Mengawal Toleransi dan Menjaga NKRI, PAC GP Ansor Tamansari, Dewan Kota Jakbar dan AMPP Sinergi Dengan Polsek Tamansari

Iklan Semua Halaman


.

Mengawal Toleransi dan Menjaga NKRI, PAC GP Ansor Tamansari, Dewan Kota Jakbar dan AMPP Sinergi Dengan Polsek Tamansari

29 September 2019
Arbie Haman (Ketua AMPP), Suparman (Kanit Binmas Polsek Metro Tamansari), Anggota Banser Tamansari, Anang Khadafi (Bendahara PAC GP Ansor Tamansari), dan Faisal Mandala (Ketua PAC GP Ansor Tamansari), Sabtu (28/9/2019).
Gema Jakarta, JAKARTA - Polsek Tamansari Jakarta Barat, Dewan Kota Jakarta Barat, PAC GP Ansor Tamansari, dan Angkatan Muda Protestan Pluralistik (AMPP) berkomitmen untuk bersinergi menjaga kamtibmas di Tamansari Jakarta Barat berdasarkan kebhinnekaan dan toleransi.

Komitmen bersama ini disampaikan di tengah kegiatan Santunan Anak Yatim dan Doa Kebangsaan yang diadakan oleh Angkatan Muda Protestan Pluralistik (AMPP) dan PAC GP Ansor Tamansari pada hari Sabtu (28/9/2019).

Kanit Binmas Polsek Metro Tamansari, Suparman memberikan apresiasi kepada PAC GP Ansor Tamansari, Banser, dan AMPP yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kerukunan, keamanan, dan ketertiban di wilayah Tamansari.

"Kapolsek ingin sekali menghadiri kegiatan ini, namun beliau mohon izin karena sedang menjalankan tugas, namun beliau telah menitipkan pesan-pesan yang ingin disampaikan", Suparman menjelaskan.

R.M.E Tjokrosantoso (Putra Pejuang Kemerdekaan), Abidin A.R. (Anggota Dewan Kota Jakarta Barat), Perwakilan Anak Yatim, Arbie Haman (Ketua AMPP), dan Faisal Mandala (Ketua PAC GP Ansor Tamansari), Sabtu (28/9/2019).

"Mewakili Kapolsek Metro Tamansari dan segenap jajaran, saya menyampaikan pesan apresiasi atas diadakannya kegiatan sosial lintas agama pada hari ini yang menunjukkan kerukunan dan pluralisme," jelasnya.

"Polsek Tamansari bersama-sama bergandengan tangan dengan PAC GP Ansor Tamansari, dan AMPP siap dan berkomitmen menjaga kamtibmas berdasarkan nilai-nilai kebhinnekaan dan toleransi. Merawat dan mengawal toleransi dan kerukunan lintas agama perlu melibatkan berbagai elemen masyarakat, dan kami selalu siap hadir memfasilitasi", tandasnya.

Sementara itu Abidin A.R., Anggota Dewan Kota Jakarta Barat (2019-2024) untuk Kecamatan Tamansari mengemukakan bahwa kegiatan-kegiatan yang membawa pesan toleransi dan kerukunan lintas agama seperti ini perlu dilakukan di tiap-tiap kelurahan di Tamansari.

"Hubbul wathan minal iman (cinta tanah air sebagian dari iman) bukan hanya bersifat seremonial. Namun bentuk nyatanya adalah dengan bersikap toleran, menghormati pluralisme, hingga turut menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita", ujarnya.

Menurut Faisal Mandala, Ketua PAC GP Ansor Tamansari, Ansor Banser telah dan akan selalu menjaga kerukunan antar umat beragama, mengawal toleransi, dan menjaga NKRI.

"Kerjasama Ansor Tamansari dengan AMPP untuk kegiatan hari ini di satu sisi merupakan peringatan Tahun Baru Hijriah untuk mengenang peristiwa bersejarah bagi umat Islam. Di sisi lain dikemas dengan Tema: Muharram Nasionalisme untuk merangkul sahabat-sahabat lintas agama untuk persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.", ujar Faisal.

Ketua AMPP, Arbie Haman menjelaskan keberadaan AMPP merupakan salah satu bentuk kepedulian generasi muda Protestan kepada bangsa dan kawan-kawan lintas kepercayaan.

"AMPP ada untuk Jakarta, AMPP ada untuk Indonesia. AMPP berkomitmen merawat Bhinneka Tunggal Ika dan toleransi yang merupakan watak dan budaya asli Indonesia. Komitmen tersebut dibumikan melalui kegiatan-kegiatan sosial lintas agama di masyarakat akar rumput yang bersifat rutin", ujarnya.

"Santunan Anak Yatim pada hari ini diadakan di bulan Muharram sebagai wujud rasa hormat dan cinta kasih AMPP kepada sesama anak bangsa tanpa diskriminasi agama dan kepercayaan. Sesuai Visi AMPP yaitu Mengkampanyekan toleransi dan kerukunan hubungan lintas kepercayaan di Indonesia", Arbie menjelaskan.

"Terima kasih untuk Ansor dan Banser atas kerjasamanya, juga kepada Polsek Metro Tamansari dan Dewan Kota Jakarta Barat atas komitmen bersama yang telah disampaikan", tambahnya.

Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh penampilan Hadroh yang membawakan dua lagu. Selain itu, juga ada testimoni dari R.M.E. Tjokrosantoso (Putra Pejuang Kemerdekaan) tentang kisah sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Kemudian ada ceramah kebangsaan yang dibawakan oleh K.H. Abdurrahman Masduki. Puncak dari kegiatan ini adalah santunan kepada 50 anak yatim yang dilanjutkan dengan doa bersama. (ril/Andre)