![]() |
| Sukendar, SH |
Gema Jabar, KUNINGAN – Pentolan LBH Ratu Adil, Sukendar, meminta BKPSDM Kabupaten Kuningan segera mengambil sikap terkait dugaan hubungan asmara antara oknum pejabat di lingkungan BPKAD dengan oknum pegawai Inspektorat Kabupaten Kuningan yang ramai diperbincangkan publik.
Menurut Sukendar, isu tersebut sudah berulang kali muncul dalam pemberitaan media, namun hingga kini belum terlihat adanya langkah tegas dari dinas terkait untuk melakukan klarifikasi maupun pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang disebutkan.
“Kalau memang ingin jelas, tinggal panggil kedua oknum tersebut lalu lakukan pendalaman. Bahkan bisa meminta petunjuk dari pihak media yang pertama kali memberitakan. Sebenarnya simpel,” ujar Sukendar SH kepada wartawan.
Ia menyayangkan apabila persoalan dugaan hubungan tidak pantas antar oknum ASN itu terus menjadi konsumsi publik dan berpotensi mencoreng nama baik Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Sukendar menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga marwah Kabupaten Kuningan, terlebih di tengah upaya pembangunan yang sedang digencarkan pemerintah daerah.
“Kita semua harus menjaga marwah Kabupaten Kuningan. Jangan sampai upaya pembangunan yang sedang berjalan justru ternodai oleh persoalan moral oknum tertentu,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap BKPSDM maupun instansi terkait tidak tinggal diam agar polemik tersebut tidak semakin liar di tengah masyarakat.
“Kalau memang tidak benar, silakan dibuktikan. Kalau ada pelanggaran etik, tentu harus ada tindakan sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya. (rls/knd)
