![]() |
| Heria Suwandi dan Upaya Pembenahan Saluran Air Jakarta Utara, Kurangi Risiko Banjir |
JAKARTA UTARA — Upaya pembenahan sistem drainase terus menjadi salah satu perhatian Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Administrasi Jakarta Utara. Di bawah kepemimpinan Heria Suwandi, berbagai pekerjaan pembangunan, perbaikan, pengerukan, hingga pemeliharaan saluran dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah Jakarta Utara.
Heria Suwandi tercatat menjabat sebagai Kepala Suku Dinas SDA Kota Administrasi Jakarta Utara sejak Oktober 2025. Sebelumnya, ia juga memiliki pengalaman di lingkungan SDA Jakarta Utara, termasuk sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan Drainase.
Pembenahan saluran menjadi pekerjaan yang tidak sederhana. Kondisi setiap wilayah memiliki karakteristik berbeda, mulai dari saluran eksisting, kondisi tanah, utilitas bawah tanah, hingga keterbatasan ruang di kawasan permukiman dan jalan.
Salah satu pekerjaan yang mendapat perhatian adalah perbaikan saluran di Jalan Tipar Cakung, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing. Pihak Sudin SDA Jakarta Utara memastikan pekerjaan tersebut dilaksanakan berdasarkan spesifikasi teknis dan perencanaan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta rekomendasi konsultan dan pengawas.
Sebelumnya, optimalisasi saluran juga dilakukan di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Rawa Badak, Kecamatan Koja, antara lain melalui pengurasan saluran, pemasangan U-Ditch, perbaikan saluran serta pengerukan Kali Betik sebagai bagian dari upaya mengantisipasi banjir.
Tidak hanya pembangunan fisik, pemeliharaan saluran juga menjadi bagian penting. Petugas Sudin SDA Jakarta Utara bersama unsur lainnya melakukan pembersihan sampah di Saluran Penghubung Kali Gendong, Muara Baru, Penjaringan, karena tumpukan sampah dapat menghambat aliran air.
Heria juga menegaskan bahwa setiap pekerjaan saluran harus memperhatikan kondisi teknis di lapangan. Dalam pekerjaan di Tipar Cakung, misalnya, terdapat lokasi tertentu yang tidak menggunakan U-Ditch karena mempertimbangkan kondisi konstruksi tanah dan keberadaan utilitas seperti kabel optik maupun jaringan PLN.
*Bukan Sekadar Membangun, Tetapi Menjaga Fungsi Saluran*
Bagi Jakarta Utara persoalan drainase bukan hanya mengenai pembangunan saluran baru. Pemeliharaan, pengerukan, pembersihan sampah, perbaikan saluran yang rusak serta memastikan aliran air tetap berfungsi merupakan rangkaian pekerjaan yang saling berkaitan.
Karena itu, setiap tugas yang diemban Sudin SDA diharapkan dapat dijalankan sebagai bagian dari tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan wilayah.
Pekerjaan yang dilakukan mungkin belum dapat menyelesaikan seluruh persoalan banjir dan genangan secara menyeluruh. Namun, setiap saluran yang diperbaiki, dibersihkan, dikeruk, dan dioptimalkan diharapkan dapat membantu memperlancar aliran air serta mengurangi risiko dan dampak genangan ketika hujan terjadi.
Harapan tersebut tentunya bukan hanya berada di tangan pemerintah. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air juga menjadi bagian penting dalam menjaga fungsi drainase. Heria sendiri sebelumnya mengimbau masyarakat agar ikut menjaga kebersihan saluran dan lingkungan.
Pada akhirnya, pembenahan drainase merupakan pekerjaan yang membutuhkan proses, konsistensi dan kolaborasi. Pemerintah melalui Sudin SDA terus menjalankan kewenangannya, sementara masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga saluran yang telah dibangun dan diperbaiki.
Sebab, mengurangi risiko banjir bukan hanya tentang membangun saluran, tetapi memastikan saluran tersebut tetap berfungsi dan terjaga.
Dengan semangat tersebut, langkah-langkah pembenahan yang dilakukan di berbagai titik Jakarta Utara diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama menuju wilayah yang semakin tertata, memiliki sistem drainase yang lebih baik, serta mampu mengurangi dampak genangan bagi masyarakat. (rls/rhn)
