dalam pembahasan sidang hingga sidang berjalan dengan alot.

Khusus dalam sidang pemilihan ketua yang dipimpin oleh H. Muhammad Mulya, SH, selaku ketua OKK DPP HKTI DKI Jakarta, Mike Spencer Surjaseputra, akhirnya terpilih menjadi Ketua DPK HKTI Jakarta Barat setelah terjadi berbagai interupsi hingga dilakukannya lobi - lobi oleh masing - masing peserta Musda. Seluruh yang hadir dalam Musdapun memberikan ucapan selamat kepadanya.

Dalam sambutannya, Mike Spencer Surjaseputra, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungannya dan kepercayaan yang diberikan untuk memimpin HKTI Jakarta Barat kedepan. "DPK HKTI Jakarta Barat berkomitmen untuk menjadikan HKTI lebih berkembang dan maju lagi dengan melaksanakan program - program yang kreatif dan inovatif sebagaimana yang telah dicanangkan dalam Musda Kali ini", tambahnya.

Di penghujung acara dalam perbincangan kecil dengan awak media dan para ketua DPK HKTI masing - masing kota, kembali Ir. Budi Sumadiyo, MBA selaku Ketua DPP HKTI DKI Jakarta mengingatkan agar empat (4) DPK yang telah melaksanakan Musda untuk mempersiapkan acara pelantikan serentak yang akan dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Jendral TNI Purn. Moeldoko.

Reporter : Andre Hans