NEWSGEMAJAKARTA.COM, Jakarta Barat – Pemerintah Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, terus menggencarkan sosialisasi dan monitoring program pemilahan sampah dari sumbernya sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta. Kegiatan monitoring dilakukan di wilayah RW 03 Kelurahan Angke pada Rabu (10/6/2026).
Monitoring dipimpin oleh Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Angke, Fahmi Alkadri, bersama Kasi Pemerintahan, Rosinta. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan program pemilahan sampah rumah tangga telah berjalan dengan baik di lingkungan warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RW 03 E. Suparman, para Ketua RT, anggota LMK, kader Jumantik, PKK, Dasawisma, serta warga setempat.
Dalam kesempatan itu, Fahmi Alkadri menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah tangga. Menurutnya, keberhasilan program pengelolaan sampah sangat bergantung pada kesadaran dan partisipasi warga.
"Kami ingin memastikan bahwa pemilahan sampah dari sumbernya benar-benar dilaksanakan oleh masyarakat. Dengan memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah, volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dapat berkurang secara signifikan," ujarnya.
Ketua RW 03 E. Suparman menyambut baik kegiatan monitoring tersebut dan mengajak seluruh warga untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Sementara itu, salah satu Ketua RT di RW 03, Sumi, menyatakan kesiapan warganya untuk menjalankan program pemilahan sampah.
"Kami di RW 03 siap melaksanakan pemilahan sampah sesuai arahan pemerintah. Kami akan terus mengedukasi warga agar terbiasa memilah sampah dari rumah masing-masing," katanya.
Melalui kegiatan monitoring dan sosialisasi ini, Pemerintah Kelurahan Angke berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah semakin meningkat sehingga dapat mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Tambora. [red]

