![]() |
| Pendampingan Kewirausahaan Menuju Desa Berdikari dan Berdampak, Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, pada 8-9 April 2026. |
NEWSGEMAJAKARTA.COM, Lebak, Banten – Upaya mendorong kemandirian ekonomi desa terus digencarkan melalui kegiatan bertema “Pendampingan Kewirausahaan Menuju Desa Berdikari dan Berdampak” yang berlangsung pada 8–9 April 2026 di Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam mengembangkan usaha mandiri yang berkelanjutan, sekaligus menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi lingkungan sekitar. Program pendampingan ini menghadirkan kolaborasi antara tenaga pendamping dan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan peran akademisi dalam pemberdayaan masyarakat.
Ketua pelaksana kegiatan, Sudiharto, S.M., M.M., menyampaikan bahwa pendampingan kewirausahaan menjadi salah satu strategi penting dalam membangun desa yang mandiri secara ekonomi. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat mampu menggali potensi lokal dan mengelolanya menjadi peluang usaha yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.
| Ketua Pelaksana, Sudiharto, S. M., M. M saat menyampaikan pemaparan |
Turut mendampingi dalam kegiatan ini, anggota tim pelaksana yakni Rijatul Anwar, S.E., M.M. dan Feby Arma Putra, S.Pd., M.Si., M.M., yang memberikan berbagai materi dan pendampingan praktis kepada peserta. Materi yang disampaikan meliputi pengembangan ide usaha, manajemen sederhana, hingga strategi pemasaran berbasis potensi lokal.
Kegiatan ini juga melibatkan perwakilan mahasiswa, yaitu Kholilah, Ari Dominggo Sihombing, dan Nunu Aisyah, yang turut berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program di lapangan. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan perspektif baru serta semangat kolaboratif dalam proses pendampingan masyarakat.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta yang terdiri dari warga Desa Cikamunding terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari sesi pelatihan hingga diskusi interaktif. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat desa dapat lebih percaya diri dalam mengembangkan usaha, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan serta menciptakan desa yang berdikari dan berdampak secara berkelanjutan. (rls)
