NEWSGEMAJAKARTA.COM, JAKARTA, AN.ID — Organisasi kemasyarakatan Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB) akan menggelar kegiatan Halal Bihalal (HBH) pada Minggu, 5 April 2026 di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.
Kegiatan yang akan berlangsung di Ropang Taman Punggawa ini dijadwalkan dihadiri oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta, serta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari seluruh wilayah kota administrasi di Jakarta.
Ketua Pelaksana HBH JKB, Robert Siagian, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi sekaligus meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak.
“Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga untuk menguatkan kembali roda organisasi, baik secara internal maupun eksternal, dalam merespons perkembangan sosial, ekonomi, dan politik saat ini,” ujarnya saat gladi bersih, Kamis (2/4/2026).
Menurut Robert, tantangan kebangsaan ke depan semakin kompleks, termasuk adanya potensi ancaman terhadap persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, JKB berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menangkal paham radikalisme dan tindakan intoleransi di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan antaranggota, sekaligus membangun kolaborasi dengan pemerintah, TNI, dan Polri dalam menjaga keutuhan NKRI hingga ke tingkat akar rumput, seperti RW dan RT,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan bahwa kegiatan HBH ini juga akan menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah dan aparat keamanan, di antaranya perwakilan dari Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta, Intelkam Polda Metro Jaya, serta Korem 052.
Kehadiran para narasumber tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan serta arahan strategis terkait upaya menjaga stabilitas, persatuan, dan kesatuan bangsa di berbagai lini kehidupan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, JKB menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari elemen bangsa yang aktif dalam menjaga nilai-nilai kebhinekaan, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(AN/Tim/Red)

