Berita Terbaru

Kategori

Langganan Berita

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

TPQ Al Kautsar Petarukan Adakan Wisuda Khotmil Qur’an dan Halal Bi Halal

By On June 25, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, JAWA TENGAH – Puluhan siswa-siswi TPQ Al Kautsar Pimpinan Ust. Aris Suyatno, SE tengah mengikuti Wisuda Khotmil Qur’an dengan berkeliling kampung menggunakan becak serta diiringi Marching Band M.I Nurul Huda dari Desa Klayeran.

Pelepasan Wisuda Khotmil Qur’an yang digelar di Halaman TPQ Al – Kautsar Jalan Kartini Ds.Peron Utara RT.03/14 Kelurahan Petarukan, Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah, pada Senin Sore (25/6/2018) berlangsung meriah, dengan dihadiri para orang tua siswa juga tokoh agama setempat.

“Kita bangga melihat prestasi anak kita yang dapat lulus dengan baik dan bisa meraih apa yang diharapkan bersama,” ujar Pengurus TPQ Al Kautsar, Ust. Aris Suyitno kepada Tim GemaMedia Network (GMN). 


 Menurutnya, wisuda ini sangat sederhana dan tidak mewah, cukup di tempat TPQ Al-Kautsar saja dan acara pelepasan Wisuda sebelumnya kami menggelar pawai keliling kampung, diiringi Marching Band dari M.I Klareyan serta diikuti para siswa juga warga masyarakat bersama turut memeriahkannya.

"Untuk meningkatkan mutu pendidikan kami mengembangkan metode pendidikan yang aplikatif dengan manajemen terapan TPQ Al-Kautsar yang sesuai syariah, dengan kemampuan siswa dapat memahami keilmuan yang berbasis keislaman, dan kemampuan khusus dengan pendidikan baca Al Qur'an,” ungkapnya.

Lanjut Ust. Aris Suytitno, sebagai wujud nyata dari rasa syukur Lembaga Pendidikan Islam TPQ Al Kautsar selepas acara wisuda juga dibarengi dengan acara Halal Bi Halal dengan penceramah KH.Abdul Basir dari Pemalang. 


“Selain memupuk kebersamaan juga menumbuhkan rasa percaya dan bangga akan potensi pendidikan agama yang telah diraih serta bangga akan seni baca Al-Qur'an dan seni kreasi anak, mereka masih anak-anak tapi mereka punya kemampuan yang baik,” tandas Ust. Aris Suyatno, SE.

Ditempat sama tercuat kebanggaan dari orang tua siswa Munif Tamami salah satu peserta wisudawan yang datang menghadiri acara tersebut, sebut saja Sumei, ia merasa bangga dengan dididiknya Munif di LPTQ Al Kautsar, selain banyak kegiatan, juga bisa mengembangkan potensi anak.

“Saya bangga anak saya dididik di LPTQ Al Kautsar ini, anak saya selalu ikut kegiatan apa saja, termasuk  di LPTQ AL Kautsar, anak saya selalu disiplin dan rajin serta mandiri dalam keseharian, baik dirumah maupun di sekolah, dan tahun ini naik mendapat peringkat pertama,” pungkasnya.

Yasin-PPWI-Gambatte Kembali Berhasil Mengirimkan 4 Calon Siswa Magang Jepang

By On April 11, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, BANDUNG - PPWI bersama mitra konsorsiumnya Gambatte dan Yasin (Yayasan Sejahtera Insani) Subang, sukses menunjukkan hasil kerjanya, dengan lolosnya 4 orang peserta diklat persiapan ujian magang Jepang kali ini. Keempat calon siswa magang Jepang itu berhasil menyelesaikan ujian dengan baik yang dilaksanakan sejak hari Senin, 9 April 2018, bertempat di Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat, Bandung.

Demikian dikatakan oleh pembimbing diklat, Ustadz Muryanto Herutomo, S.Pd.I, M.Si, melalui pesan WhatsAppnya dari Bandung, Rabu, 11 April 2018. Muryanto yang juga merupakan Pimpinan Yasin mengatakan bahwa materi ujian di tiga hari pertama ini adalah yang terberat.

"Dalam tiga hari ini, dari Senin hingga hari ini Rabu, ujiannya paling berat, terdiri dari matematika dasar, kesamaptaan, dan fisik. Empat anak didik kita yang berhasil lolos, dan mereka masih akan mengikuti ujian wawancara besok, Kamis," jelas Muryanto yang merupakan mubaligh muda di Subang, Jawa Barat ini.

Keempat siswa peserta seleksi calon siswa magang Jepang yang dinyatakan lulus tersebut adalah: Deni, Hasan, Keno, dan Dedi. Seusai dinyatakan lulus seleksi nanti, mereka akan dikarantina oleh pihak Kementerian Ketenagakerjaan RI dan IM Japan selama 4 bulan di Lembang, Bandung, sebelum diberangkatkan ke Jepang untuk magang selama 3 hingga 5 tahun.

Adapun siswa yang belum berhasil pada seleksi kali ini segera kembali ke asrama untuk terus berlatih. Mereka akan dipersiapkan mengikuti seleksi calon siswa magang Jepang pada tanggal 23 April 2018 mendatang di Bekasi.

Bagi para generasi muda Indonesia lulusan SMA/SMK, usia antara 18 hingga 26 tahun, dapat mengikuti program pelatihan calon peserta seleksi magang Jepang yang diselenggarakan oleh konsorsium Yasin-PPWI-Gambatte di Subang, maupun di berbagai daerah melalui Sekretariat DPC/DPD PPWI masing-masing di tempat domisilinya.

"PPWI mendorong setiap anak muda lulusan SMA SMK, MA, dan paket C untuk mengikuti seleksi calon siswa magang Jepang yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI bekerjasama dengan IM Japan. Agar persiapan ujiannya matang, para calon peserta seleksi bisa mengikuti program pelatihan khusus yang diselenggarakan oleh PPWI bersama mitranya LPK Gambatte Kenshu di berbagai daerah. Silahkan hubungi Sekretariat PPWI di tempat Anda," terang Wilson Lalengke, Ketua Umum PPWI Nasional di Jakarta, Rabu, 11 April 2018. (AL/Red)

Alumni MTs Da'il Khairaat Angkatan 1997 Gelar Temu Kangen

By On February 26, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, JAKARTA - Rasa haru dan bahagia tampak terlihat dalam acara silaturahmi temu kangen yang diselenggarakan oleh para alumni MTs Da’il Khairaat angkatan Tahun 1997, bertempat di Jalan Peta Barat, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (25/02/2018). Acara reuni dihadiri oleh para dewan guru, ratusan alumni angkatan 1997 dan juga Pimpinan Redaksi Media Online PostNews.co.id

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Sabe’ih menyampaikan, bahwa tujuan diadakannya acara reuni adalah selain mengingat telah lama berpisah, tentunya dapat menjalin kembali tali silaturahmi yang telah lama hilang, “Ibarat tanah kering yang tandus, merindukan hujan dan ibarat kita puasa menahan haus dahaga, semoga dengan adanya reuni ini semua kerinduan, juga kebersamaan, yang selama ini dinantikan sudah tercapai dan terlaksana dengan biak,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ust.Burhanudin selaku Dewan Guru, Ia berpesan kepada seluruh peserta alumni untuk menjadi orang tua yang baik untuk anaknya, juga menyampaikan untuk mendidik anak sebaik mungkin, serta jadikan manusia yang bermanfaat untuk orang lain.

Dikesempatan yang sama, Nurul Baihaqi sebagai perwakilan alumni putra menuturkan, saya merasa terharu dan juga bahagia bisa bertatap muka lagi bersama para pak guru dan ibu guru juga teman-teman yang sudah 21 tahun berpisah, “Dengan adanya acara ini kami bisa bertatap muka serta jumpa kangen bersama pak guru serta teman-teman lainnya,” ucapnya.

Sedangkan Supriayadi Endang selaku Sekretaris Panitia mengatakan, dalam kegiatan ini kita berharap semoga dapat mempererat tali silaturahmi diantara sesama alumni, juga tidak hanya sekedar selebrasi dan lepas kangen saja, tapi kami ingin kegiatan reuni ini dapat menambah akses bagi teman-teman lain yang belum sempat hadir dalam acara ini. “Semoga di agenda kedepan FG / Family Gathering yang sedang kita kemas semua teman-teman tetap dalam keadaan sehat wal-afiat dan berkesempatan lebih baik, amiin,” ucapnya.

Selain itu, Usman alumni MTs Da’il Khairaat angkatan Tahun 1997 yang juga Pimpinan Redaksi Media Online PostNews.co.id berharap semoga dengan adanya acara reuni ini, kita tetap selalu berkomunikasi terus, walaupun via medsos maupun group WA agar menambah rasa persaudaraan,” ujarnya.

Hingga berita ini disusun, acara yang dihelat oleh para Alumni MTs Da’il Khairaat semakin meriah, terlebih adanya acara penyerahan bantuan donasi untuk tambahan bangunan sekolah yang diserahkan oleh Ketua Reuni kepada Ketua Yayasan Ust.H.Romli, yang kemudian dilanjut dengan pemberian cinderamata kepada para dewan guru yang diserahkan oleh perwakilan Panitia Reuni Supriyadi Endang dan Marwati. (us/her/red0


25 Februari, MTs.Da’il Khairaat Angkatan 1997 Gelar Reuni

By On February 19, 2018

NEWSGEMAJAKARTA.COM, JAKARTA - Keakraban dan rasa kekeluargaan tergambar dalam acara temu kangen Panitia Pelaksana Reuni MTs. Da'il Khairaat yang dihadiri puluhan alumni Angkatan Tahun 1997, Minggu (18/2/2018). Selain diskusi, juga dilakukan pembahasan terkait tupoksi para Panitia pelaksana.

Sebagaimana Diketahui, bahwa acara Reuni MTs. Da’il Khairaat Angkatan 1997 (DK97) akan berlangsung pada Tanggal 25 Februari 2018 bertempat di Sekolah MTS. Da’il Khairaat, tepatnya di Jalan Peta Barat, Kalideres, Jakarta Barat.

Dikesempatannya, Sabeih selaku Ketua Panita Pelaksana Reuni MTs.Da’il Al Khairaat meminta kepada seluruh Panitia Pelaksana, agar dapat menjalankan tugasnya sesuai tupoksi masing-masing. “saya berharap kepada semua panitia nanti dapat menjalankan tugasnya masing-masing,” ujarnya.

Ditempat sama, Supriadi Endang di dalam diskusinya menyampaikan kepada para panitia yang sudah mengemban tugasnya masing-masing diperlukan laporan realisasi dari masing-masing seksi, “Saya berharap nanti rekan-rekan dapat menyampaikan rencana wacana kegiatan selanjutnya, yang nantinya akan diadakan.” Ungkapnya.

Usman Pimpinan Redaksi Media Online PostNews yang sempat turut menghadiri acara tersebut, menyampaikan, “Mudah-mudahan dengan adanya acara reuni ini, selain memperkuat silaturahmi sesama, secara tidak langsung juga bermanfaat bagi kita semua,” pungkasnya. (HER/rls)


PPWI temu Audiensi Bersama Dir. PMP Kemenkominfo

By On September 20, 2017

Gema Jakarta, Jakarta - Temu audiensi yang dilaksanakan Dewan Pimpinan Nasional PPWI yang dikomandoi Wilson Lalengke bersama Direktur Pengelolaan Media Publikasi (PMP)  kementerian Komunikasi dan Informasi RI berlangsung penuh dengan keharmonisan bertempat di ruang rapat Direktur PMP Jl.Merdeka Barat No.9, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017).

Adapun temu audiensi terselenggara untuk menindaklanjuti surat Ketua Umum Dewan Pimpinan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN PPWI), Nomor : 016/PPWI/U/viii-2017 tentang Permohonan Audiensi dengan Presiden RI.

Selain dihadiri Wilson Lalengke selaku Ketua Umum DPN PPWI, juga dihadiri Mung Pujanarko,Ketua I DPN PPWI, Wina L, Bendahara Umum DPN PPWI), Faika Putri (Duta PPWI, Ahmad Syarief, Ketua DPC Jakbar, Yeni H, Mugiono, Junaidin Algura, Bambang Herman. SH dan Christin.

Direktur Pengelolaan Media Publik, Sunaryo, saat Audiensi menyambut baik kedatangan teman - teman PPWI beserta program - program yang sudah disampaikan. Menurutnya, PMP selama ini mengelola hal yang sama dengan apa yang sudah dilakukan PPWI, terutama terkait dengan literasi pencerdasan publik tentang media, termasuk media sosial.

"Selama ini Direktorat PMP melaksanakan kegiatan - kegiatan yang mirip, atau bahkan sama dengan yang dilakukan oleh organisasi PPWI. Yaitu mengadakan diklat-diklat, mengembangkan jaringan, dan menumbuhkan serta meningkatkan kemampuan bagi para siswa maupun masyarakat umum, dalam hal membuat atau menghasilkan karya jurnalistik, yang sifatnya dihasilkan oleh warga masyarakat biasa, bukan wartawan," ujar Sunaryo.

Sementara itu, Ketum PPWI menjelaskan, terkait dengan hal kerjasama, Direktorat PMP menyampaikan akan mengakomodir program yang telah disampaikan PPWI.

"Mudah-mudahan pada masa-masa yang akan datang bisa kerjasama dengan PPWI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan, termasuk diantaranya kegiatan diklat, berbagai lomba, dan lain sebagainya," tutur Wilson.

Tambah Wilson, dari PPWI berharap terutama bisa menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan Kementerian Komunikasi, dan instansi-instansi Pemerintah maupun instansi swasta yang lain, dalam rangka mencerdaskan bangsa.

Wilson juga menjelaskan, PPWI akan melaksanakan MUNAS pada November mendatang, ia berharap Presiden Jokowi bisa menyempatkan diri hadir untuk membuka MUNAS tersebut. [Muezza/her/rls]

Prabowo Tampil Penuh Kecerdasan Saat Menjadi Pembicara di FEB UI Depok

By On September 19, 2017

Gema Jakarta, Depok - Nasionalisme Sosialisme Pragmatisme : Pemikiran Ekonomi Politik Sumitro Djojohadikusumo" menjadi tajuk utama dalam acara "Bedah Buku" yang diselenggarakan oleh FEB UI bersama Yayasan Arsari Djojohadikusumo, bertrmpat di Auditorium FEB UI, Depok, Senin (18/9/2017). Siang.

Prabowo tampil penuh kecerdasan bicara mengenai ekonomi nasional dan global dalam acara bedah buku saat di Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Indonesia, dihadapan para Profesor, antara lain Prof Emil Salim, Prof Dawam Rahardjo, Prof Dorojatun Kuntjorojakti, serta Prof Sudrajat Dwiwandono.
Kenny Widjaja Saat Menghadiri Bedah Buku

Turut hadir pula para pakar ekonomi pendukung Jokowi, seperti Christianto Wibisono, Miranda Goeltom, Faisal Basri, serta para pembantu rektor dan Dekan FEB UI.

Prabowo yang tampil tanpa tex, bicara tentang realita perekonomian Indonesia yang disebut dengan "Paradox Indonesia" mendapati riuh dengan tepuk tangan oleh para tamu undangan yang hadir.

"Nanti saya kalau bicara, katanya Prabowo tukang kritik, karena Pemerintah sekarang agak susah menerima kritik. Nanti kalau tanpa kamera dan wartawan saya undang anda untuk bisa bicara apa adanya," kata Prabowo saat menyinggung kondisi kekuatan pasukan yang menyedihkan.

Prabowo yang mengaku sebenarnya grogi, karena dirinya bukan Profesor tapi disuruh bicara ekonomi, mengajak para intelektual untuk mulai bicara Jujur soal Paradox Indonesia, yaitu negara yang kaya raya, dimana kekakayaan kita nomer 5 terbesar di dunia, "tapi hutangnya menumpuk dan rakyatnya belum makmur.

Kegagalan kita dalam membangun perekonomian kita, karena dalam menjalankan program ekonomi tidak berlandaskan pada UUD 45 Pasal 33. "Kunci ketidakberhasilan kita, karena kita tidak patuh pada pasal 33 Undang-undang 1945," ujar Prabowo.

Dikatakan Prabowo dari buku ilmu ekonomi yang dipelajari, bahwa kekayaan sesungguhnya suatu negara itu adalah "Tanah". Namun ironisnya kita malah melepas tanah-tanah itu bukan menjadi kekayaan negara, tapi dikuasai asing dan sedikit perusahaan korporasi Indonesia. Itulah yang membuat Indonesia yang harusnya kaya raya menjadi negara miskin.

Suasana dalam ruangan menjadi panas, saat Prabowo membagi "oleh-oleh" setelah dua minggu bertemu para pakar ekonomi Eropa dan Timur Tengah. Menurut Prabowo, masalah ekonomi tidak bisa dipisah-pisah dengan politik, keamanan, dan juga Sosial," ungkapnya.

Prabowo pun membeberkan soal geopolitik dan geo ekonomi, dimana saat ini terjadi hegemoni "peperangan" antara China dan Amerika. Dengan data yang komplit Prabowo membeberkan dimana saja China sudah menyalip Amerika, dan ini menggelisahkan Amerika.

Prabowo juga bicara mengenai laut China yang bakal menjadi medan tempur perebutan, karena China dan Amerika, masing-masing memperebutkan minyak dan gas di dalam laut China tersebut, dan Indonesia akan terkena imbasnya karena laut China bersinggung dengan Natuna.

Si sela-sela uraiannya, Prabowo sempat membuat hadirin menjerit saat Prabowo menghadiahkan sebuah buku yang baru dibelinya di luar negeri untuk FEB UI yang berjudul "Ghost Fleet" dimana dalam buku tersebut sudah ditulis Indonesia akan lenyap pada tahun 2030.

"Bagaimana Indonesia tidak akan hilang kalau tanah kita, kekayaan kita dikuasai asing dan sekelompok orang," ujarnya pedih. (ISKW).